BERITA & KEGIATAN
| BeritaSiaran PersPengumuman TenderKesempatan BerkarirNewsletter |
DAFTAR NEWSLETTER
| Tim Evakuasi Jasa Marga Minta Dipertahankan di Padang |
|
|
Sampai kamis ini (8/10) tim relawan Jasa Marga (JM) yang bertugas di kota Padang telah melakukan evakuasi terhadap 9 jenazah korban gempa, 5 jenazah dievakuasi di Gedung Adira Finance, dan 4 jenazah di Hotel Ambacang.
Jajang Sahranur, petugas evakuasi JM yang berasal dari cabang Jakarta-Cikampek, mengatakan bahwa tim JM terakhir mengevakuasi 1 jenazah di Hotel Ambacang pada hari Rabu (7/10) kemarin sekitar pukul 02.30 WIB. “kami bekerjasama dengan tim dari TNI AD dan Tambang Bukit Asam,” ujar Jajang. Menurut Jajang, tim Rescue JM yang bertugas di kota Padang saat ini berjumlah 14 orang, sementara tim medis dan tim distribusi sebanyak 10 orang dikerahkan di Pariaman. Saat ini tim rescue JM mendirikan posko di Wisma Jasi kota Padang, sementara tim yang berada di Pariaman, telah mendirikan posko dan melakukan aksi pengobatan kepada warga setempat sejak Senin (5/10). Kordinator tim relawan Indra Saibi yang dihubungi via telpon pagi ini (8/10), mengatakan bahwa Relawan Jasa Marga berada dibawah kordinasi Dinas PU Kota Padang. Bahkan Kepala Dinas PU Kota Padang meminta langsung tim Evakuasi Jasa Marga agar tetap dipertahankan keberadaaanya, bersama dengan tim dari TNI AD. “Mereka meminta agar tim Jasa Marga jangan hilang, tetap berada di Kota Padang,” ujar Indra . Sementara itu untuk tim medis dan logistik terus bergerak disekitar Pariaman untuk menyalurkan bantuan logistik dan obat-obatan kepada para korban gempa. “Tim medis terus bergerak (mobile) dan terus melakukan aksi jemput bola dalam membantu korban gempa,”papar Indra. Namun menurut Indra, obat-obatan yang disiapkan oleh tim medis tidak sebanding dengan jumlah masyarakat yang menjadi korban gempa tersebut. “Saat ini kami kekurangan obat-obatan,”ujar Indra. Menurut Indra direncanakan bantuan tambahan dari kantor pusat akan segera menyusul. Lebih lanjut Indra menambahkan bahwa proses distribusi logistik dan obat-obatan berjalan sesuai recana. Hal ini terjadi karena tim JM terus berkordinasi dengan pemerintah setempat agar penyampaian bantuan lebih terarah. “Kami terus melakukan koordinasi ini agar bantuan yang kami sampaikan tepat pada sasarannya,”kata Indra. Sumbangan Langsung dari Karyawan Sejalan dengan aksi korporasi dalam penanganan bencana alam di Padang, Para Karyawan juga dihimbau untuk dapat membantu meringankan beban para korban dengan memberikan sumbangan berupa uang yang dapat dikordinir di unit kerja masing-masing. Sumbangan disetor ke Bagian Humas selambat-lambatnya tanggal 12 Oktober 2009, dan akan langsung disalurkan melalui Kordinator Penanganan Bencana Padang di Kantor Pusat. (imaN) |
