Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas
Search results for:

Info Tol (15/8): Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (13/8) di Istana Negara, Jakarta.

Bintang Mahaputera Adipradana merupakan tanda kehormatan yang diberikan Presiden kepada seseorang yang dinilai mempunyai jasa yang besar terhadap bangsa dan Negara Indonesia. UU No. 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan menyatakan beberapa syarat khusus untuk menerima Bintang  Mahaputera, antara lain berjasa luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara.

Selain itu, penerima penghargaan tersebut dinilai karena pengabdian dan  pengorbanannya di bidang sosial, politik, ekonomi, hukum, budaya, ilmu pengetahuan, teknologi, dan beberapa bidang lain yang besar manfaatnya bagi bangsa dan negara. Selanjutnya, darmabakti dan jasanya    diakui secara luas di tingkat   nasional dan internasional.

Selain Djoko Kirmanto, Bintang Mahaputera Adipradana juga diberikan kepada 10 tokoh nasional lainnya. Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut memberikan penghargaan Bintang Mahaputera Utama, Bintang Mahaputera Naraya, Bintang Jasa Utama, serta Bintang Budaya Parama Dharma.

Djoko Kirmanto menjabat sebagai Menteri PU sejak 2004. Sebelum menjabat Menteri PU, pria lulusan Universitas Gajah Mada dan Institute of Hydraulic Engineering, Delft, Belanda. Dirinya juga sempat menjadi Direktur Jenderal Perumahan dan Permukiman, serta Sekretaris Jenderal Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah.

Djoko Kirmanto juga aktif dalam berbagai seminar dan konferensi internasional, diantaranya sebagai Delegasi RI pada United Nation Conference on Habitat di New York, Amerika Serikat (2001) dan Ketua Penyelenggara Asia   Pacific Miniterial Forum on Infrastructure Development di Bali (2003). Pada Juli 2012, pria kelahiran Boyolali 70 tahun silam ini juga mendapat penghargaan Ganesha Prajamanggala Bakti Adiutama dari Institut Teknologi Bandung. qqq(Sumber:Pusat Komunikasi Publik-Departemen PU)

Published in News

Info Toll (13/8): PT JasaMargaTbk (JSMR) projects 10 trillion rupiah from toll revenue in the upcoming 2016. The figure is multiplied compared to the Corporate toll revenue in 2012, which was amounting to 6 trillion rupiah. This was emphasized by CFO of JasaMarga, ReynaldiHermansjah, at the First Semester Performance Press Conference in Jakarta early August (2/8). Reynaldi added that the figure is resulted from nine highway lanes project due in late 2015.

“The nine lanes will add 40 percent, or 215km. That is already 25 trillion rupiah, which will be completed gradually. Bogor Ring Road, for instance, is not going to be built directly, instead, it will be built gradually, therefore it does not burden us,” said Reynaldi.

Reynaldi shared their operation plan for the aforementioned highway lanes. Bali Toll is expected to operatethis September, Semarang-Bawen Toll in October, JORR W2 North in first quarter of 2014, Gempol-Pasuruan in third quarter of 2014. The rest of them, such as Cengkareng-Kunciran, Kunciran- Serpong, and Surabaya-Mojokertotoll roads will be completed in 2015.

“The operation for those toll roads affects our financial report performance; with doubled figures projection.  In 2016, assets will be valued at 44 trillion rupiah, whereas the current rate isat 24 trillion rupiah,” he said.

(Komper)qqq Nine highway lanes that are currentlyunder construction by JasaMarga from 2008 to 2015 are: (a) Bali (Nusa Dua-NgurahRai-Benoa), (b) Surabaya-Mojokerto, (c) Gempol- Pandaan, (d) Gempol-Pasuruan, (e) Semarang-Solo, (f) Bogor Ring Road, (g) JORR W2 Utara, (h) Cengkareng- Kunciran, (i) Kunciran-Serpong

 (Komper)

Published in News

Info Tol (13/8) : Usaha Jasa Marga dalam melayani pemudik pada musim lebaran tahun ini mendapatkan hasil yang baik dengan menekan angka kecelakaan selama arus mudik dan balik. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah kecelakaan lalu lintas terhitung sejak H-7 s.d. H+3 mengalami penurunan sebesar 12,50%.

Penurunan ini merupakan hasil evaluasi dan pengalaman dari tahun sebelumnya, dimana perusahaan melaksanakan berbagai upaya antisipasi dari segala kemungkinan yang terjadi dalam menghadapi arus mudik dan balik. Berbagai upaya diantaranya adalah pengaturan lalu lintas akibat kepadatan di Jalur Pantura dengan disiapkannya Posko Terpadu di KM 66+000 A Jalan Tol Jakarta- Cikampek. Di posko tersebut, dilakukan skenario pengalihan lalu lintas menuju ruas tol Purbaleunyi.

Sementara itu, untuk pengaturan transaksi di GT Cikarang Utama, diberlakukan jemput transaksi pada saat terjadi anteran panjang. GT Cikarang Utama 2 yang merupakan gerbang tol exit difungsikan sebagai gerbang tol entrance seluruhnya pada saat terjadi kepadatan arus mudik. Untuk arah sebaliknya, apabila terjadi kepadatan di GT Cikarang Utama, kendaraan arah Jakarta diarahkan keluar melalui GT Cikarang Barat 2 untuk selanjutnya masuk ke GT Cikarang Barat arah Jakarta.

Selain itu Cabang Jakarta-Cikampek secara intensif bekerjasama dengan berbagai pihak terkait, terutama beberapa rumah sakit, serta pengelola tempat istirahat dalam memaksimalkan pelayanan baik kesehatan maupun pemeriksaan kendaraan di berbagai lokasi di sepanjang jalan tol Jakarta-Cikampek.

Untuk periode arus mudik tahun ini (H-7 s.d H+1), transaksi di GT Cikampek mengalami lonjakan kendaraan 14,10% dibandingkan volume arus mudik pada tahun 2012 dari 194.353 jumlah kendaraan menjadi 221.765 .

Jasa Marga selalu memberikan informasi yang update terkait arus mudik & balik melalui media twitter. Selama periode H-7 s.d H+1, terdapat penamba-han follower sejumlah 3.756. Sehingga, saat ini total follower @PTJASAMARGA mencapai 37.306 .(Komper)

Published in News
Thursday, 01 August 2013 12:11

Tol Ungaran-Bawen Dibuka untuk Umum

Jasamarga.com (1/8) : Dalam rangka melayani arus mudik di wilayah Semarang menuju Selatan (Yogya-Solo), Jalan Tol Semarang-Solo ruas Ungaran-Bawen sudah dibuka sementara bagi lalu lintas umum mulai Rabu (31/7) malam kemarin. Pembukaan jalan tol sepanjang 11,3 km ini dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, didampingi pejabat pemerintahan, Direksi Jasa Marga, Direksi Trans Marga Jateng, serta pejabat lainnya.

Jalan Tol ini baru dibuka satu arah dari Ungaran menuju Bawen, dan hanya dapat dilalui oleh kendaraan Golongan I (sedan, minibus). Menurut Bibit Waluyo, pembukaan ruas Ungaran-Bawen merupakan hasil perjuangan dari semua pihak yang terlibat dalam pembangunan Jalan Tol Semarang-Solo. “Pembukaan ini kita lakukan semata-mata untuk melayani masyarakat dalam masa Lebaran tahun ini, walaupun kondisinya belum selesai seluruhnya,” tutur Bibit.

Menurut Direktur Utama Trans Marga Jateng, Djadjat Sudrajat, progres fisik dari Jalan Tol Semarang-Solo Seksi Ungaran-Bawen ini telah mencapai 90%. “lokasi yang belum selesai ada di Kandangan dan Lemah Ireng,” ujar Djadjat.

Ruas Jalan Tol Ungaran-Bawen ini akan dioperasikan untuk arus mudik (menuju Bawen) hingga H2 (8/8) mendatang. Sementara pada H+1 akan dipergunakan arus Balik (dari Bawen menuju Semarang) hingga H+8 (16/8).

Menurut pemantauan, pada tanggal 1 Agustus 2013 pukul 8.00 , sudah tercatat 2030 kendaraan yang melintasi ruas ini.

Jalan Tol Semarang-Solo, dibangun dan dioperasikan oleh PT Trans Marga Jateng, anak perusahaan Jasa Marga, dan saat ini baru mengoperasikan ruas Semarang-Ungaran  sepanjang 11.3 km sejak November 2011 lalu. *** (komper)

Published in News

Info Tol (1/8): Jasa Marga kembali penghargaan untuk kategori Sustainable and Responsible Invesment Index (SRI) KEHATI Appreciation 2013, Rabu (31/7)kemarin di  Shangrilla Hotel Jakarta. Jasa Marga yang di wakili VP Risk & Quality Management, Satria Ganefanto menerima penghargaan ini bersama 35 perusahaan lainnya, setelah menyisihkan  150 perusahaan yang terseleksi dari 400 perusahaan yang ikut pada kategori yang terbagi atas 2 kategori inii yaitu, Green Company dan SRI KEHATI  . Pada Tahun lalu Jasa Marga juga meraih kategori SRI KEHATI bersama 25 perusahaan lainnya.

SRI KEHATI Appreciation adalah Indeks harga saham yang dapat menjadi acuan atau informasi bagi investor yang memiliki sensitivitas terhadap kepedulian sosial. Khususnya pada bidang pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan untuk menginvestasikan modalnya kepada perusahaan yang lebih bertanggung jawab.

Sedangkan Green Company Green Company Award adalah perusahaan yang tidak memberikan impak negatif lingkungan setempat maupun global. Juga, terhadap komunitas serta ekonomi secara keseluruhan. Green Company sendiri diraih oleh PT Bio Farma, PT Garuda Indonesia, Bank Negara Indonesia, PT Martina Berton, PT Holcim,  PT Sumarecon, PT Gajah Tunggal dan PT Astra Argo Lestari.

Sementara itu Ketua Dewan Penasihat Presiden dan Guru Besar FEUI bidang Lingkungan, Prof. Emil Salim, dalam paparannya mengatakan, Green Company Achievement ini diberikan kepada dunia usaha oleh inisiatif usaha. Kegiatan ini tidak melibatkan pemerintah, dan adalah usaha swasta untuk swasta itu sendiri. Ditambahkan Emil, tantangan kedepan akan semakin berat dan serius. Dalam seratus tahun usia kemerdekaan nantinya penduduk Indonesia akan berjumlah 316 juta jiwa. Namun Indonesia tidak bertambah besar, Karena resourcenya tetap itu-itu juga

“Saya ingin mengajak untuk mencari cara lain pembangunan itu. Pembangunan sekarang mungkin cocok untuk yang kemarin, tapi mungkin tidak cocok untuk masa depan. Karena itu cara melihat pembangunan, cara melaksanakan pembangunan,  cara berfikir pembangunan harus berubah untuk menghadapi tantangan penduduk yang semakin besar pada  sumber daya alam yang tidak tambah besar,” ujar Prof Emil Salim. (Komper/Foto : Anang)

Published in News

Press Release Nomor : 14/2013, 25 Juli 2013

Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Untuk Memperlancar Arus Mudik Lebaran 2013

Sebagaimana Lebaran tahun lalu, pada tahun 2013 ini juga diperkirakan akan terjadi lonjakan arus lalu lintas di beberapa ruas tol yang menuju ke arah Jawa Barat dan Jawa tengah. Untuk memperlancar para pemudik yang akan menuju kampung halamannya, Jasa Marga dengan bekerjasama dengan Kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa titik yang diprediksikan akan mengalami peningkatan lalu lintas yang sangat signifikan. Diantaranya adalah di Simpang Susun Cikunir dan menjelang Gerbang Tol Cikopo/Cikampek.

Saat terjadi kepadatan pada arus mudik di GT Cikampek, maka di gerbang tol tersebut hanya difungsikan sebagai gerbang keluar saja. Kendaraan dari arah Cikampek menuju Jakarta yang akan masuk tol diarahkan melalui Kota Bukit Indah dan masuk melalui Gerbang Tol Kalihurip Selatan atau melalui GT Sadang.

Bila terjadi kemacetan di ujung Tol Cikampek arah Pantura, yang diperkirakan imbasnya akan mencapai jalan tol Jakarta-Cikampek, maka Jasa Marga dan Kepolisian akan melakukan pengaturan pengalihan arus lalu lintas mulai dari Simpang Susun Dawuan. Bila kepadatan kendaraan sudah mencapai Simpang Susun Dawuan, pengguna jalan tol yang hendak menuju arah Pantura diarahkan untuk belok ke arah Tol Cipularang dan keluar di Gerbang Tol Sadang. Untuk selanjutnya melalui Subang, Cikamurang, Kadipaten dan Cirebon. Dan apabila jalur Pantura macet total, Kepolisian akan mengatur kendaraan yang akan menuju Jawa Tengah atau Jawa Timur untuk melalui Lintas Selatan (masuk Cipularang, keluar di Gerbang Tol Cileunyi, Sumedang, Kadipaten dan Cirebon, bisa juga melalui Nagrek, Malangbong, Tasikmalaya, dan seterusnya). Untuk mengantisipasi hal ini, Jasa Marga sudah menyiapkan petugas di titik-titik rawan kemacetan dan rambu-rambu di tempat-tempat strategis untuk memudahkan pengguna jalan tol mencari alternatif yang sesuai dengan tujuannya.

“Dengan demikian ada tiga jalur alternatif untuk menuju Cirebon, yaitu keluar Gerbang Tol Cikampek kemudian lewat Indramayu, keluar Gerbang Tol Sadang kemudian lewat Kadipaten dan keluar di Gerbang Tol Cileunyi kemudian lewat Sumedang. Pemudik bisa memilih jalur yang lebih lancar ketika jalur lainnya padat,” demikian dijelaskan Hasanudin, Direktur Operasi Jasa Marga.

Untuk berita selengkapnya klik disini

 

 

Published in Release
Wednesday, 17 July 2013 14:45

Adityawarman Tawarkan Career Opportunity

Info Tol (17/07): Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Adityawarman berkesempatan menjadi pembicara dalam acara “Sharing Career Opportunity at BUMN” di Garuda Indonesia Training Center, Cengkareng,  Senin (15/7). Pelatihan ini diberikan untuk 181 Perwira Menegah TNI AD   sebelum memasuki masa pensiun.

Pelatihan ini merupakan follow up komunikasi antara KASAD TNI AD dengan Menteri BUMN dalam memfasilitasi pembekalan kepada para perwira menengah TNI AD. Dalam  komunikasi lebih lanjut, diharapkan masing-masing peserta akan bisa lebih menemukan minat yang diinginkan untuk fase karir kedua.  Selain tetap berada di TNI, peserta diberikan kesempatan untuk bisa dikaryakan di BUMN ataupun jika memilih untuk menjadi wirausaha. Secara usia, rata-rata peserta berusia 50-55 tahun, dimana usia pensiun bagi TNI adalah 58 tahun.

Menurut arahan Dahlan Iskan,   untuk karir kedua di BUMN, Dahlan sedang menyiapkan regulasi mengenai hal ini. Untuk itu, acara ini diharapkan para CEO BUMN mampu memaparkan peluang yang tersedia bagi para peserta jika ada yang berminat dan memilki  kualifikasi untuk melanjutkan karir di BUMN.

Dengan tema “Menjadi Wirausaha dan Profesional”, Adityawarman menjelaskan career opportunity pada BUMN. Dalam hal ini, Adityawarman menjelaskan permasalahan dalam pengembangan dan pengoperasian jalan tol. Pengoperasian jalan tol terkait dengan hal pengendalian keamanan dan koordinasi keamanan sarana dan prasarana jalan tol, seperti pagar pengamanan, PJU, rambu, dll. Selain itu juga pengendalian keamanan dan koordinasi keadaan jalan tol terhadap demo, unjuk rasa, dan gangguan warga sekitar.

Diharapkan, pembekalan karir bagi TNI AD ini dapat memberikan pembekalan wawasan dan keterampilan yang komprehensif sesuai dengan yang dibutuhkan untuk menjalani karir kedua dan sebagai persiapan para peserta untuk menghadapi fase karir kedua dalam berbagai aspek kehidupan (psikologis, finansial, dan hubungan sosial). qqq(Komper/Foto: Budi Idrial)

 

Published in News

Info Toll (11/7): As a form of awareness toward nature conservation, Jasa Marga Semarang Branch donatedfour units of three-wheeled waste transportation vehicles to University of Diponegoro. The donationwas symbolically handedby the CEOof PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Adityawarman to the Rector of University, Sudharto, on Monday (8/7) in Tembalang Rectorate Building, Semarang.

In his remarks, Adityawarman stated that thedonation of waste management supporting toolsserves as Jasa Marga’s CSR in education and nature conservation sector. The tools include carts, sack sewing machines, shovels, scales, 19 pieces of work uniforms and other supporting tools. “We distributed this CSR to all areas surroundingtoll roads, and one of those is Univeristy of DiponegoroTembalang.” He said.

The General Manager of Semarang, Sari Purnawarman,stated thatessentially, humans and environment are inseparable. The environment condition will be determined by humans’ behavior and vice versa.

“We acknowledge that University of Diponegoro has shown their commitment to manage campus’ waste andeventually, it will be useful for the greater community,” she stated.

She stated that there were 5 areas of focusfrom this CSR activity, including aids for natural disaster’s victims, improvement of educationandhealth, improvement ofpublic and worship facilities,andnatureconservation. All aimsto synergizecompany with community.

It is hoped that the donation will allow University of Diponegoro to help socializing the support to Jasa Marga toll road operations to the greater community. The support may take the form of not crossing the toll road, not littering at the toll road corridors, and not damaging company’s assets by barging the ground or breaking the fence around toll roads. (Budi Gest-Semarang, edited by Komper)

Published in News

Info Toll (12/7): Jasa Marga officiated the cooperationwith KPK (Corruption Eradication Commission)bysigning the Memorandum of Agreement on Thursday (11/7) in Jasa Marga’s Headquarter, Jakarta. The cooperation revolves on gratification control within Jasa Marga. KPK will provideassistance in the form of socialization and technical guidance regarding Gratification Control Program (In Bahasa:Program Pengendalian Gratifikasi/PPG),to the PPG team and perform assessment on Jasa Marga’s readiness to execute the PPG program.

The socialization was conducteddirectly by the Gratification Director of KPK, Giri Suprapdiono, as a resource person and was attended by Board of Directors, Directors of Subsidiaries, General Managers from Jabodetabek areas, and Vice Presidents in Jasa Marga.

In his remarks, Adityawarman conveyedthat the socialization aims to ensure that all Jasa Marga’s employees have clear guidance ongratification, while maintaining consistency of PPG in Jasa Marga in order to nurturetheprinciples of accountabilityandtransparency, professionalism, corruption prevention, and good governance.

As previously known, Jasa Marga has issueda Decree from Board of Directors of PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. Numberr: 187/KPTS/2011 Pertaining toGratification Treatments Guidance inPT Jasa Marga (Persero) Tbk. Theguidance aims to regulatethe treatment of gratification between Jasa Marga’s members and related external parties.

In this case, gratification refers toanyactivity of giving and receiving gifts/souvenirs and entertainment either from domestic or international source, with or without electronic devices by Jasa Marga’s members in relationto their authority/ position in the company. Gratificationcan cause conflict of interest, affecting the interdependency, objectivity, or professionalism of Jasa Marga’s members.

In the case where gifts/souvenirs and/or entertainment exceedingcompany’s regulatory limit have been received, Jasa Marga’s member must report directly to their immediatesupervisor at the latest 7 working days after the incident and Whistle Blowing System.(Komper/Foto: Ubai)

Published in News

 

Info Toll (09/07): In the spirit ofRamadhan, Jasa Marga’s Branch ofBelmera and Jogorawi distributed 900 free grocery packagesrespectively on Thursday (04/07).

The Manager of Community Development Program of Belmera Branch, Hulman Manik,statedthat the groceries distributionfor the community along Belmera toll road serves to help and support fasting preparation. The distributed groceries include rice, granulated sugar, and cooking oil.

In another ocassion, General Manager of Belmera, Roy Ardian Darwis, explained that this routine activity isa “Jasa Marga Cares Program” (In Bahasa: “Program Jasa Marga Peduli”), which isthecompany’s commitment to support sustainable development. With that in mind, CSR plays strategic function or role for the company, as a part of risk management especially in establishing social security. In addition, CSR allows company to build its reputation such as by improving the company’s or shareholders’ image.

The groceries packages distribution aims to create good relationship with the surrounding community while supporting the toll road operationsby maintaining security and facilities and avoid littering around the toll road areas.

In parallel, Jagorawi Branch distributed 900 grocery packages for underprivilegedcommunities surroundingthe mosque, small mosque, and Majlis Taklim in EastJakarta, located at Jagorawi toll’s highway corridor.

Anyone who already havecoupons is entitled to receive a package consist of 2 liters of cooking oil, 5 kg of rice, and 2 kg of granulated sugar.

Manager of Community Development Program of Jagorawi Branch, Mansur Ujang, hopesthat this initiativecan support toll road’s operations,at least in terms of cleanliness. ( Rayadi-Belmera, Edi.S-Jagorawi, edited by Komper)

Published in News
<< Start < Prev 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Next > End >>
Page 23 of 65

Disclaimer :

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. would like to welcome you to its Website. By viewing this Website, you hereby acknowledge that you have read and accepted the following disclaimers.

Website Disclaimer for PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Information
All information provided in this Website is based on information supplied by PT Jasa Marga (Persero) Tbk (Jasa Marga) and other sources, and is intended only as an introduction and guide to Jasa Marga’s business and its range of available products and services. Even though Jasa Marga uses its best judgment to compile information available from or on its Website from reliable sources, by merely providing access to its Website content, Jasa Marga does not warrant or represent that:

  • The content is accurate or complete;
  • The content is up-to-date;
  • Jasa Marga has a duty to update any content
  • Any projections, predictions, forecasts or other forward-looking statements relating to Jasa Marga’s performance will be realized or achieved
  • The content is free from technical inaccuracies or typographical errors;
  • The content is free from changes caused by third parties; and
  • Your access to Jasa Marga’s Website will be free from interruptions, errors, computer viruses or other harmful components.

Jasa Marga does not accept any liability for any loss or damage, which may, either directly or indirectly, result from any advice, opinion, information, representation or omission, whether negligent or otherwise, contained on this Website, including direct or indirect, special, incidental or consequential damages. In other words, you use Jasa Marga’s Website at your own risk. Jasa Marga reserves the right to amend or supplement the information supplied without prior notice. While Jasa Marga believes the material disclosed is accurate as of the date posted, and may post new information from time to time, Jasa Marga does not assume any obligation to update or correct such information and explicitly disclaims any duty to do so. While every endeavour has been made to supply accurate information, errors and omissions may occur and Jasa Marga in no way guarantees that the information available on this Website is complete, accurate or up-to-date in all cases.

Links
No information contained in any linked site has been prepared or provided by Jasa Marga. Jasa Marga shall not be responsible for, and makes no representations or warranties concerning, the contents, completeness or accuracy of any linked site or any link contained in a linked site to which this Website may refer either directly or indirectly. Jasa Marga does not assume any obligation to update or correct information contained in a linked site or any link contained in a linked site to which this Website may refer either directly or indirectly and explicitly disclaims any duty to do so. Jasa Marga provides links to you only as a convenience, and the inclusion of any link does not imply endorsement, investigation, verification, and any aid in the preparation or approval by Jasa Marga of any information or statement contained in any such linked site. It also does not mean that Jasa Marga is affiliated with the third party website’s owners or sponsors. Jasa Marga reserves the right to terminate a link to a third party website at any time.


In most cases, Jasa Marga is not aware that a third party has linked to its Website. If a third party links to Jasa Marga’s Website, it is not necessarily an indication of an endorsement, authorization, sponsorship, affiliation, joint venture or partnership by or with Jasa Marga. A website that links to Jasa Marga’s Website:

  • May not replicate Jasa Marga’s content;
  • Should not create a browser, boarder environment or frame Jasa Marga’s content;
  • Should not imply that Jasa Marga is endorsing it or its products;
  • Should not misrepresent its relationship with Jasa Marga;
  • Should not present false information about Jasa Marga’s products or services; and
  • Should not contain content that could be construed as distasteful, offensive or controversial and should contain only content that is appropriate for all age groups.

Press releases
Jasa Marga’s Website contains press releases about Jasa Marga and developments concerning Jasa Marga’s business. While press releases were believed to be accurate as of the date prepared and publicly disseminated, Jasa Marga disclaims any duty or obligation to update the information contained in any press release. Information about companies other that Jasa Marga in press releases should not be relied upon as being provided or endorsed by Jasa Marga.

Disclosure regarding forward-looking statements
Many of the statements included on this Website or documents accessible from this Website, include forward-looking statements. All statements, other than statements of historical facts, including, among others, statements regarding the description of Jasa Marga’s future financial position and operations, plans, strategies, objectives, capital expenditures, projected costs and anticipated cost savings and financing plans, as well as projected levels of growth, are forward-looking statements. Forward-looking statements can generally be identified by the use of terminology such as “may”, “will”, “expect”, “intend”, “plan”, “project”, “estimate”, “anticipate”, “believe”, “hope”, “can”, “is designed to” or similar phrases. Although the absence of such words does not necessarily mean that a statement is not forward-looking.

Jasa Marga cautions you not to place undue reliance on these forward-looking statements. Jasa Marga does not undertake any obligation to publicly release any revisions to any forward-looking statements to reflect the occurrence of unanticipated events after the date on which such statements are made. New factors emerge from time to time, and it is not possible for Jasa Marga to predict all of such factors, nor can it assess the effect of each such factor on Jasa Marga’s business or the extent to which any factor, or combination of factors, may cause actual results or outcomes to differ materially from those indicated by such forward-looking statements. All written and oral forward-looking statements attributable to Jasa Marga or persons acting on Jasa Marga’s behalf are qualified in their entirety by these cautionary statements.

Intellectual Property
Jasa Marga owns all copyright and all other intellectual property rights in and to this Website. Everything on this Website is copyrighted unless otherwise noted by Jasa Marga. Jasa Marga welcomes the use of this Website for your non-commercial use only. You should not copy or display for redistribution to third parties or for commercial purposes any portion of this Website without Jasa Marga’s express written permission.

Viruses
Jasa Marga accepts no liability whatsoever arising from the transfer of viruses or the unlawful tampering with the contents of this Website.

Jurisdiction
This Website is governed by, and is to be interpreted in accordance with, the laws of the Republic of Indonesia.