Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas
Search results for:

Jasamarga.com (16/1) :Musim penghujan di awal tahun 2013 ini, tidak menyurutkan Jasa Marga dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan tol, hal ini dibuktikan oleh Cabang Jalarta-Cikampek yang melakukan perbaikan konstruksi dengan menutup lubang-lubang di Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang timbul akibat curah hujan yang tinggi.

Pekerjaan di kilometer 42, pada Jumat (11/01) lalu, dilakukan terus menerus siang dan malam, sehingga menimbulkan antrian panjang. Untuk mengantisipasi hal ini petugas Senkom Jakarta-Ciampek telah memberikan informasi baik melalui public addres, Jasa Marga Traffic Information Center (JMTIC), VMS, untuk diteruskan kepada pengguna jalan.

Menurut Kepala Bagian Pengedalian Pemeliharaan Jakarta-Cikampek, Iwan Dewantoro, keputusan pekerjaan atas perbaikan jalan tol secara berkelanjutan ini dilakukan  karena sangat penting untuk keamanan, keselamatan  dan kenyaman penguna jalan tol itu sendiri. Iwan juga menegaskan pekerjaan perbaikan jalan tol  bersifat sementara, sehingga kemacetan akan terurai setelah pekerjaan selesai.

Sementara itu pengguna jalan tol, Warsikin, yang akan  menuju arah  Jawa Tengah yang sempat dimintai pendapatnya, dapat mengerti dan memahami  kondisi yang dilakukan oleh Jasa Marga. “Kemacetan akibat perbaikan jalan tol pasti akan  terjadi, namun dengan perbaikan jalan ini penting untuk keselamatan penguna jalan tol agar tidak terjadi kecelakan karena jalan rusak.” ujar Warsikin ***(eka-humas jakpek/ edit by hubin)

Published in News
Tuesday, 15 January 2013 16:49

Wakil Menteri PU Kunjungi JORR W2

Info Tol (15/1): Senin (14/1) Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Hermanto Dardak kembali mengunjungi JORR W2 Utara. Dalam kesempatan tersebut, Wamen PU mendapat penjelasan progres fisik proyek. Paket 1 Kebon Jeruk-Meruya Selatan telah mencapai 64%, Paket 2 Meruya Selatan-Joglo 72%, Paket 3 Joglo- Ciledug 53%, dan Paket 4 Ciledug- Ulujami 11%.

Dalam kesempatan tersebut Hermanto mendapat penjelasan mengenai penyelesaian ruas Kebon Jeruk-Ciledug  yang ditegaskan oleh Direktur Utama PT Marga Lingkar Jakarta,  Sonhadji Surahman, insya Alloh pada bulan Juli 2013 selesai sesuai rencana.

Selanjutnya, Ketua Tim Pembebasan Tanah  Ambardi juga menjelaskan progres pengadaan tanah dan hambatan yang dihadapi, yaitu masih adanya 130 bidang di Paket 4 yang belum dapat dibebaskan karene belum mendapat kesepakatan dengan warga.  Ambardi juga mengatakan akan menyelesaikannya sebelum bulan Juni 2013, sambil menjelaskan prosedur, langkah-langkah yang akan dilakukan mulai apraisal ulang oleh konsultan independen hingga pendekatan dengan warga.

Sementara itu Hermanto berjanji untuk mendorong Sekda DKI untuk membantu penyelesaian pembebasan lahan tersebut.qqq (Sumber: JM 3260)

Published in News
Tuesday, 15 January 2013 14:40

Jasa Marga Akan Bangun Desa Binaan

jasamarga.com (14/1) : Jasa Marga melalui Unit PKBL pada tahun 2013 ini akan meluncurkan program baru, yaitu Desa Binaan. Program ini merupakan arahan kementrian BUMN dalam mensinergikan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dalam satu wilayah melalui program Desa Binaan.

Menurut Kepala Unit PKBL Jasa Marga, Sutirya Wiriassastra, ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/1) kemarin, menjelaskan bahwa program ini merupakan paradigma baru dalam bidang Pembangunan Masyarakat (Community Development). Sebelumnya kegiatan PKBL untuk pembangunan masyarakat ini bersifat amal, sementara, dan putus (tidak berlanjut),“Paradigma sekarang bersifat pemberdayaan menyeluruh, keberlanjutan, serta pendampingan hingga berhasil,” ujar Sutirya.

Adapun tujuan dari program ini, selain untuk mendukung program BUMN Membangun Desa, juga untuk meningkatkan kondisi masyarakat  dan lingkungan desa disekitar perusahaan secara terencana.  “Desa tersebut akan terus dibina secara berkelanjutan, sehingga diharapkan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Akhirnya tercipta kondisi yang kondusif bagi kelangsungan usaha perusahaan dengan mendapat dukungan dari masyarakat.” Papar Sutirya

Dengan tema Menuju Masyarakat Sehat, Menuju Masyarakat Pintar, Menuju Lingkungan Bersih dan Hijau serta Menuju Ekonomi maju, kegiatan program desa binaan ini difokuskan pada kegiatan pembangunan sarana-prasarana, kegiatan pendidikan, pengelolaan lingkungan hidup dan pemberdayaan potensi ekonomi. Jenis Program dan kegiatan dalam program ini sebelumnya telah sering dilakukan dan dilaksanakan oleh PKBL Jasa Marga. “Namun Kali ini kegiatan tersebut kita lokalisir dalam satu desa,” tegas Sutirya.

Lebih lanjur Sutirya menegaskan bahwa kegiatan ini akan berlangsung sesuai dengan target waktu yaitu menengah dan panjang, dari mulai 0-1 tahun adalah tahun pendampingan. “Dimana kita akan mendampingi masyarakat dengan kegiatan yang bersifat pelatihan dan peramutan embrio usaha. Setelah memasuki 1 hingga 3 tahun, kita mulai memasukkan mereka menjadi mitra binaan Jasa Marga.”papar Sutirya. Setelah 3-10 tahun maka mitra binaan dan desa binaan akan sedikit-sedikit dilepas . “Khusus bagi mitra binaan, biasanya mereka mencari modal besar ke Perbankan ataupun bergabung dengan PKBL BUMN lain yang memiliki dana besar,” ujar Sutirya.

Dalam pelaksanaan kegiatannya, program ini akan sepenuhnya ditangani oleh Cabang-cabang serta Anak Perusahaan. Oleh Karena itu Sutirya berharap para Kepala Cabang maupun Direktur Anak Perusahaan memiliki perhatian dan semangat untuk menjalankan program ini. “Bagaimanapun juga efek positif yang akan timbul langsung akan dirasakan oleh cabang setempat,” ujar Sutirya.

Sutirya cukup bangga dan puas jika Jasa Marga dapat membangun desa binaan mulai dari nol. “yang sulit adalah memulai, dan jika berhasil kita bangga bahwa Jasa Marga-lah yang membidani lahirnya desa binaan yang tangguh, termasuk masyarakat yang mandiri,” tutur Sutirya.*** (hubin)

Published in News

PRESS RELEASE
PT JASA MARGA (Persero) Tbk.

No: 01/2013, Dated 3 January 2013

Jasa Marga’s Business Revenue Projection in 2012

Reached IDR 5,6 Trillion

 

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Projected business revenue in 2012 to reach IDR 5,6 trillion. The business revenue potentially increase 14.3% as compared to the 2011 revenue of IDR 4,9 trillion. Meanwhile, 2013 revenue targets at IDR 6.5 trillion, as stated by Jasa Marga’s President Director, Adityawarman.

The volume of transaction traffic on the toll roads operated by Jasa Marga and its Subsidiaries in 2012 reached 1,2 billion vehicles. The volume increased 8% from the 2011 volume of 1,09 billion vehicles. The traffic volume on several toll lanes relatively exceeding Jasa Marga’s standard capacity.

Adityawarman also stated that the consolidation capex absorption in 2012 reached IDR 3,9 trillion and is targeted to reach IDR 6,9 trillion in 2013.

Jasa Marga has been operating the 545-km toll road, that is 73% of overall toll roads in Indonesia, through its 9 branch offices and 3 subsidiaries. Currently, Jasa Marga is in charge of 9 toll road construction projects in Indonesia, from which 4 of them will commence operation in 2013.

The 4 toll lanes are as follow: 10-km Balinese toll road connecting Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa sepanjang, which targets to be completed before APEC Conference in Octiber 2013. The current overall progress has reached 74%.

The second project is the North JORR W2 Utara toll road (7,8 km), from which the Kebon Jeruk-Ciledug lane targets to operate in 2013. Its operation is expected to significantly reduce inner city traffic , especially in inner-city toll in Jakarta.

In addition, 2 new toll lanes to be operated in 2013 are the 12-km Semarang-Solo toll road for Ungaran-Bawen lane, which has reached 62.5% completion and the 13.6-km Gempol-Pandaan toll road.

Service Improvement

As a service commitment to toll road users, Jasa Marga started a partnership with Bank Mandiri on 29 April 2012 in launching the latest innovation of e-Toll pass service. The e-Toll pass service allows toll road users with OBU (on board unit) to transact without opening their window at the “e-Toll pass” gate. Therefore, cars do not need to stop, they only need to slow down (10 km/hour).

In accelerating transaction, Jasa Marga applies Automatic Toll Post (abbreviation in Bahasa: GTO). There are currently 50 GTOs for e-Toll Card and 39 for e-Toll Pass on the toll lane of Cawang-Tomang-Cengkareng, Jakarta-Cikampek and JORR, with planning to further expand in line with the need of users. In addition, the special e-Toll Pass post has been implemented on Cililitan Toll Gate in 2012.

Adityawarman added, that in the attempt of reducing queue at Toll Gates, Jasa Marga has implemented operation of all gateposts at the busy routes starting from 5am and has assigned Active Transaction Officers on the congested tollgates.

As an attempt to increase road capacity on Cawang-Tomang lane, Jasa Marga is applying Contra Flow system staring from 1 May 2012. The location of Contra Flow started from KM 1+700 (in front of Indomobil Building) to KM 8+600 (in front of The Sultan Hotel/BRI Building), at 06.00 – 09.30 WIB on working days. The Contra Flow system allows 1 additional lane for vehicles going to Tomang.

In increasing the toll road capacity, Jasa Marga has added lanes on some of the most congested toll roads, including Pasteur-Kopo and Kopo-Buah Batu lanes on Padaleunyi toll road. In addition, Jasa Marga has optimized land usage to increase Toll Gate capacity, among others are the Construction of Toll Gate with Satellite System on the gate of Cililitan-JORR, Karang Tengah, Jakarta-Tangerang, and Bogor Jagorawi toll roads. The increase of gate capacity aims to anticipate overcrowding at tollgates.

In relation to the operational facilities, Jasa Marga has installed ± 2.700 spots of Public Road Lighting (abbreviation in Bahasa: PJU) Solar Cell, which are distributed in Jakarta Inner-City, Jakarta-Cikampek, Purbaleunyi and Jagorawi Toll Road. The PJU Solar Cell has brought Jasa Marga to receive MURI award for the longest toll road using PJU Solar Cell, which is the 38-km Cawang-Tomang-Cengkareng toll road.

Information and Communication

In order to allow smooth flow of toll road traffic information, Jasa Marga provides several information accesses. The accesses can be obtained through phone call to Jasa Marga Traffic Information Centre (JMTIC) with phone number at 021-80880123. The JMTIC has been equipped with monitoring screen connected to 236 CCTVs in all toll roads that are managed by Jasa Marga, including in Jabotabek, Bandung, Cirebon, Surabaya and Medan. The information of traffic condition from CCTV and field officers are also informed to toll road users through Variable Message Sign (VMS) that currently are available in 36 units. In addition, Jasa Marga currently has 30 RMTS (Remote Traffic Microwave Sensor) to monitor traffic density. As the increase of toll road users’ needs, JMTIC is now being operated by 39 employees.

The condition of traffic from CCTV can also be accesses through mobile phone by typing the address:  http://m.jasamargalive.com and from laptop or computer with address: http://www.jasamargalive.com and through social media, such as twitter @PTJASAMARGA and facebook. Additionally, traffic information can be seen on traffic information signs at the tollgate. The overall service improvement is the form of Jasa Marga’s commitment in providing the best service to toll road users.

 

Corporate Social Responsibility

Corporate social responsibility is an integral part of Jasa Marga’s business. Until 2013, Jasa Marga has published 100,000 books of “Aku Tertib Berlalulintas” (I Obey Traffic Rules) targeted to elementary students. The books have been distributed to Elementary/Islamic Elementary Schools in 25 municipalities/regencies in Indonesia surrounding Jasa Marga’s toll road. In October 2012, Jasa Marga with the Committee of Child Safety on Road participating in Indonesia Children Conference 2013 with the theme of “My Safety on Road”. This is one of the company’s efforts in educating road traffic discipline to the society.

As the form of environmental awareness, Jasa Marga committed to conduct “toll road greening” and has planted ± 161.000 trees that is disbursed in all of its operational area in 2012.

In 2013, Jasa Marga plans to build parnertship village in operation area in order to support poverty eradication.

The positive performance and awareness shown by Jasa Marga have brought several institutions to award Jasa Marga’s performance. In 2012, Jasa Marga won 9 awards. The Awards include the Title of “Trusted Company” (for the fourth time) based on Investor Evaluation Survey and Analysis from Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG) with SWA Magazine. In addition to that, Jasa Marga won the 3rd Champion for Best State Owned Enterprises GCG in SOE Awards event. For customer service, Jasa Marga also won award of Brand Championship-National Customer Service (CS) 2012.

In environment sector, Jasa Marga also won the trust and awards from KEHATI Foundation by Indonesian Biodiversity Foundation, and KSN Awards 2012 in the category of Environmentally Friendly Corporation. In the education sector, Jasa MArga won the Award of Education Awareness in the category of Corporation/SOE from Minister of Education and Culture.

-----------------------------------------------------------------

For further information :

David Wijayatno

Corporate Secretary of PT Jasa Marga (Persero), Tbk.

Plaza Tol TMII, East Jakarta 13550

Phone. 021-8413526   Fax. 021-8401533

Email. This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

 

Published in Release
Wednesday, 26 December 2012 19:17

Kegiatan CSR Jasa Marga Akhir Tahun 2012

Jasa Marga kembali menjual lebih dari 5000 paket sembako murah kepada warga sekitar jalan tol pada acara Pasar Murah BUMN Peduli, Kamis (20/12) lalu.

 

Info Tol (26/12): Menjelang akhir tahun 2012, PT Jasa Marga (Persero) Tbk., menggelar kegiatan CSR dilingkungan perusahaan. Kegiatan ini dilaksanakan di berbagi tempat serta berbagai macam bentuk aktivitas bantuan yang ditujukan unutk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Diharapkan dengan kegiatan kepedulian terhadap masyarakat melalui CSR ini akan timbul saling pengertian untuk bersama menjaga lingkungan termasuk Jalan Tol sebagai bagian dari masyarakat.

Akad Kredit Mitra Binaan di Tangerang

Kegiatan CSR dimulai denganSelain penandatanganan akad kredit bagi calon mitra binaan yang berlangsung di Workshop Kantor Cabang Jakarta-Tangerang (19/12) lalu. Sebanyak 58 orang mitra binaan memperoleh bantuan dana tahap dengan dengan total nilai sebesar Rp 2.120.000.000. Mereka terdiri dari mitra binaan dari wilayah Tangerang, wilayah Serang sebesar, serta wilayah Pandeglang.

Penyaluran bantuan untuk Mitra Binaan ini merupakan kegiatan Tahap II tahun 2012, dimana sebelumnya pada tahun 2012 tahap I juga telah tersalurkan bantuan sebesar Rp 2.105.000.000,-. Hingga tahun 2012 ini jumlah bantuan keseluruhan sampai yang dimulai sejak 1996  mencapai nilai Rp 23.468.000.000,- dengan jumlah mitra binaan sebanyak 984 mitra.

Menurut Kepala Unit PKBL, Sutirya Wirias Sastra, program bantuan kemitraan bagi pengusaha kecil ini diambil dari laba usaha Jasa Marga. Sementara kewajiban yang harus dipenuhi oleh mitra yaitu, dana yang telah dikucurkan harus dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, melaporkan perkembangan usaha kepada unit PKBL termasuk kesulitan yang dihadapi, serta pembayaran angsuran harus tepat waktu dan sesuai dengan jumlahnya.

Pasar Murah BUMN Peduli

Jasa Marga juga menggelar Pasar Murah BUMN Peduli, Kamis (20/12) di Halaman Kelurahan Cijantung, Jakarta Timur. Sebanyak 5450 paket sembako dijual murah untuk warga Kelurahan Cijantung, Cakung Barat, dan Pekayon.

Sembako terdiri dari 8 kg beras, 1 liter minyak goreng, dan 1 kg gula pasir senilai Rp 100 ribu dan dijual kepada warga seharga Rp 30 ribu. Warga yang berhak membeli sembako yakni merupakan warga yang terdaftar dalam penerima program beras miskin (Raskin).

Masih di hari yang sama, PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ) juga menggelar Pasar Murah BUMN, kali ini diselenggarakan di RW 02 Cakung Barat. Pelaksanaan kegiatan pasar murah ini sudah mengenai sasaran yang ingin dicapai. Selain membantu masyarakat di sektor perekonomian, kegiatan pasar murah ini mampu berfungsi sebagai penawar rasa getir masyarakat yang berdampak pada penertiban kaki lima untuk pembangunan dan pelebaran jalan di sekitar GT Cakung. Khususnya, di wilayah RW 02 yang merupakan akses langsung Tol JORR yang letaknya berdampingan dengan Gerbang Tol Cakung yang dioperasikan oleh PT JLJ.

Jembatan Untuk Warga

Sementara itu Jasa Marga Cabang Jagorawi  bekerjasama dengan Marga Sarana Jabar (MSJ), memilih membangun jembatan jembatan penyeberangan yang menghubungkan antara Kampung Ciheuleut RT 01/06 dan Kaumsari ke RT 03/05 Kel. Cibuluh, Kec. Bogor Utara, Bogor, sebagai bukti kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Acara serah terima jembatan yang dikerjajan waktu ± 3 minggu dengan dana ± Rp 99 juta tersebut dilaksanakan Jumat (21/12) lalu. Dibuatnya jembatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi warga dan agar dapat menjaga fungsinya,selain meminta dukungan kepada warga untuk bisa ikut membantu keamanan jalan tol dan fasilitas lainya.

Santuni anak Yatim

Sementara itu Jasa Marga Cabang Jakarta-cikampek, pada tanggal 20 desember 2012  lalu melakukan penyerahan santunan kepada 34 anak yatim yang terdiri dari Keluarga Karyawan Jakarta-Cikampek serta masyarakat sekitar kantor cabang.  Dalam acara yang dilakukan bersamaan dengan peringatan Tahun Baru Islam di lingkungan Cabang Jakarta-Cikampek.

Dengan menyatuni anak Yatim diharapkan dapat memberikan manfaat serta menguatkan talisilahtuhrahmi  kepada keluarga karyawan. Dalam kesempatan tersebut diingatkan pula untuk memperbaiki hubungan dengan Allah, memerbaiki hubungan dengan fakir Miskin, memperbaiki hubungan dengan orang tua dan sesama.

Gerakan Donor Darah

Sementara itu, karyawan di Kantor Pusat Jasa Marag melakukan kegiatan donor darah rutin 3 (tiga) bulanan yang diselenggarakan pada 19 Desember 2012 lalu.

Untuk donor darah kali ini tercatat 117 kantong darah telah didonorkan oleh karyawana Jasa Marga, namun banyak dari pendaftar yang tidak dapat memenuhi syarat untuk menjadi pendonor.  Pada kegiatan tersebut tercatat sebanyak 135 karyawan yang mendaftar untuk menjadi pendonor. Sebelumya, pada bulan September sebanyak 125 karyawan yang mendaftar.

Jasa Marga telah menggelar acara rutin ini dalam rangka membantu PMI dalam menyediakan stok darah untuk masyarakat yang membutuhkan.  ( Djuarta/ Sonny-Janger,Edi Sukardi-Jagorawi, Wijaya-JLJ, Komper)

 

 

 

Published in News

Warga di koridor wilayah Gerbang Tol Jatibening, bergotong royong meratakan beton pada perbaikan jalan wilayah yang dibiayai oleh Jasa Marga sebagai wujud CSR perusahaan. selama November-Desember 2012 ini Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek melalui unit PKBL teleh melaksanakan berbagai penyaluran dana untuk Bina Lingkungan. (Foto : Humas Jakpek)

 

Info Tol (17/12): unit PKBL Cabang Jakarta- Cikampek selama bulan November dan Desember 2012 ini telah mengucurkan dana sebesar Rp 793.6 juta untuk kegiatan bina lingkungan Tahap 2 tahun 2012. Dalam kegiatan kali ini PKBL Cabnag Jakarta-Cikampek lebih memprioritaskan pada pembenahan sarana pendidikan, sarana umum, dan sarana ibadah.

Untuk sarana pendidikan misalnya pengadaan meja dan kursi belajar di wilayah Kotamadya Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Untuk sarana umum menitik beratkan pada perbaikan jalandi lima wilayah RW 06 di koridor wilayah Gerbang Tol Jatibening. Sedangkan untuk sarana ibadah pemberian bantuan berupa pengadaan material di tiga mesjid di wilayah RW 02, Jatibening.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat sekitar, utamanya untuk bantuan perbaikan jalan  “ Dulu kalau musim hujan sulit dilalui. Kini telah menjadi bagus dan mulus, sehingga mempelancar aktivitas kami,” ujar salah satu warga.

Sementara itu Cabang Jakarta-Cikampek akan terus menggulirkan program CSR ini setiap tahunnya dengan skala prioritas benar-benar memperhatikan kebutuhan masyarakat disekitar jalan tol, sehingga diharapkan akan terjalin hubungan komunikasi yang harmonis, sehingga beberapa akses menuju jalan tol dapat diatasi dengan baik.qqq (Humas-Japek, edited by Komper)

Published in News
Monday, 17 December 2012 10:10

Manajemen MLJ "Turba" ke Pesantren

Direktur Utama PT MLJ, Sonhadji (kedua dari kiri), bersama rombongan termasuk Ketua TPT, ketika bersilaturahim dengan pimpinan Ponpes Darunnajah di Ulujami, Rabu (12/12) lalu. Sebagian lahan Ponpes Darunnajah, terkena proyek pembangunan JORR w2.

Info Tol (14/12) : Manajemen PT Marga Lingkar Jakarta (MLJ) selaku pemilik konsesi jalan tol JORR W2 semakin giat melakukan berbagai upaya untuk mempercepat proses pembangunan Jalan Tol yang menghubungkan Ulujami dengan Kebon Jeruk sesuai target. Kali ini dengan meggandeng Tim Pengadaan Tanah (TPT), Direksi PT Marga Lingkar Jakarta melaksanakan Turba (turun ke bawah) untuk bersilaturahmi dengan pendiri dan pemimpin Pondok Pesantren Darunnajah, KH. Mahrus Amin, dikediamannya di Ulujami, Rabu (12/12). Pondok pesantren dengan lebih dari 3000 santri ini memiliki lahan lebih dari 6 Ha, yang sebagian lahannya terkena proyek jalan tol JORR W2-Utara.

Dikarenakan status tanah pondok pesantren adalah wakaf sehingga prosedur pengadaan tanahnya mengacu pada UU tentang wakaf, dimana pengadaan tanah bukan dengan cara mengganti uang rugi, tetapi dengan mengadakan tanah pengganti (Ruislag).

Menurut KH Mahrus Amin Pondok Pesantren Darunnajah berdiri di Ulujami pada awal tahun 1970an, yang merupakan pindahan dari Madrasah Islamiah yang didirikan tahun 1939 di Pal-Merah, Jakarta Barat. Hal positif yang diungkapkan Mahrus, bahwa tidak ada alasan pihaknya untuk memperlama proses penggantian ini. “Sebenarnya tanah pesantren yang terkena proyek ada empat bidang, tiga bidang lainnya ada yang hanya terkena jalan 200 meter,” ujar salah satu pengurus.

Ketua TPT, Ambardi  menjelaskan bahwa selama ini baru satu bidang yang sudah diserahkan suratnya dan sudah di proses apraisalnya (penghitungan harga layak). Ketua TPT ini berharap tiga bidang lagi suratnya segera diserahkan, untuk diklarifikasi dan diproses Ruislagnya.

Pada akhirnya, silaturahim ini berujung pada kesepakatan untuk memperlancar proses pengukuran dan aprisal. Informasi lain juga menyebutkan bahwa Kementerian PU juga sudah mengirim surat ke Menteri Agama agar di tanah wakaf yang terkena proyek dapat dilaksanakan konstruksi terlebih dahulu sambil diselesaikan proses administrasinya.  (Sumber: JM-3260, edited by Komper)

Published in News
Thursday, 13 December 2012 22:19

Menteri PU Kunjungi JORR W2

Menteri PU, Joko Kirmanto (ketiga dari kiri), tengah berdiskusi dengan Direktur Pengembangan dan Niaga Jasa Marga, Abdul Hadi (kedua dari kiri), disaksikan oleh Direktur Utama PT Marga Lingkar Jakarta, Sonhadji Surahman (kedua dari kiri) di lokasi JORR W2, Rabu (12/12) kemarin

 

Info Tol (13/12): Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, Rabu (12/12) melakukan kunjungan pelaksanaan pembangunan JORR W2- Utara. Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU didampingi salah satu anggota Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Abdul Hadi, dan Direktur PT Marga Lingkar Jakarta Sonhadji Surahman.

Dalam kunjungan tersebut, Direktur Teknik dan Operasi PT Marga Lingkar Jakarta, Agus Achmadi, menjelaskan progres penyelesaian pengadaan tanah yang masih tersisa di Paket 1. Masih terdapat 18 bidang, 13 diantaranya sudah dibayarkan. Sedangkan sisa 5 bidang masih dirundingkan dengan berbagai pihak ke-luarga ahli waris yang menguasai lahan. Diharapkan, permasalahan lahan dapat segera diselesaikan. Dijelaskan juga, sekitar 80 makam yang akan dipindahkan.

Djoko Kirmanto memberikan apresiasi terhadap paket-paket yang progresnya sangat bagus. Ia langsung menghubungi Direktur BUMN Karya yang bersangkutan. Begitu juga pada paket yang progresnya kurang bagus, Djoko langsung menelepon Komisaris Utama BUMN Karya yang juga pejabat di Kementerian PU. Kunjungan tersebut berakhir di Paket 4, Interchange Ulujami. qqq (Sumber: JM -3260, edited by Komper)

Published in News

Jasamarga.com (13/12) ; Dalam rangka melaksanakan pelayanan aman dan nyaman bagi para pengguna jasa Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang padat, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek terus berbenah melaksanakan upaya penertiban baik dijlaur tol maupun lingkungan sekitar yang berpotensi menimbulkan gangguan.

Penertiban yang dilakukan kali ini berada di KM 21 B, karena lokasi ini dijadikan tempat turun naik penumpang, dan malam hari dijadikan tempat istirahat bagi kendaraan besar (truk), yang mengakibatkan antrian panjang di bahu jalan, dan berdampak kepada gangguan bagi pengguna jalan tol lainnya.  Akibat dari adanya kegiatan tersebut adalah menarik pedagang musiman yang pada akhirnya memasuki lajur jalan tol. Tentu saja selain membahayakan, hal ini sangat mengganggu aktivitas pelayanan di jalan tol.

Untuk menangani hal tersebut manajemen Cabang Jakarta-cikampek melaksanakan berbagai upaya, diantarnya dengan melaksanakan sosialisasi ketertiban dan peraturan jalan tol kepada masyarakat, termasuk pedagang serta tukang ojek serta melibatkan tokoh masyarakat. Upaya lainnya adalah  pemasangan MCB beton sepanjang 2 KM untuk  mengantisipasi adanya parkir truk pada malam hari, serta pemasanagn rambu Larangan serta pemagaran di beberapa titik tertentu yang dijadikan sebagai tempat keluar masuk warga ke daerah milik jalan tol. Pada area tersebut juga didirikan Posko Sementara Satgas ketertiban Jasa Marga yang akan memantau kegiatan penertiban  yang dimulai sejak 21 November 2012 lalu hingga 21 Desember 2012 mendatang.

Menurut Yudhi Krisyunoro, Kepala Cabang Jakarta-Cikampek,  upaya penertiban terhadap aktivitas yang langsung mengganggu lalu lintas di jalan tol, maupun pemanfaatan lahan Jasa Marga oleh Warga selalu terus dilaksanakan dengan metode kondusif melalui pendekatan dan melibatkan kepada tokoh masyarakat sekitar. “Permasalahan ketertiban ini merupakan persoalan yang berlarut-larut,  dan secara perlahan akan kita tuntaskan melalui Hukum maupun secara musyawarah, “ ujar Yudhi.  Dia juga berharap kedepan jalan tol Jakarta-cikampek benar-benar bebas hambatan dari aktivitas masyarakat sekitar dan pada akhirnya asset perusahaan dapat dijaga seutuhnya@qqq(sumber jakpek )

Published in News
Tuesday, 11 December 2012 09:37

Gempol-Pasuruan Seksi I Segera Dibangun

Direktur Utama PT Transmarga Jatim Pasuruan (TJP), Hengki Herwanto,(kedua dari kiri)  tengah menandatangani kontrak pembangunan Jalan Tol Gempol-Pasuruan dengan Kontraktor Pelaksana yang akan membangun jalan tol tersebut, di Komplek wisata Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, pada Jumat (7/12) lalu.

Info Tol (12/12): Jumat (7/12) kemarin merupakan hari bersejarah bagi PT Transmarga Jatim Pasuruan (TJP) sebagai Badan Usaha Pengelola Jalan Tol Gempol-Pasuruan. Saat itulah kontrak pembangunan Jalan Tol Gempol- Pasuruan Seksi 1 dengan PT Adhi Karya, sebagai kontraktor pelaksana ditandatangani. Sedangkan untuk seksi A2 digarap oleh PT Waskita Karya. Bersejarah, dikarenakan pembangunan Jalan Tol Gempol- Pasuruan yang sudah dicanangkan sejak tahun 90- an yang lalu, baru saat ini akan benar-benar terwujud.

Acara penandatangan pun unik, karena biasanya diselenggarakan dalam kantor, hotel, atau tempat formal lainnya, kali ini diselenggarakan di  kawasan wisata Gunung Bromo, Probolinggo. Acara ini dihadiri pula oleh  Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman, Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Abdul Hadi, dan Direktur SDM Jasa Marga M. Najib Fauzan. Selain dari PT Jatim Marga Utama, BPJT, serta instansi terkait lainnya.

Hengki menggambarkan acara penandatangan kontrak ini bak resepsi perkawinan  “Kami ingin acara akad ini dibuat resepsi dan disaksikan kedua orang tua,” tutur Hengki Herwanto, Direktur Utama PT TJP. Sementara itu Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman , selain mengungkapkan surprise karena baru kali ini ada acara penandatanganan kontrak dilakukan di atas gunung, dia berpesan untuk segera mempercepat pembebasan tanah agar bisa memulai pembangunan fisiknya. “Jangan sampai jalannya gak Rampung-Rampung,” gurau Adityawarman.

Saat ini progres pembebasan lahan untuk proyek Jalan Tol Gempol-Pasuruan telah mencapai 82%. Diharapkan jalan lahan akan segera terbebaskan seluruhnya, hingga proyek pembangunan jalan tol Gempol-Pasuruan seksi I yang akan dimulai Januari 2013 ini dapat diselesaikan dan dioperasikan pada awal tahun 2014 mendatang.

PT TJP merupakan anak perusahaan Jasa Marga  yang memiliki konsesi pengelolaan Jalan Tol Gempol-Pasuruan sepanjang 34.14 km. Jalan tol ini akan terhubung dengan jalan tol Surabaya-Gempol dan Jalan Tol Gempol Pandaan.

Acara penandatanganan kontrak pembangunan Jalan Tol Gempol-Pasuruan ini juga dimeriahkan oleh konser tunggal seni,an Ebiet G. Ade yang diiringi group band Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol, Asamba. Acara yang dilangsungkan dalam sergapan hawa dingin itu dihadiri sekitar 250 penonton yang sangat antusias, dan juga antusias pembangunan jalan tol Gempol-Pasuruan segera terlaksana. qqq (Roedi Poerwanto-TJP, edited by Komper)

Klik disini untuk profil Jalan Tol Gempol-Pasuruan, atau website PT TJP


Published in News
<< Start < Prev 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Next > End >>
Page 23 of 59

Disclaimer :

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. would like to welcome you to its Website. By viewing this Website, you hereby acknowledge that you have read and accepted the following disclaimers.

Website Disclaimer for PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Information
All information provided in this Website is based on information supplied by PT Jasa Marga (Persero) Tbk (Jasa Marga) and other sources, and is intended only as an introduction and guide to Jasa Marga’s business and its range of available products and services. Even though Jasa Marga uses its best judgment to compile information available from or on its Website from reliable sources, by merely providing access to its Website content, Jasa Marga does not warrant or represent that:

  • The content is accurate or complete;
  • The content is up-to-date;
  • Jasa Marga has a duty to update any content
  • Any projections, predictions, forecasts or other forward-looking statements relating to Jasa Marga’s performance will be realized or achieved
  • The content is free from technical inaccuracies or typographical errors;
  • The content is free from changes caused by third parties; and
  • Your access to Jasa Marga’s Website will be free from interruptions, errors, computer viruses or other harmful components.

Jasa Marga does not accept any liability for any loss or damage, which may, either directly or indirectly, result from any advice, opinion, information, representation or omission, whether negligent or otherwise, contained on this Website, including direct or indirect, special, incidental or consequential damages. In other words, you use Jasa Marga’s Website at your own risk. Jasa Marga reserves the right to amend or supplement the information supplied without prior notice. While Jasa Marga believes the material disclosed is accurate as of the date posted, and may post new information from time to time, Jasa Marga does not assume any obligation to update or correct such information and explicitly disclaims any duty to do so. While every endeavour has been made to supply accurate information, errors and omissions may occur and Jasa Marga in no way guarantees that the information available on this Website is complete, accurate or up-to-date in all cases.

Links
No information contained in any linked site has been prepared or provided by Jasa Marga. Jasa Marga shall not be responsible for, and makes no representations or warranties concerning, the contents, completeness or accuracy of any linked site or any link contained in a linked site to which this Website may refer either directly or indirectly. Jasa Marga does not assume any obligation to update or correct information contained in a linked site or any link contained in a linked site to which this Website may refer either directly or indirectly and explicitly disclaims any duty to do so. Jasa Marga provides links to you only as a convenience, and the inclusion of any link does not imply endorsement, investigation, verification, and any aid in the preparation or approval by Jasa Marga of any information or statement contained in any such linked site. It also does not mean that Jasa Marga is affiliated with the third party website’s owners or sponsors. Jasa Marga reserves the right to terminate a link to a third party website at any time.


In most cases, Jasa Marga is not aware that a third party has linked to its Website. If a third party links to Jasa Marga’s Website, it is not necessarily an indication of an endorsement, authorization, sponsorship, affiliation, joint venture or partnership by or with Jasa Marga. A website that links to Jasa Marga’s Website:

  • May not replicate Jasa Marga’s content;
  • Should not create a browser, boarder environment or frame Jasa Marga’s content;
  • Should not imply that Jasa Marga is endorsing it or its products;
  • Should not misrepresent its relationship with Jasa Marga;
  • Should not present false information about Jasa Marga’s products or services; and
  • Should not contain content that could be construed as distasteful, offensive or controversial and should contain only content that is appropriate for all age groups.

Press releases
Jasa Marga’s Website contains press releases about Jasa Marga and developments concerning Jasa Marga’s business. While press releases were believed to be accurate as of the date prepared and publicly disseminated, Jasa Marga disclaims any duty or obligation to update the information contained in any press release. Information about companies other that Jasa Marga in press releases should not be relied upon as being provided or endorsed by Jasa Marga.

Disclosure regarding forward-looking statements
Many of the statements included on this Website or documents accessible from this Website, include forward-looking statements. All statements, other than statements of historical facts, including, among others, statements regarding the description of Jasa Marga’s future financial position and operations, plans, strategies, objectives, capital expenditures, projected costs and anticipated cost savings and financing plans, as well as projected levels of growth, are forward-looking statements. Forward-looking statements can generally be identified by the use of terminology such as “may”, “will”, “expect”, “intend”, “plan”, “project”, “estimate”, “anticipate”, “believe”, “hope”, “can”, “is designed to” or similar phrases. Although the absence of such words does not necessarily mean that a statement is not forward-looking.

Jasa Marga cautions you not to place undue reliance on these forward-looking statements. Jasa Marga does not undertake any obligation to publicly release any revisions to any forward-looking statements to reflect the occurrence of unanticipated events after the date on which such statements are made. New factors emerge from time to time, and it is not possible for Jasa Marga to predict all of such factors, nor can it assess the effect of each such factor on Jasa Marga’s business or the extent to which any factor, or combination of factors, may cause actual results or outcomes to differ materially from those indicated by such forward-looking statements. All written and oral forward-looking statements attributable to Jasa Marga or persons acting on Jasa Marga’s behalf are qualified in their entirety by these cautionary statements.

Intellectual Property
Jasa Marga owns all copyright and all other intellectual property rights in and to this Website. Everything on this Website is copyrighted unless otherwise noted by Jasa Marga. Jasa Marga welcomes the use of this Website for your non-commercial use only. You should not copy or display for redistribution to third parties or for commercial purposes any portion of this Website without Jasa Marga’s express written permission.

Viruses
Jasa Marga accepts no liability whatsoever arising from the transfer of viruses or the unlawful tampering with the contents of this Website.

Jurisdiction
This Website is governed by, and is to be interpreted in accordance with, the laws of the Republic of Indonesia.