Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas
Search results for:
Thursday, 19 December 2013 17:49

Lima Ruas Tol Baru Beroperasi di 2014

 

Press Release Nomor : 20/2013, 19 Desember 2013 ()

Di Tahun 2014
Lima Ruas Tol Baru akan Beroperasi

PT Jasa Marga (Persero) Tbk., sebagai pengembang dan operator jalan tol terkemuka di tanah air, tak pernah berhenti untuk melakukan pembangunan jalan tol baru serta melakukan modernisasi pelayanan untuk meningkatkan kepuasan kepada pengguna jalan tol.

Di tahun 2014 nanti, Jasa Marga melalui anak perusahaannya diprediksi akan mengoperasikanlima ruas tol baru sepanjang 47.3km. Kelima ruas tol tersebut adalah: JORR W2 Utara Ruas Kebon Jeruk – Ulujami (7,07 km), Bogor Ring Road Ruas Kedunghalang – Kedungbadak (2 km), Semarang-Solo Ruas Ungaran-Bawen (12,3 km), Gempol-Pandaan (12 km), dan Gempol-Pasuruan Ruas Gempol-Rembang (13,9 km).

Sedang pada tahun 2013 ini, Jasa Marga telah menyelesaikan pembangunan dua ruas tol baru sepanjang 18,23 km yaitu Jalan Tol Bali Mandara sepanjang 12,7 km yang sudah dioperasikan sejak 23 September 2012, serta Jalan Tol JORR W2 Utara Ruas Kebon Jeruk-Ciledug sepanjang 5,53 km yang saat ini sedang dilakukan uji kelaikan operasi.

Apabila Jalan Tol JORR W2 Utara tersebut sudah dioperasikan, maka secara keseluruhan akan menghubungkan 5 ruas tol yang sudah beroperasi, yaitu Jakarta-Cikampek, Jagorawi, Jakarta-Serpong, Jakarta-Cikampek dan Tol Soediyatmo (Bandara). Dengan beroperasinya JORR W2 Utara ini juga diperkirakan akan mengurangi kepadatan Tol Dalam Kota Jakarta sekitar 30%. Karena kendaraan dari arah Bekasi dan Bogor yang akan menuju Bandara atau Tangerang dan sebaliknya, tak perlu lagi melintas di Tol Dalam Kota Jakarta.

Sedang keberadaan Jalan Tol Bogor Ring Road yang akan beroperasi sampai dengan Kedungbadak pada 2014, diperkirakan akan mengurangi kepadatan kendaraan yang dari arah Yasmin yang akan menuju Jakarta melalui Jagorawi.

Dan Jalan Tol Semarang-Solo Ruas Ungaran-Bawen diharapkan dapat mengurangi kepadatan di jalan arteri yang saat ini sudah semakin meningkat. Keberadaan jalan tol ini juga diprediksi akan mempersingkat waktu tempuh dari Bawen ke Semarang dari sekitar satu sampai dengan dua jam, menjadi tidak lebih dari 30 menit.

Sementara itu, Ruas Gempol-Pasuruan seksi I dan Gempol-Pandaan dibangun untuk menghubungkan tiga wilayah yakni Surabaya, Banyuwangi dan Malang.

Kinerja Perusahaan

Volume lalu lintas transaksi di ruas jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga dan Anak Perusahaannya diproyeksikan hingga akhir tahun 2013 nanti akan mencapai 1,25 miliar kendaraan. Volume kendaraan tersebut di beberapa ruas jumlahnya relatif lebih besar dibandingkan dengan kapasitas standar yang dilayani oleh Jasa Marga.

Adanya kenaikan volume lalu lintas transaksi inimenyebabkan kenaikan pendapatan tol Jasa Marga yang pada akhir tahun 2013 diproyeksikan berkisar Rp 5,68 triliun sehingga total pendapatan usaha Jasa Marga diperkirakan adalah Rp 10,4 triliun termasuk didalamnya pendapatan konstruksi sebesar Rp 4,39 triliun. Sedang pada 2014 nanti, diproyeksikan Jasa Marga akan membukukan pendapatan usaha di luar pendapatan konstruksi sebesar Rp 7 triliun. Peningkatan jumlah pendapatan ini tentu didukung dengan beroperasinya beberapa ruas tol baru di tahun depan.


Adityawarman juga menjelaskan bahwa pada akhir tahun 2013 penyerapan capex konsolidasi diperkirakan mencapai Rp 5,4 triliun. Jasa Marga juga telah berhasil menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tahap I seri S pada Bulan September 2013 dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp 2,1 triliun.

Peningkatan Pelayanan

Dalam hal modernisasi transaksi, pada tahun 2013 ini jumlah Gardu Tol Otomatis (GTO)  sudah beroperasi sebanyak 76 gardu di beberapa gerbang tol, dan pada tahun 2014 direncanakan akan melakukan penambahan gardu GTO menjadi sejumlah 136 gardu.

Dengan adanya penambahan gardu GTO ini, diharapkan mampu meningkatkan penetrasi penggunaan e-toll card. Terbukti di gerbang tol yang dekat dengan pemukiman padat, penggunaan e-Toll Card telah meningkat mencapai lebih dari 20% dari total transaksi seperti pada Gerbang Tol Kamal 4 mencapai 37%, GT Pondok Ranji 24,51%, dan GT Fatmawati 22,34%.

Sedang di bidang pelayanan lalu lintas, sejak tanggal 1 Mei 2012, Jasa Marga telah menerapkan contraflow dari Cawang sampai dengan Semanggimulai jam 07.00 sampai dengan 10.00 WIB. Hal ini dilakukan untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang sering terjadi di wilayah tersebut pada jam sibuk.

Masih di bidang pelayanan lalu lintas, pada tahun 2013 ini Jasa Marga telah melakukan optimalisasi sistem informasi dan komunikasi untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh informasi tentang kondisi lalu lintas terkini di jalan tol.

Akses-akses informasi yang bisa dimanfaatkan oleh pengguna jalan tol dapat diperoleh melalui telepon informasi di Jasa Marga Traffic Information Centre (JMTIC) dengan nomor telepon 021-80880123. Di JMTIC ini sudah dilengkapi monitor pemantau yang terhubung ke 314 CCTV di seluruh ruas tol yang dikelola Jasa Marga baik yang ada di Jabotabek, Bandung, Cirebon, Semarang, Surabaya sampai Medan. Jumlah CCTV ini meningkat 96 unit dari jumlah CCTV yang hanya 238 pada tahun 2012.

Informasi kondisi lalu lintas yang didapat dari CCTV maupun petugas di lapangan disampaikan juga kepada pengguna jalan tol melalui Variable Message Sign (VMS) yang berjumlah 60 unit, dan melalui twitter Jasa Marga (@PTJASAMARGA).

Di bidangkonstruksi, Perseroan telah melakukan kegiatan peningkatan kapasitas jalan (pelebaran) selama tahun 2013 berupa penambahan Lajur Ruas Pasteur – KopoJalur B sepanjang sekitar 8,85 km (KM 127+200 s.d. KM 136+050) di Tol Padalarang-Cileunyi, yang dilanjutkan dengan penambahan kapasitas jalan Lajur Cibinong-Sentul Selatan Jalur A & B (KM 27+500 s.d. KM 37+000) diTolJagorawi.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Dalam menjalankan aktivitasnya, Jasa Marga tidak pernah lepas dari tanggung jawab sosial perusahaan. Di bidang olah raga, Jasa Marga tetap berkomitmen untuk menjadi “Bapak Angkat” dari cabang Renang dengan memberikan bantuan berupa dana binaan atlit. Di tahun 2013 ini, Jasa Marga turut berpartisipasi melakukan pembinaan kepada atlet renang yang saat ini tengah berlaga di arena SEA Games di Myanmar. Selain itu, bersamaan dengan perayaan HUT Jasa Marga yang ke 35 di bulan Maret 2013 lalu, Jasa Marga juga memberikan perhatian kepada para mantan atlet nasional yang berprestasi di laga internasional, dengan memberikan bantuan sebanyak Rp 750 juta.

Sebagai bentuk kepedulian kepada lingkungan hidup Jasa Marga yang bertekad melakukan “penghutanan jalan tol”, sepanjang tahun 2013 telah menanam ± 101 ribu pohon yang tersebar di seluruh wilayah operasional Jasa Marga. Selain itu, Jasa Marga juga aktif dalam melakukan penanaman mangrove di sekitar Tol Bali Mandara. Sebanyak 10 ribu pohon mangrove sudah ditanam Jasa Marga di area tersebut bekerjasama dengan Universitas Udayana Bali.

Kinerja positif dan kepedulian yang ditunjukkan Jasa Marga mengundang berbagai lembaga memberikan penghargaan terhadap kinerja Jasa Marga. Sepanjang 2013 terdapat berbagai macam penghargaan yang diraih Jasa Marga. Beberapa di antaranya adalah Peringkat “Trusted Company“ (untuk kelimakalinya) berdasarkan Survey CGPI (Corporate Governance Perception Index) yang dilaksanakan oleh Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG) bekerjasama dengan Majalah SWA. Selain itu dalam ajang Anugerah BUMN 2013 yang diselenggarakan oleh MajalahBUMN Track,Jasa Marga juga berhasil mendapatkan dua penghargaan untuk Kategori BUMN Infrastruktur Berdaya Saing Terbaik IIIdan Kategori BUMN Terbuka Berdaya Saing Terbaik III di bidang implementasi GCG (Good Corporate Governance).

-----------------------------------------------------------------

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi:

David Wijayatno

Corporate Secretary

Telp. 021 8413526 – 8413630

Fax. 021 87793976

Email. This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

 

Published in Release
Tuesday, 17 December 2013 15:12

Jasa Marga Raih Predikat Trusted Company

Info Tol (17/12): Jasa Marga meraih penghargaan sebagai Trusted Company, pada Indonesia Good Corporate Governance Award 2013 di Ballroom Hotel Intercontinental, Jakarta, Senin (16/12) kemarin. Penghargaa ini diterima langsung oleh Direktur SDM & Umum Jasa Marga, M. Najib Fauzan.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Majalah SWA bersama Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG), Jasa Marga harus bersaing dengan 776 perusahaan yang berasal dari perusahaan publik (emiten), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), dan Lembaga Bisnis Syariah.

Darihasil survei Corporate Governance Perception Index (CGPI) tersebut akhirnya terpilih 42 perusahaan yang menerima penghargaan tersebut.  Direncanakan  CGPI yang akan diselenggarakan pada tahun 2014 mendatang akan mengusung tema “GCG dalam Perspektif Organisasi Pembelajaran”.  qqq (Komper/Foto: Anang)

Published in News
Tuesday, 17 December 2013 14:48

Jasa Marga Raih Predikat Trusted Company

Info Tol (17/12): Jasa Marga meraih penghargaan sebagai Trusted Company, pada Indonesia Good Corporate Governance Award 2013 di Ballroom Hotel Intercontinental, Jakarta, Senin (16/12) kemarin. Penghargaa ini diterima langsung oleh Direktur SDM & Umum Jasa Marga, M. Najib Fauzan.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Majalah SWA bersama Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG), Jasa Marga harus bersaing dengan 776 perusahaan yang berasal dari perusahaan publik (emiten), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), dan Lembaga Bisnis Syariah.

Darihasil survei Corporate Governance Perception Index (CGPI) tersebut akhirnya terpilih 42 perusahaan yang menerima penghargaan tersebut.  Direncanakan  CGPI yang akan diselenggarakan pada tahun 2014 mendatang akan mengusung tema “GCG dalam Perspektif Organisasi Pembelajaran”.  qqq (Komper/Foto: Anang)

Published in News

Info Tol (16/12): Sebagai bentuk komitmen Perusahaan kepada masyarakat yang berada di lingkungan proyek pembangunan Jalan Tol Surabaya-Mojokerto, PT Marga Nujyasumo Agung, salah satu anak perusahaan Jasa Marga, bekerjasama dengan Unit PKBL Kantor Cabang Surabaya-Gempol, serta Rumah Zakat menggelar acara khitanan massal bagi 40 anak di Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik, Selasa lalu (10/12).

Penyelenggaraan khitanan massal ini dilakukan secara bertahap mengingat padatnya kegiatan di kecamatan terkait dan juga kesiapan para peserta khitan massal tersebut. Rencananya, pelaksanaan khitanan massal selanjutnya akan dilakukan di Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto dan Kecamatan Wringin Anom Kabupaten Gresik pada minggu ke-3 di bulan Desember 2013.

Diharapkan kegiatan sosial ini dapat bermanfaat dan mempunyai nilai lebih bagi masyarakat khususnya yang berdomisili di lingkungan proyek pembangunan Jalan Tol Surabaya-Mojokerto. Kegiatan seperti ini akan dijadikan kegiatan rutin dan terus ditingkatkan frekuensinya dari tahun ke tahun sebagai wujud komitmen pelayanan Perusahaan kepada masyarakat sekitar. qqq(Sri Urini-MNA, edited by Komper)

Published in News

Dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengguna Jalan, Jasa Marga akan melakukan upaya rekayasa lalu lintas yang dilakukan bekerjasama dengan pihak Kepolisian. Diantaranya dengan penutupan beberapa off ramp (pintu keluar) di ruas Jalan tol dalam Kota yang sangat padat pada jam tertentu.

rekayasa yang dilakukan adalah penutipan off ramp Rs Dharmais, Off Ramp Tegal Parang dan Off Ramp Pancoran. Penutupan dilakukan mulai pukul 08.00 hingga pukul 10.00 pagi. sementara itu rekayasa lainnya adalah penutupan Gerbang Tol Semanggi 1 pada pukul 16.00 hingga pukul 20.00 malam.

Upaya ini juga merupakan antisipasi sehubungan dengan akan berpindahnya beberapa penerbangan komersial dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Halim Perdana Kusuma.

untuk informasi selengkapnya klik disini

 

Published in News

Press Release Nomor : 19/2013, 12  Desember 2013

Mulai 16 Desember 2013

Uji Coba Penutupan GT Semanggi 1

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. terus berupaya melakukan peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan tol, khususnya di ruas Tol Dalam Kota yang beban lalulintas sangat padat. Kepadatan di Tol Dalam Kota Jakarta ini sudah terjadi setiap hari, seperti yang terjadi menjelang pintu keluar ke arah Pancoran dan Tegal Parang yang setiap pagi antriannya sampai dengan Cawang bahkan lebih. Begitu juga kemacetan di sekitar jembatan semanggi ke arah Cawang yang setiap sore terjadi.

Kepadatan yang terjadi di sekitar Jembatan Semanggi ini karena adanya crossing menjelang masuk Mall Plaza Semanggi, halte bus Semanggi, terjadinya serta antrian kendaraan yang akan masuk tol di Gerbang Tol Semanggi 1. Selain itu adanya pemberlakuan sterilisasi jalur  busway sepanjang Ruas Cawang sampai dengan Grogol yang berakibat meningkatnya kepadatan kendaraan di jalan non tol dari MT Haryono, Gatot Subroto dan S. Parman. Hal ini mengakibatkan kendaraan dari jalan tol kesulitan untuk keluar ke jalan non tol pada peak hour seperti di Off Ramp Bukopin, Tegal Parang, Polda dan di depan RS Dharmais.

Untuk mengurangi kemacetan di daerah Semanggi di sore hari, Jasa Marga bekerjasama dengan Polda Metro Jaya akan melakukan uji coba penutupan Gerbang Tol Semanggi 1 pada pukul 16.00  s.d. 20.00 WIB setiap hari kerja.

Pada saat dilakukan penutupan Gerbang Tol Semanggi 1, maka kendaraan yang akan masuk ke arah Cawang, akan masuk tol melalui Gerbang Tol Semanggi 2. Untuk mengantisipasi lonjakan antrian di Gerbang Tol Semanggi 2, Jasa Marga menyiapkan 12 Petugas Jemput Transaksi (PUTRA). Sedang untuk mengatasi kepadatan antrian di GT Senayan, Jasa Marga juga sudah menambah 4 orang Petugas Jemput Transaksi di Gerbang Tol Senayan. Dalam

Disamping itu, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas antara Cawang sampai dengan Kuningan, juga akan dilakukan uji coba penutupan Off Ramp (lajur keluar) ke arah Pancoran (depan Bukopin) dan lajur keluar Tegal Parang (yang menuju ke arah Kuningan) pada pukul 08.00 WIB – 10.00 WIB.

Selain itu, untuk mengatasi kepadatan lalu lintas di sekitar Tomang, juga akan dilakukan uji coba penutupan off ramp di depan RS Dharmais pada pukul 08.00 WIB – 10.00 WIB. Seluruh uji coba ini akan dilakukan mulai tanggal 16 Desember 2013.

Dengan demikian, ketika off ramp ke arah Pancoran dan Kuningan ditutup setiap pukul 08.00 – 10.00 (hari kerja), kendaraan dari arah Jagorawi, Jakarta-Cikampek dan Tol Tanjung Priok, yang akan menuju Pancoran atau Kuningan, harus keluar ke arah Cawang/UKI untuk kemudian lewat jalan non tol. Atau bisa juga keluar di Gerbang Tol Semanggi, kemudian putar balik ke arah Kuningan/Pancoran di bawah Jembatan Semanggi.

Pada waktu yang sama, kendaraan dari arah Pluit yang akan menuju Slipi, harus keluar di off ramp Jelambar kemudian melewati jalan non tol ke arah Slipi. Atau keluar di off ramp Taman Ria, kemudian putar balik di Jembatan Taman Ria (Senayan), kemudian ke arah Slipi.

Berbagai upaya rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh pihak Kepolisian dan Jasa Marga ini, juga sebagai upaya antisipasi sehubungan dengan akan berpindahnya beberapa penerbangan komersial dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Halim Perdana Kusuma.

Upaya di Tol Dalam Kota

Upaya untuk mengatasi kepadatan Tol Dalam Kota ini bukan yang pertama dilakukan Jasa Marga yang bekerjasama dengan pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan DKI. Ada beberapa upaya sebelumnya yang sudah dilakukan, diantaranya adalah dengan diberlakukannya larangan truk untuk melewati jalan tol Dalam Kota dari Cawang sampai dengan Pluit mulai pukul 05.00 WIB – 22.00 WIB, yakni dengan diberlakukannya Kepmen Perhubungan No 62 Tahun 2011 tanggal 20 Juni 2011.

Selain itu, Jasa Marga juga telah menerapkan system contra flow mulai tanggal 1 Mei 2012 dari mulai KM 1+700 Cawang (dekat Indo Mobil) sampai dengan 8+100 (Semanggi) mulai pukul 06.00 – 09.30. Sedang contra flow dari arah sebaliknya (Tomang-Senayan) mulai KM 13+550 s.d. 9+650, dioperasikan setiap pukul 07.00 – 10.00 setiap hari kerja mulai tanggal 1 April 2013.

 

Keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi:

David Wijayatno

Sekretaris Perusahaan

Telp. 021 8413526 – 8413630

Fax. 021 87793976

Email. This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

 

 

Published in Release
Monday, 09 December 2013 13:29

Jelang Operasi, BPJT Kunjungi JORR W2 N

Info Tol (9/12): Dalam rangka persiapan pengoperasian JORR W2 Utara, Tim BPJT melakukan site visit ke proyek tersebut pada Rabu (4/12) lalu.

Tim BPJT yang didampingi oleh didampingi oleh Manajemen PT JLJ serta Mananajemen PT Marga Llingkar Jakarta (MLJ), melakukan evaluasi atas seluruh infrastruktur baik jalan, jembatan, gerbang dan sarana pendukung peralatan tol lainnya.

JORR W2 Utara menurut rencana akan segera diresmikan pada pertengahan bulan Desember 2013. Jalan tol yang menghubungkan ruas tol JORR, ruas W1 dan ruas Jakarta-Tangerang ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang terjadi di jalan tol dalam kota secara signifikan. Dengan di operasikan jalan tol ini akan membantu akses pengguna jalan yang akan menuju Bandara Soekarno-Hatta maupun ke daerah Merak secara efisien dan tepat waktu.

Jalan tol yang mempunyai panjang sekitar 7,9 kilometer dari Kebun Jeruk hingga Ulujami ini dibagi ke dalam 4 paket pembangunan. Paket I, meliputi Kebon Jeruk-Meruya, paket II, meliputi Meruya-Joglo, paket III, Joglo-Ciledug telah menyelesaikan pembangunannya. Sementara untuk paket IV Ciledug-Ulujami sedang dalam proses penyelesaian. ****(Wijaya-JLJ, edited by Komper)

Published in News

Info Tol (6/12): Jasa Marga kembali meraih dua  penghargaan pada acara BUMN Award 2013, yaitu kategori BUMN Infrastruktur Berdaya Saing Terbaik dan Implementasi GCG BUMN Terbuka Berdaya Saing Terbaik versi BUMN Track.  Penghargaan tersebut, diterima langsung oleh Direktur SDM & Umum M. Najib Fauzan dan Direktur Keuangan Reynaldi Hermansjah, di Hotel Grand Melia, Jakarta, Kamis malam (5/12).

Menurut Pemimpin Redaksi BUMN Track, Hadi Djuraid, majalah BUMN Track menyelenggarakan sudah empat kali menyelenggarakan Anugerah BUMN sebagai ajang bagi BUMN untuk unjuk kinerja, Menurutnya, anugerah BUMN tahun 2013 ini mengedepankan daya saing sebagai tema sekaligus tolak ukur penilaian serta mendorong dan merangsang BUMN untuk terus meningkatkan daya saing pada  organisasi, budaya kerja dan bisnis.

Penghargaan BUMN Berdaya Saing Terbaik ini terbagi atas 12 kategori yakni ; Agroindustri, Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jasa Keuangan, Jasa Non, Infrastruktur, Logistik, Manufaktur, Pelayanan Pelanggan, Pelayanan Publik, Produk Berdaya saing Global Terbaik, Implementasi GCG BUMN terbuka, Implementasi GCG BUMN non terbuka, dan BUMN ESDM Terbaik.

Best CEO

Sementara itu, sebelumnya Jasa Marga juga menerima penghargaan menerima penghargaan sebagai Best CEO Commitment on Human Capital Management dan Best of Human Capital Initiative (Career Management) di ajang Indonesia Human Capital Study (IHCS) 2013, di Hotel Ritz Carlton, Kamis siang (5/12).

Ajang IHCS merupakan acara yang diusung Dunamis  Human Capital bekerjasama dengan Majalah Business Review untuk mengukur keefektivitasan peng-elolaan Human Capital yang diterapkan di berbagai perusahaan di Indonesia. IHCS juga menghasilkan Human Capital Index Norm yang dapat menjadi tolak ukur keberhasilan penerapan Human Capital perusahaan. qqq(Komper/Foto: Anang)

Published in News

Info Tol (29/11): Penyesuaian tarif tol ruas Dalam Kota (Cawang-Tomang-Grogol-Pluit dan Cawang-Tanjung Priok-Ancol-Jembatan Tiga Pluit) akan berlaku pada 5 Desember mendatang tepat pukul 00.00 WIB.  Penyesuaian tarif tersebut didasari oleh Surat Keputusan (SK) Menteri Pekerjaan Umum nomor 490/KPTS/M/2013 Tentang Penyesuaian Tarif Tol ruas Dalam Kota Jakarta, tanggal 28 November 2013. Dalam SK tersebut, tarif baru golongan I adalah Rp 8.000.

Pengumuman penyesuaian tarif tol ini disampaikan oleh Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Danis. H. Sumadilaga, dalam acara Sosialisasi Kenaikan Tarif Tol dalam Kota yang digelar di Kantor Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta, Jumat (29/11) pagi. Sosialisasi tersebut juga dihadiri Direktur Operasi Jasa Marga Hasanudin, Corporate Secretary David Wijayatno, dan Direktur Keuangan CMNP Indrawan Soemantri.

Menurut Danis, pemenuhan SPM menjadi aspek penting dalam menetapkan penyesuaian tarif tol. Dengan alasan tersebut, Jalan Tol Dalam Kota dengan panjang 50,6 Km mengalami penundaan penyesuaian tarif  yang seharusnya bersamaan dengan 13 ruas tol lainnya pada 11 Oktober lalu.

Danis juga menambahkan SK Menteri PU tersebut dikeluarkan setelah Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) selaku regulator pengelolaan jalan tol di Indonesia menilai pihak operator jalan tol Dalam Kota telah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Untuk Selanjutnya, pihak Jasa Marga dan Citra Marga Nusaphala Persada selaku operator jalan tol Dalam Kota, diwajibkan melakukan sosialisasi penyesuaian tarif tol dalam waktu tujuh hari setelah ditandatangani SK Menteri PU tersebut. Sosialisasi antara lain, mencakup besarnya tarif tol sesuai asal tujuan dan jenis golongan kendaraan.

Penyesuaian tarif tol yang berlaku setiap dua tahun sekali telah diatur dalam UU No. 38 tahun 2004 tentang Jalan, serta Peraturan Pemerintah No. 15 tahun 2005 tentang jalan tol yang kemudian diubah dengan PP No.43 tahun 2013. Regulasi tersebut menyebutkan evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh inflasi. qqq(Komper)

Published in News

Info Tol (27/11) : Dalam rangka rencana Pembangunan jembatan tol penghubung antara Penajam Paser Utara (PPU) dengan Balikpapan, Kalimantan Timur, rombongan Bupati PPU mengunjungi Jasa Marga,untuk melakukan kunjungan kerja sekaligus studi banding,

Rombongan  yang dipimpin oleh Bupati PPU Yusran, diterima langsung oleh Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Abdul Hadi dan VP Toll Road Business Development Dedi Krisnariawan di Kantor Pusat Jasa Marga, Taman Mini, Jakarta Rabu (27/11) tadi.

Menurut Yusran kunjungan kerja komparatif ke Jasa Marga ini ditujukan agar apa yang direncanakan dalam pembangunan jembatan tol tersebut berjalan maksimal dan dapat meningkatkan kemajuan ekonomi PPU, Balikpapan,  dan Kaltim pada umumnya. “Kami harapkan dengan adanya kunjungan ini, semua nantinya bisa duduk bersama, baik pemerintah Balikpapan, PPU, Provinsi Kaltim,  membicarakan langkah ke depan, karena ini membawa manfaat bagi semua nantinya,“ kata Yusran.

Sementara itu, Abdul Hadi, menjelaskan bahwa pembangunan jalan tol bukan hal yang mudah, apabila terkendala kesulitan masalah finansial. Hal tersebut diperkuat Dedi Krisnariawan, yang mengatakan kebanyakan jalan tol di luar Pulau Jawa tidak layak secara finansial, maka diperlukan dukungan dari Pemerintah.

Kedepannya Pemkab PPU akan segera melakukan studi kelayakan dan AMDAL untuk rencana pembangunan jembatan tol tersebut. Pemkab PPU juga meminta Jasa Marga untuk menjadi adviso dalam penyusunan studi kelayakan tersebut.

Sebelumnya rombongan Bupati PPU yang diiringi oleh Ketua DPRD PPU, Walikota Balikpapan, Ketua DPRD Kota Balikpapan, Kepala Bappeda PPU, Kepala Bappeda Balikpapan, dan pejabat terkait lainnya, menyempatkan mengunjungi PT Jasamarga Bali Tol untuk mempelajari bagaimana pembiayaan hingga pembangunan Jalan Tol Bali Mandara terwujud qqq(Komper)

Published in News
<< Start < Prev 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Next > End >>
Page 23 of 69

Disclaimer :

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. would like to welcome you to its Website. By viewing this Website, you hereby acknowledge that you have read and accepted the following disclaimers.

Website Disclaimer for PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Information
All information provided in this Website is based on information supplied by PT Jasa Marga (Persero) Tbk (Jasa Marga) and other sources, and is intended only as an introduction and guide to Jasa Marga’s business and its range of available products and services. Even though Jasa Marga uses its best judgment to compile information available from or on its Website from reliable sources, by merely providing access to its Website content, Jasa Marga does not warrant or represent that:

  • The content is accurate or complete;
  • The content is up-to-date;
  • Jasa Marga has a duty to update any content
  • Any projections, predictions, forecasts or other forward-looking statements relating to Jasa Marga’s performance will be realized or achieved
  • The content is free from technical inaccuracies or typographical errors;
  • The content is free from changes caused by third parties; and
  • Your access to Jasa Marga’s Website will be free from interruptions, errors, computer viruses or other harmful components.

Jasa Marga does not accept any liability for any loss or damage, which may, either directly or indirectly, result from any advice, opinion, information, representation or omission, whether negligent or otherwise, contained on this Website, including direct or indirect, special, incidental or consequential damages. In other words, you use Jasa Marga’s Website at your own risk. Jasa Marga reserves the right to amend or supplement the information supplied without prior notice. While Jasa Marga believes the material disclosed is accurate as of the date posted, and may post new information from time to time, Jasa Marga does not assume any obligation to update or correct such information and explicitly disclaims any duty to do so. While every endeavour has been made to supply accurate information, errors and omissions may occur and Jasa Marga in no way guarantees that the information available on this Website is complete, accurate or up-to-date in all cases.

Links
No information contained in any linked site has been prepared or provided by Jasa Marga. Jasa Marga shall not be responsible for, and makes no representations or warranties concerning, the contents, completeness or accuracy of any linked site or any link contained in a linked site to which this Website may refer either directly or indirectly. Jasa Marga does not assume any obligation to update or correct information contained in a linked site or any link contained in a linked site to which this Website may refer either directly or indirectly and explicitly disclaims any duty to do so. Jasa Marga provides links to you only as a convenience, and the inclusion of any link does not imply endorsement, investigation, verification, and any aid in the preparation or approval by Jasa Marga of any information or statement contained in any such linked site. It also does not mean that Jasa Marga is affiliated with the third party website’s owners or sponsors. Jasa Marga reserves the right to terminate a link to a third party website at any time.


In most cases, Jasa Marga is not aware that a third party has linked to its Website. If a third party links to Jasa Marga’s Website, it is not necessarily an indication of an endorsement, authorization, sponsorship, affiliation, joint venture or partnership by or with Jasa Marga. A website that links to Jasa Marga’s Website:

  • May not replicate Jasa Marga’s content;
  • Should not create a browser, boarder environment or frame Jasa Marga’s content;
  • Should not imply that Jasa Marga is endorsing it or its products;
  • Should not misrepresent its relationship with Jasa Marga;
  • Should not present false information about Jasa Marga’s products or services; and
  • Should not contain content that could be construed as distasteful, offensive or controversial and should contain only content that is appropriate for all age groups.

Press releases
Jasa Marga’s Website contains press releases about Jasa Marga and developments concerning Jasa Marga’s business. While press releases were believed to be accurate as of the date prepared and publicly disseminated, Jasa Marga disclaims any duty or obligation to update the information contained in any press release. Information about companies other that Jasa Marga in press releases should not be relied upon as being provided or endorsed by Jasa Marga.

Disclosure regarding forward-looking statements
Many of the statements included on this Website or documents accessible from this Website, include forward-looking statements. All statements, other than statements of historical facts, including, among others, statements regarding the description of Jasa Marga’s future financial position and operations, plans, strategies, objectives, capital expenditures, projected costs and anticipated cost savings and financing plans, as well as projected levels of growth, are forward-looking statements. Forward-looking statements can generally be identified by the use of terminology such as “may”, “will”, “expect”, “intend”, “plan”, “project”, “estimate”, “anticipate”, “believe”, “hope”, “can”, “is designed to” or similar phrases. Although the absence of such words does not necessarily mean that a statement is not forward-looking.

Jasa Marga cautions you not to place undue reliance on these forward-looking statements. Jasa Marga does not undertake any obligation to publicly release any revisions to any forward-looking statements to reflect the occurrence of unanticipated events after the date on which such statements are made. New factors emerge from time to time, and it is not possible for Jasa Marga to predict all of such factors, nor can it assess the effect of each such factor on Jasa Marga’s business or the extent to which any factor, or combination of factors, may cause actual results or outcomes to differ materially from those indicated by such forward-looking statements. All written and oral forward-looking statements attributable to Jasa Marga or persons acting on Jasa Marga’s behalf are qualified in their entirety by these cautionary statements.

Intellectual Property
Jasa Marga owns all copyright and all other intellectual property rights in and to this Website. Everything on this Website is copyrighted unless otherwise noted by Jasa Marga. Jasa Marga welcomes the use of this Website for your non-commercial use only. You should not copy or display for redistribution to third parties or for commercial purposes any portion of this Website without Jasa Marga’s express written permission.

Viruses
Jasa Marga accepts no liability whatsoever arising from the transfer of viruses or the unlawful tampering with the contents of this Website.

Jurisdiction
This Website is governed by, and is to be interpreted in accordance with, the laws of the Republic of Indonesia.