Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas
Search results for:

Foto Kiri : kegiatan Penanaman 670 Pohon oleh Karyawan Jasa Marga Cabang Semarang, dipimpin langsung oleh Kepala Cabang, Sari Purnawarman. Foto kanan : Kegiatan pengobatan gratis bagi masyarakat di desa Derekan Semarang

Info Tol (25/2): Cabang Semarang menggelar kembali kegiatan penanaman pohon di  daerah Lingkar Jangli KM 9+400 Seksi B  Jalan Tol Semarang dengan menanam 300 pohon mahoni, 300 pohon sengon, dan 70 pohon bougenvile, Jumat (22/2) lalu.

Kegiatan penanaman pohon tersebut diikuti  150 karyawan, serta mitra kerja Jasa Marga Cabang semarang. Menurut Kepala Cabang Semarang,  Sari Purnawarman, program penanaman  pohon ini setiap tahun ini dilakukan untuk mewujudkan lingkungan yang harmonis, dan dapat menjaga serta meningkatkan kelestarian lingkungan jalan tol. Lebih lanjut Sari menjelaskan  bahwa program ini sebagai bentuk dukungan program penanaman satu juta pohon yang telah dicanangkan pemerintah guna mencegah pemanasan global yang kian mengancam bumi. Selain itu selaras dengan program penghutanan yang telah dilaksanakan Jasa Marga,

Penyuluhan Kesehatan di  Derekan

Sementara beberapa waktu sebelumnya,  Jasa Marga Cabang Semarang bekerjasama dengan PT Trans Marga Jateng kembali melakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis di Desa Derekan, Kabupaten Semarang, Rabu (20/2) lalu. Dengan mengerahkan lima orang dokter dan paramedis dari Puskesmas Bawen dan Bergas, kegiatan ini melibatkan 500 warga yang ingin memeriksakan kesehatannya. Beriringan dengan kegiatan ini juga dilaksanakan penyuluhan kesehatan oleh Ahli Kesehatan, Herlin Widi Astuti dengan tema “Menjaga Kesehatan dengan Cara Hidup Bersih “

Kepala Cabang Semarang, Sari Purnawarman mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari Program Bina Lingkungan dan sebagai bentuk kepedulian Jasa Marga terhadap masyarakat yang berada di sekitar jalan tol.

Sementara itu, Arie Irianto, Kepala Divisi Teknik TMJ berharap kegiatan ini dapat bermanfaat serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Dari hasil pemeriksaan,  rata-rata  warga  mengeluhkan infeksi saluran pernapasan, penyakit kulit, dan penyakit degeneratif.

Salah satu warga Derekan, mengucapkan terima kasih dan  siap mendukung proyek tol Ungaran Bawen agar berjalan lancar.  “Pembangunan jalan tol ini dapat meningkat kan sosial  ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Acara yang dilakukan di cabang Semarang ini merupakan bagian dalam rangka memperingati HUT ke-35 tahun Jasa Marga, dan juga dilaksanakan di berbagai Cabang jasa Marga Se-Indonesia (Budi GestSemarang, edited by Komper)

Published in News

Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman, didampingi Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Abdul Hadi Hs., serta Direksi dan Komisaris MLJ, tengah mengadakan pertemuan dengan Gubernur DKI, Jokowo, di Balai Kota, guna mentuntaskan masalah JORR w2. (foto : anang)

Info Tol (25/2): Di tengah kesibukannya yang luar biasa dalam mengurusi Kota Jakarta, kali  ini perhatian Gubernur Jokowi tertuju untuk mengetahui permasalahan Jalan Tol JORR W2 yang hampir rampung.

Pertemuan  yang berlangsung di Balai Kota pada Jumat, (22/2) dihadiri oleh Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda Provinsi DKI Jakarta,  Dinas PU, Dinas Tata Ruang, Direktur Utama Jasa Marga, Komisaris MLJ, Direktur Utama MLJ dan Direksi PT Jakarta Marga Jaya (BUMD Provinsi DKI Jakarta).

Pertemuan tersebut berlangsung singkat, namun sangat berarti bagi sebuah upaya untuk dapat menyelesaikan proyek yang saat ini masih terkendala oleh lahan.

Masyarakat tengah menunggu  Jalan Tol JORR W2 dapat segera dioperasikan. “Kalau dalam satu bulan ini belum selesai saya akan turun”. Demikian ungkapan yang disampaikan Gubernur Jokowi menutup pertemuan.

Adityawarman, Direktur Utama Jasa Marga mengungkapkan  masih ada beberapa bidang yang belum selesai pada pembangunan proyek Jalan Tol JORR W2. “Hal ini sangat menghambat seluruh pergerakan lalu lintas dari timur ke barat  atau sebaliknya yang semakin hari semakin padat,” tutur Adit. Bila proyek  sepanjang 7,7 km ini selesai, maka akan mampu mengurangi kepadatan  di Tol Dalam Kota hingga 30 %.

Sementara itu, Sonhadji Direktur Utama PT Marga Lingkar tetap optimis ruas tol JORR W2 sampai dengan Ciledug dapat dioperasikan pada tahun 2013 ini.  (Sumber: Zuhdi SaragihPOM/Foto: Anang)

Published in News

Jasamarga.com (25/2) : Meski pengerjaan fisik belum sepenuhnya dimulai, namun PT Transmarga Jatim Pasuruan (TJP) sudah menyiapkan 1000 pohon trembesi untuk program penghijauan nanti. Rencananya pohon-pohon itu akan ditanam di sepanjang ruas Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 pada awal bulan Desember nanti. Untuk sementara, seribu trembesi tersebut dititipkan pada sebuah nursery di Desa Sekarputih, Kecamatan Puri, Mojokerto.

Seribu trembesi yang diharapkan bisa mengurangi polusi di jalan tol tersebut didapat dari sumbangan para donatur yang hadir pada acara Penandatanganan Kontrak Pembangunan Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi I awal Desember lalu.

“Mereka (donatur, red) menyumbang uang, kita yang membelikan pohonnya,” ujar Hengki Herwanto, Direktur Utama TJP, kepada Info Tol. Bakal trembesi yang sekarang dititipkan pada nursery tersebut harganya 10 ribu per pohon. Tingginya sekitar 70 cm. Pada awal Desember nanti, pada waktu akan ditanam, diharapkan pohon trembesi sudah mencapai 2 meter, dan sudah mencapai titik aman. Titik aman yang dimaksud adalah tanaman tidak mudah mati.

Program Penghutanan Jalan Tol Gempol-Pasuruan adalah salah upaya mengurangi dampak karbon yang harus dikelola dengan cermat. Dan karena sudah menjadi salah satu missi  TJP untuk mengelola jalan tol yang ramah lingkungan, maka penghutanan jalan tol tidak harus menunggu jalan tol jadi dan beroperasi, namun bisa dilaksanakan berbarengan agar bisa dinikmati hasilnya pada saat jalan tol beroperasi nanti.

Diharapkan pada Desember 2013 nanti saat pengerjaan fisik jalan tol sudah berjalan 70 %, ketinggian  trembesi sudah mencapai 2 meter. (Roedi Poerwanto-PT Transmarga Jatim Pasuruan)

Published in News

Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Abdul Hadi Hs., tengah menjelaskan progres proyek jalan tol di Jawa Tmur kepada Menteri PU< Djoko Kirmanto (Foto : PT TJP

Jasamarga.com (20/2) : Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto berjanji membantu pembebasan tanah pada proyek-proyek jalan tol yang ada di Jawa Timur. Hal itu dia sampaikan kemarin (19/02) di Bunderan Gempol dalam rangka kunjungan ke proyek jalan tol yang ada di Jawa Timur. Dalam kunjungan itu, Menteri Djoko Kirmanto didampingi Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Abdul Hadi.

“Untuk permasalahan tanah wakaf yang belum tuntas (belum berhasil dibebaskan, red), saya akan kirim surat ke Menteri Agama,” ujar Djoko Kirmanto.  Sedang tanah-tanah yang belum tercapai kesepakatan harga dan sudah dikonsinyasi, Djoko menginstruksikan untuk segera dilakukan eksekusi.  Djoko Kirmanto juga meminta Tim Pembebasan Tanah (TPT) untuk menyurati Panitia Pembebasan Tanah (P2T)  agar segera bisa ditindaklanjuti.

Respon Menteri  PU tersebut dilakukan saat menanggapi paparan para Direktur Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Kelompok Usaha Jasa Marga yang ada di Jawa Timur. Di antaranya PT Margabumi Adhika Raya (Gempol-Pandaan), PT Transmarga Jatim Pasuruan (Gempol-Pasuruan), dan Proyek Relokasi Jalan Tol Porong-Gempol. Pada intinya masalah yang dihadapi hampir sama, pengerjaan konstruksi sudah berjalan, namun tanah belum sepenuhnya bebas 100%.

Bahkan khusus PT Transmarga Jatim Pasuruan (TJP), sampai saat ini masih harus menunggu turunnya SPMK (Surat Perintah Mulai Kerja, red) dari Badan Pengatur Jalan Tol  (BPJT).  Menurut Direktur Utama PT TJP, Hengki Herwanto Pihak Bank Sindikasi sudah tidak ada masalah. “Kita tinggal tunggu SPMK dari BPJT. Diharapkan dalam bulan ini sudah bisa terbit,” cetus Hengki di hadapan Menteri PU, Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Konsultan dan Kontraktor, serta hadirin yang lainnya.

Usai mendengar paparan dari masing-masing Direktur  BUJT, Menteri PU didampingi Direktur PU Jasa Marga dan para Direktur BUJT di Jawa Timur langsung meninjau langsung ke lapangan. (Roedi Poerwanto-PT Transmarga Jatim Pasuruan)

Published in News

Info Tol (14/2): Cabang Semarang bekerjasama dengan PT Trans Marga Jateng mengadakan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan warga di Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (6/2). Kegiatan yang melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Bawen dan Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang dan menyedot sekira 500 pengunjung.

Kabag SDM & Umum Cabang Semarang Djutiswanto mengatakan kegiatan ini merupakan paket kedua dimana paket pertama telah dilaksanakan di Desa Lemah Ireng pada 30 Januari silam. Desa Kandangan merupakan salah satu wilayah yang terkena proyek Jalan Tol Semarang – Solo sehingga hal ini dilakukan sebagai wujud dari kepedulian Jasa Marga. Kasubbag PU & PKBL Agus Susyanto menambahkan kegiatan peduli lingkungan ini difokuskan bagi warga yang berdomisili di sekitar jalan tol, seperti warga Kandangan yang tinggal dalam radius tol Ungaran– Bawen.

Sementara itu, menurut Kepala Divisi Teknik dan Operasi PT Trans Marga Jateng Arie Irianto, program bina lingkungan dapat memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat. “Kegiatan sosial ini kami fokuskan di lima titik, sebelumnya sudah berlangsung di Desa Lemah Ireng, berikutnya akan digelar di Desa Klepu, Desa Derekan dan Desa Wringin Putih,” jelas Arie.

Salah seorang warga mengungkapkan kegembiraannya usai melakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis, karena panitia juga memberikan bingkisan berupa perlengkapan kebersihan. qqq (Budi gest-Semarang, edited by Komper)

Published in News
Thursday, 14 February 2013 12:12

Alih Fungsi Lahan Picu Longsor di Cipularang

Info Tol (13/2): Longsornya tebing di KM 100 Tol Cipularang arah Bandung menuju Jakarta, kemarin (12/2) tidak semata-mata karena curah hujan tinggi, namun diperkirakan di atas tebing kondisi lahan sekira 50-100 meter tanaman banyak yang ditebang oleh penduduk sekitar.

Akibatnya, menurut Kepala Cabang Purbaleunyi Christantio Prihambodo, kondisi tanah tampak gundul. Lahan yang gundul itu cukup luas dan telah diganti oleh warga dengan ditanami tumbuhan seperti singkong. Alih fungsi lahan inilah yang diduga ikut berdampak pada longsornya tebing.

Longsoran tanah menutup seluruh badan jalan di jalur B dan lajur cepat di jalur A (arah Bandung), sehingga hanya satu lajur yang dapat dilalui kendaraan. Sementara itu, di jalur B sama sekali tidak dapat dilalui kendaraan, sehingga kendaraan yang menuju ke Jakarta diarahkan keluar melalui pintu tol Padalarang dan Cikamuning.

Christantio mengatakan longsor yang terjadi pukul 18.45 WIB di KM 100 jalur B tersebut menutup dua lajur dan satu lajur cepat di jalur A. Tinggi tanah longsoran mencapai tiga meter dengan panjang 55 meter. Atau sekira 2000 m3 tanah longsor menutup badan jalan.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya bergerak cepat untuk membersihkan jalan agar lalu lintas kendaraan dapat berjalan normal. “Alat berat yang terdiri dari 7 dump truk, 2 truk tronton, 4 eskavator, dan 1 buldoser kami kerahkan untuk membersihkan jalan,” jelasnya. Christantio menambahkan alat- alat manual seperti bambu dan sekop juga digunakan untuk menangani longsor.Ruas jalan tol Cipularang sepanjang KM 80–100 merupakan daerah rawan longsor. Beberapa kejadian longsor pernah terjadi di ruas jalan tersebut seperti di KM 84; 92+400; 96+800; dan 98+400.

Mengingat masih tingginya curah hujan hingga akhir Maret 2013, dikhawatirkan akan mengakibatkan longsor susulan di sepanjang ruas tol Cipularang. Untuk itu kepada pengguna jalan baik dari Jakarta menuju Bandung maupun sebaliknya diimbau berhati-hati saat melintasi tol Cipularang.

Bagi masyarakat yang ingin memantau kondisi terakhir di Jalan Tol Cipularang, dapat mengakses www.jasamargalive.com qqq (Komper/Foto: Wasta Gunadi)

Published in News

Jasamarga.com (7/2) : Jalan tol Jakarta-Cikampek tetap lancar walaupun ada aksi unjuk rasa buruh yang melalui Jalan ini, tegas Kepala Cabang Jakarta–Cikampek Yudhi Krisyunoro, dia juga menambahkan bahwa tim manajemen Lalu Lintas Cabang Jakarta-Cikampek telah mempersiapkan serta mengantisipasi hal-hal sekecil apapun yang dapat menyebabkan gangguan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Ribuan Buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal  Indonesia ( FSPMI) berasal dari Karawang Timur, Karawang Barat, Cikarang Barat, dan Cibitung yang melakukan unjuk rasa di Jakarta Rabu (6/2) kemarin bergerak melalui melalui Jalan Tol Jakarta – Cikampek dengan menggunkan kurang lebih 350 kendaraan.  Rombongan buruh tersebut terkonsentrasi di wilayah Tempat Istirahat KM 42 B  yang juga merupakan tempat berkumpul peserta dari Karawang dan Bandung.

Menanggapi hal tersebut  Cabang Jakarta-Cikampek menempatkan 700 anggota brimob beserta Kepolisian lalu lintas dititik berkumpulnya para pendemo tersebut.  Sementara di titik-titik tertentu ditempatkan Petugas Keamanan dan Ketertiban yang didukung oleh pelayanan lalulintas, hal ini dilakukan agar pengunjuk rasa yang melintas dijalan tol dapat berjalan lancar lancar dan aman serta tidak menggangu aktivitas para pengguna jasa  jalan tol lainnya.

Selain penanganan petugas pengamanan, tim pengaturan lalu lintas Jakarta–Cikampek juga telah menempatkan para petugas rambu, hal ini dilakukan  agar pengunan jalan tol  dapat mendapatkan informasi yang jelas sehingga perjalanannya dapat berjalan dengan lancar.****eka-humas-jakpek

Published in News

Info Tol (31/1): Cabang Jakarta- Cikampek terus melakukan aktifitas penanganan bencana baik pada saat bencana banjir datang maupun setelah banjir berlalu. Kemarin (30/1) tim tanggap darurat bencana menyalurkan bantuan di sekitar jalan tol Jakarta- Cikampek tepatnya di KM 14 A/B dan di DesaPoponjolkaler, Kabupaten Karawang.

Tim tanggap darurat bencana alam Jakarta-Cikampek yang di ketuai oleh Bambang Irawan yang juga selaku Kepala Bagian SDM & Umum mengutarakan bahwa tim tanggap darurat bencana terus melakukan pemberi bantuan yang benar-benar di perlukan. ”Kami terus berkomitmen untuk peduli terhadap lingkungan dan bantuan yang kita salurkan ini merupakan program CSR dari Jasa Marga Kantor Pusat.

Sebelumnya, pada Kamis (24/1) juga telah memberikan bantuan di seputar jalan tol Jakarta-Cikampek pada KM 41 jalur A dan B, dimana sekira 200 warga kita berikan bantuan berupa makanan, mendirikan tenda,dan baju layak pakai. Selain itu juga memberikan bantuan di salah satu sekolah, yakni SDN Pasirranji 03, Kampung Perunglesang, Cikarang Pusat.

Melihat kondisi yang sangat memprihatinkan, tim tanggap darurat membantu mulai dari memberihkan lokasi ruang belajar, membuat jalan baru dengan pavling block untuk menuju sekolah. Selain itu juga memberikan bantuan, seperti seragam sekolah layak pakai, alat tulis, buku pelajaran, white board, jam dinding, dan uang tunai guna untuk merapihkan secara keseluruhan. Pemberian bantuan diterima langsung oleh Kepala Sekolah SDN Pasirranji 03 Jarkasih dan disaksikan oleh Kasta selaku Komite Sekolah.

Jarkasih mengucapkan rasa terima kasih kepada Jasa Marga Cabang Jakarta- Cikampek yang telah memberikan bantuan penanganan banjir. ”Semoga apa yang dikerjakan dan dibaktikan tercatat sebagai deposito amal di kemudian hari,” ujarnya.(Humas-Japek, edited by Komper)

Published in News

Info Tol (28/1): Tak lama lagi ruas Porong-Gempol segera dinikmati pengguna jalan tol yang akan rampung dalam waktu 14 bulan. Sejak Rabu (23/1) lalu telah dilakukan Ground Breaking pembangunan ruas Porong-Gempol di pertigaan arteri baru Japanan. Diawal i dengan pembangunan flyover dari Japanan ke Gempol menghubungkan Ruas Surabaya- Gempol yang pada tahun 2006 lalu putus akibat luapan lumpur Lapindo. Proyek ini dibagi menjadi dua paket, yakni paket 3A dimulai dari KM 39.25 - 42.650 dan paket 3B KM 42.650 - 48.366,5.

Menurut Pimpinan Proyek Jalan Tol Ruas Relokasi Porong-Gempol Mulyono, dengan dilaksanakannya pemancangan pertama (Ground Breaking) ini, berarti proyek harus segera dirampungkan. “segera, bukan berarti kita asal-asalan dalam mengerjakannya. Proyek ini harus selesai dengan kualitas yang baik, dan mudah-mudahan diberikan kelancaran oleh Allah SWT dan dapat selesai sesuai target.” ujar Mulyono dalam sambutannya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Cabang Surabaya-Gempol Agus Purnomo yang menurutnya proyek ini adalah jantungnya seluruh lapisan masyarakat. Setelah terjadi luapan lumpur lapindo, yang membuat roda ekonomi khususnya di Jawa Timur menjadi semrawut. “Oleh karena itu mudah-mudahan adanya proyek ini roda ekonomi masyarakat dapat normal kembali bahkan bisa lebih cepat,”ujar Agus Purnomo.

Agus juga meyakini, proyek yang dikomandoi oleh Mulyono ini akan berjalan sukses.  Menurutnya dukungan manajemen Jasa Marga juga samgat besar dan tidak sabar agar proyek ini cepat usai. Agus juga menghimbau agar dalam pelaksanaan proyek ini pengendalian di lapangan baik waktu, dana dan sebagainya harus dapat dikendalikan secara saksama. “Kita berdoa bersama agar proyek ini dapat segera terselesaikan,” harap Agus.

Dalam pelaksanaan proyek Porong- Gempol ini Jasa Marga bekerja sama dengan PT Proyek Pembangunan Perumahan (Persero) untuk Paket 3A dan PT Waskita Karya (Persero) paket 3B dan sebagai konsultan yakni PT Eskapindo. qqq(Agus Tri- Surgem, edited by Komper)

Published in News

Info Tol (25/1): Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Badung, kini resmi menjadi pemegang saham PT Jasamarga Bali Tol (JBT). Hal tersebut diputuskan  dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) JBT yang diselenggarakan Rabu (23/1) lalu, di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta.  

Adapun agenda lainnya yang diputuskan dalam RUPS-LB tersebut antara lain, Pengesahan RKAP tahun anggaran 2013 & Key Performance Indicators (KPI), Laporan Hasil Valuasi Saham yang diikuti Penetapan Harga Saham,  Dilusi Pemegang Saham PT Jasamarga Bali Tol sebelum masuknya Pemprov Bali dan Pemkab Badung sebagai Pemegang Saham.  Selain itu,  penetapkan modal disetor yang semula Rp 186 miliar menjadi sebesar Rp 745,434 miliar.

Selain Keempat Agenda di atas, para Pemegang Saham juga menyetujui Agenda tambahan yaitu Rencana Pengoperasian (pelayanan transaksi dan pelayanan lalu lintas) yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan perusahaan yang kompeten dalam pengoperasian jalan tol yang keputusannya ditetapkan oleh Dewan Komisaris.

RUPS-LB yang dupimpin oleh oleh Abdul Hadi selaku Komisaris Utama, diikuti oleh seluruh jajaran Direksi PT Jasamarga Bali Tol,  dipimpin oleh Tito Karim, sebagai Direktur Utama dan seluruh Pemegang Saham, serta para profesi pendukung seperti Notaris, Konsultan Hukum, Akuntan Publik dan Kantor Jasa Penilai Publik.

Wijaya Karya Keluar

Dalam kesempatan tersebut, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Wika) sebagai salah satu pemegang saham JBT melepaskan kepemilikan saham dan menjualnya kepada Pemprov Bali dan Pemkab Badung.  Saham Wika dilepas dengan harga Rp 1.674.836 per lembar saham.  Nilai ini didasarkan kepada laporan hasil valuasi saham PT Jasamarga Bali Tol yang disampaikan oleh Tito Karim, yang disepakati oleh para Pemegang Saham untuk menetapkan nilai nominal per lembar saham Rp 1.000.000 dengan nilai pasar wajar Rp 1.674.836 per lembar saham.

Dengan masuknya Pemprov Bali dan Pemkab Badung sebagai Pemegang Saham PT JBT, merubah susunan pengurus yaitu dengan ditambahkannya dua anggota Komisaris yang mewakili Pemprov Bali dan Pemkab Badung. (Drajad H S-Jasamarga Bali Tol, edited by Komper)

Published in News
<< Start < Prev 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Next > End >>
Page 23 of 58

Disclaimer :

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. would like to welcome you to its Website. By viewing this Website, you hereby acknowledge that you have read and accepted the following disclaimers.

Website Disclaimer for PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Information
All information provided in this Website is based on information supplied by PT Jasa Marga (Persero) Tbk (Jasa Marga) and other sources, and is intended only as an introduction and guide to Jasa Marga’s business and its range of available products and services. Even though Jasa Marga uses its best judgment to compile information available from or on its Website from reliable sources, by merely providing access to its Website content, Jasa Marga does not warrant or represent that:

  • The content is accurate or complete;
  • The content is up-to-date;
  • Jasa Marga has a duty to update any content
  • Any projections, predictions, forecasts or other forward-looking statements relating to Jasa Marga’s performance will be realized or achieved
  • The content is free from technical inaccuracies or typographical errors;
  • The content is free from changes caused by third parties; and
  • Your access to Jasa Marga’s Website will be free from interruptions, errors, computer viruses or other harmful components.

Jasa Marga does not accept any liability for any loss or damage, which may, either directly or indirectly, result from any advice, opinion, information, representation or omission, whether negligent or otherwise, contained on this Website, including direct or indirect, special, incidental or consequential damages. In other words, you use Jasa Marga’s Website at your own risk. Jasa Marga reserves the right to amend or supplement the information supplied without prior notice. While Jasa Marga believes the material disclosed is accurate as of the date posted, and may post new information from time to time, Jasa Marga does not assume any obligation to update or correct such information and explicitly disclaims any duty to do so. While every endeavour has been made to supply accurate information, errors and omissions may occur and Jasa Marga in no way guarantees that the information available on this Website is complete, accurate or up-to-date in all cases.

Links
No information contained in any linked site has been prepared or provided by Jasa Marga. Jasa Marga shall not be responsible for, and makes no representations or warranties concerning, the contents, completeness or accuracy of any linked site or any link contained in a linked site to which this Website may refer either directly or indirectly. Jasa Marga does not assume any obligation to update or correct information contained in a linked site or any link contained in a linked site to which this Website may refer either directly or indirectly and explicitly disclaims any duty to do so. Jasa Marga provides links to you only as a convenience, and the inclusion of any link does not imply endorsement, investigation, verification, and any aid in the preparation or approval by Jasa Marga of any information or statement contained in any such linked site. It also does not mean that Jasa Marga is affiliated with the third party website’s owners or sponsors. Jasa Marga reserves the right to terminate a link to a third party website at any time.


In most cases, Jasa Marga is not aware that a third party has linked to its Website. If a third party links to Jasa Marga’s Website, it is not necessarily an indication of an endorsement, authorization, sponsorship, affiliation, joint venture or partnership by or with Jasa Marga. A website that links to Jasa Marga’s Website:

  • May not replicate Jasa Marga’s content;
  • Should not create a browser, boarder environment or frame Jasa Marga’s content;
  • Should not imply that Jasa Marga is endorsing it or its products;
  • Should not misrepresent its relationship with Jasa Marga;
  • Should not present false information about Jasa Marga’s products or services; and
  • Should not contain content that could be construed as distasteful, offensive or controversial and should contain only content that is appropriate for all age groups.

Press releases
Jasa Marga’s Website contains press releases about Jasa Marga and developments concerning Jasa Marga’s business. While press releases were believed to be accurate as of the date prepared and publicly disseminated, Jasa Marga disclaims any duty or obligation to update the information contained in any press release. Information about companies other that Jasa Marga in press releases should not be relied upon as being provided or endorsed by Jasa Marga.

Disclosure regarding forward-looking statements
Many of the statements included on this Website or documents accessible from this Website, include forward-looking statements. All statements, other than statements of historical facts, including, among others, statements regarding the description of Jasa Marga’s future financial position and operations, plans, strategies, objectives, capital expenditures, projected costs and anticipated cost savings and financing plans, as well as projected levels of growth, are forward-looking statements. Forward-looking statements can generally be identified by the use of terminology such as “may”, “will”, “expect”, “intend”, “plan”, “project”, “estimate”, “anticipate”, “believe”, “hope”, “can”, “is designed to” or similar phrases. Although the absence of such words does not necessarily mean that a statement is not forward-looking.

Jasa Marga cautions you not to place undue reliance on these forward-looking statements. Jasa Marga does not undertake any obligation to publicly release any revisions to any forward-looking statements to reflect the occurrence of unanticipated events after the date on which such statements are made. New factors emerge from time to time, and it is not possible for Jasa Marga to predict all of such factors, nor can it assess the effect of each such factor on Jasa Marga’s business or the extent to which any factor, or combination of factors, may cause actual results or outcomes to differ materially from those indicated by such forward-looking statements. All written and oral forward-looking statements attributable to Jasa Marga or persons acting on Jasa Marga’s behalf are qualified in their entirety by these cautionary statements.

Intellectual Property
Jasa Marga owns all copyright and all other intellectual property rights in and to this Website. Everything on this Website is copyrighted unless otherwise noted by Jasa Marga. Jasa Marga welcomes the use of this Website for your non-commercial use only. You should not copy or display for redistribution to third parties or for commercial purposes any portion of this Website without Jasa Marga’s express written permission.

Viruses
Jasa Marga accepts no liability whatsoever arising from the transfer of viruses or the unlawful tampering with the contents of this Website.

Jurisdiction
This Website is governed by, and is to be interpreted in accordance with, the laws of the Republic of Indonesia.