Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas
Search results for:
Kamis, 05 September 2013 11:59

Giliran Jasa Marga Semarang Bangun ZoSS

Info Tol (5/9) : Setelah berbagai cabang Jasa Marga membangun Zona Selamat Sekolah (ZoSS) sebagai bukti tehadap keselamatan anak-anak sekolah, kini giliran Cabang Semarang yang melaksanakan pembuatan marka jalan ZoSS (Zona Selamat Sekolah) di berbagai sekolah di lingkungan jalan Tol Semarang. Dengan mengusung tema “Berbakti Pada Negeri Untuk Keselamatan Anak-Anak Sekolah”, program ini dilaksanakan di SDN Sumurboto 02, SDN Kembang Arum 01, SD Jomblang 01, SDN Sawah Besar 01, dan SD Manyaran 03 Semarang.

Pembuatan ZoSS yang menelan total biaya sebesar Rp 386 juta, diserahkan ke seluruh sekolah diatas pada Jumat (30/8) lalu. Senior Manager Comummunity Development Program Jasa Marga, Agus Susanto, mengharapkan pembuatan marka ini dapat membantu menjaga keselamatan anak sekolah pada saat menyeberang jalan.  “Menyeberang tanpa adanya marka jalan potensi kecelakaan yang membahayakan keselamatannya” tutur Agus.

Agus juga menghimbau para Kepala Sekolah untuk dapat memberikan sosialisasi tentang jalan tol kepada murid-murid yang tinggal di dekat area jalan tol. “Anak anak agar dilarang bermain atau membuang sampah di sekitar jalan tol,” pesan Agus.Dalam kesempatan tersebut, Jasa Marga juga memberikan 500 buku Aku Tertib Berlalu lintas dan 25 bola futsal dan bola kaki kepada masing-masing sekolah.

Kepala Sekolah SD Sumurboto 02 Utik Setiyarti mengucapkan rasa terima kasih atas kepedulian Jasa Marga pada sekolah di lingkungan Jalan Tol Semarang. “Semoga bantuan dan kepedulian Jasa Marga terhadap dunia pendidikan akan selalu berlanjut,” harap Utik. Sebelumnya Jasa Marga juga telah membantu sarana dan prasarana sekolah berupa komputer serta pembangunan gedung.. qqq(Budi Gest-Semarang, edited by Komper)

Published in Berita

Jasamarga.com (3/9) - Bagi pengguna jalan tol, apa yang dikeluarkan untuk membayar tarif jalan tol akan dikembalikan lagi bagi keamanan dan kenyamanan dalam berkendara di jalan tol. “Kami kembalikan uang yang dibayarkan pengguna jalan melalui peningkatan kapasitas dan modernisasi peralatan maupun informasi,” ujar Direktur Operasi Jasa Marga, Hasanuddin, saat live di TV swasta, Selasa (3/9)pagi di Gerbang Tol Ramp Taman Mini, Jakarta.

Hasanudin juga menungkapkan kendala kepadatan dan antrian yang kerap terjadi di jalan tol maupun di gerbang tol yang disebabkan oleh besarnya volume kendaraan yang tidak sesuai dengan kapasitas jalan, dimana Jasa Marga selalu berfokus kepada pelayanan terhadap pengguna jalan. “Walaupun kondisi padat kami berupaya melayani pengguna jalan melalui sistim informasi lalu lintas yang dapat memberikan informasi dan pilihan kepada pengguna jalan dalam menggunakan jalan tol,” tutur Hasanudin.

Dalam acara live tersebut  juga dihadirkan Ketua YLKI, Sudaryatmo, yang mengulas efektifitas dan efisiensi  Jasa Marga dalam melayani pengguna jalan, serta beberapa penguna jalan yang juga mengharapkan kenaikan tarif tol dapat ditunda.  Namun Hasanudin kembali menegaskan bahwa Jasa Marga terus melakukan upaya peningkatan pelayanan, misalnya dalam hal modernisasi transaksi dengan menggunakan e-toll pass, maupaun e-toll card. “Namun masyarakat kita memang belum terbiasa dengan teknologi tersebut,” ujar Hasan.

Sementara untuk penundaan tarif tol, Hasanudin mengatakan bahwa hak tersebut berada di tangan pemerintah sebagai otorisator jalan tol . “bisa saja ditunda, namun akan mengganggu investasi pengembangan, dan pembangunan jalan tol, karena akan berpengaruh kepada kinerja keuangan perusahaan,” ujar Hasanuddin. Dijelaskannya bahwa investasi jalan tol merupakan investasi yang sangat mahal dan berjangka panjang, hingga kenaikan tarif tol dilaksanakan secara berkala. “Tarif tol bisa diatur untuk tidak akan naik, namun ketika jalan tol dibuka, tarifnya akan langsung tinggi dan mahal,” tutur Hasanudin.

Jasa Marga juga menjanjikan pelayanan bagi kemanan, kenyamanan dan kelancaran pengguna jalan tol yang akan selalu ditingkatkan terus menerus. (Komper)

Published in Berita

2 September  2013

Jasa Marga Tawarkan Obligasi Berkelanjutan I

Jasa Marga Tahap I Tahun 2013 Seri S

Senilai Rp 2,1 Triliun

Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk., berencana untuk melakukan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Jasa Marga Tahap I Tahun 2013 Seri S, sebanyak-banyaknya Rp. 2.100.000.000.000,- (dua triliun seratus miliar rupiah). Obligasi tersebut akan dibagi menjadi empat seri yang akan mulai ditawarkan melalui periode bookbuilding kepada investor sejak hari ini, 2 September 2013 hingga 13 September 2013.

“Masa penawaran awal dilakukan tanggal 2 - 13 September 2013. Setelah itu kita harapkan sudah mendapatkan Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 23 September 2013. Sehingga masa penawaran umum dapat dimulai pada tanggal 25-26 September 2013,” ungkap Adityawarman dalam konferensi pers Due Diligence Meeting & Public Expose terkait penawaran umum Obligasi tersebut di Jakarta, Senin, 2 September 2013.

Jika prosesi berjalan lancar, penjatahan obligasi akan dilakukan pada tanggal 27 September 2013, dilanjutkan dengan distribusi obligasi secara elektronik pada tanggal 1 Oktober 2013, puncaknya adalah pencatatan obligasi di papan Bursa Efek Indonesia pada tanggal 2 Oktober 2013.

Untuk memperlancar aksi korporasi penerbitan obligasi, Perseroan telah menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. Sedangkan wali amanat dipercayakan kepada PT Bank Mega Tbk, dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia selaku agen pembayaran.

Penggunaan Dana

Perseroan merencanakan penggunaan dana hasil Penawaran Umum obligasi, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi terkait, antara lain sekitar 84,36% untuk pelunasan obligasi Perseroan, sekitar 7,48% digunakan untuk kegiatan pengembangan usaha, dan sisanya sekitar 8,16% akan digunakan untuk modal kerja Perseroan, yaitu peningkatan kapasitas jalan.

Adityawarman menjelaskan, obligasi Perseroan yang akan dilunasi mencakup tiga seri obligasi yang semuanya akan jatuh tempo pada kuartal IV 2013. Terkait dengan pengembangan usaha, Perseroan akan menggunakan perolehan dana Obligasi Berkelanjutan I Jasa Marga Tahap I dalam bentuk penyertaan modal untuk pembebasan lahan dan konstruksi melalui tiga anak usaha yaitu PT Marga Nujyasumo Agung (MNA), PT Marga Lingkar Jakarta (MLJ), dan PT Margabumi Adhikarya (MBAR). MNA memiliki konsesi untuk ruas tol Surabaya-Mojokerto, MLJ untuk ruas tol Lingkar Luar Jakarta Seksi W2 Utara dan MBAR untuk ruas tol Gempol-Pandaan.

Kinerja Positif

Untuk diketahui Jasa Marga telah melewati 35 tahun pengalamannya sebagai operator jalan tol, dengan panjang mencapai 545 km, dengan pangsa pasar sebesar 73%. Data per Desember 2012 mencatat volume lalu lintas harian rata-rata mencapai 3.745.000 mobil per hari. Perseroan mencatat pertumbuhan volume lalu lintas kendaraan mencapai 10,04% pada periode Desember 2011-Desember 2012.

Akibatnya, lalu lintas pendapatan Jasa Marga meningkat 28,49%, dengan EBITDA  tumbuh 19,1%, pada periode yang sama. “Sementara hingga Maret 2013, operating margin Perseroan mencapai 29,3%, dengan raihan EBITDA margin mencapai 62,2%,” kata Adityawarman.

Dia menguraikan, Pendapatan Perseroan pada Q1 2013 sebesar Rp 2,39  triliun, naik dari posisi Q1 2012 yang sebesar Rp 1,77 triliun. Sementara total pendapatan sepanjang 2012 sebesar Rp 9,07 triliun. Komposisinya antara lain, Pendapatan Tol pada Q1 2013 sebesar Rp 1,37 triliun, naik dari Q1 2012 Rp 1,31 triliun, sedangkan pendapatan Non Tol pada Q1 2013 sebesar Rp 57 miliar, naik dari Q1 2012 yang sebesar Rp 52 miliar.

Aset Perseroan juga tumbuh signifikan, yakni pada Q1 2013 tercatat sebesar Rp 25,77 triliun, naik dari posisi Q1 2012 yang sebesar Rp 21,04 triliun. Adapun total aset pada Desember 2012 sebesar Rp 24,75 triliun.

Hingga saat ini, Jasa Marga diberikan hak konsesi untuk mengoperasikan 13 ruas jalan tol untuk periode 40 tahun di 2005, diluar JORR seksi S. Perseroan juga telah mendapatkan hak konsesi selama 45 tahun untuk 3 jalan tol baru di 2006 (Bogor Outer Ring Road, Semarang-Solo and Gempol-Pasuruan); hak konsesi selama 35 tahun untuk 2 jalan tol baru di 2008 dan 2009 (Cengkareng-Kunciran dan Kunciran Serpong); hak konsesi selama 35 tahun untuk 2 jalan tol yang diakuisisi di 2009 (Surabaya-Mojokerto) dan 2011 (Gempol-Pandaan); dan hak konsesi selama 45 tahun untuk 1 jalan tol baru di 2011 (Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa).

“Jumlah konsensi jalan tol 22, dengan kumulatif panjang jalan tol  konsesi Jasa Marga merupakan jumlah panjang jalan tol saat ini sepanjang 738 km,” tukas Adityawarman.

***

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi:

Corporate Secretary

PT Jasa Marga (PERSERO) Tbk.

Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah

Jakarta, 13550 Indonesia

Telp. : +6221 841 3630, +6221 841 3526

Fax. : +6221 841 3540

 

 

Published in Release

Info Tol (30/8): Jasa Marga Cabang Jakarta-Tangerang melakukan bantuan renovasi ruang kelas di SDN Panunggangan V Pinang Tangerang. Deputy GM Human Resorurce and General Affair Jakarta-Tangerang,  Budi Awaludin, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan kegiatan tanggung jawab sosial (CSR) Jasa Marga kepada masyarakat sekitar. “Bantuan kepada masyarakat diprioritaskan dengan yang jarak maksimum 10 kilometer dari jalan tol,” ujar Budi saat serah terima hasil renovasi di SDN Panunggangan V Pinang, Kota Tangerang, Selasa (27/8) lalu.

Menurut Budi, Cabang Jakarta-Tangerang telah menyalurkan dana CSR lebih dari Rp 1,3 miliar sejak Januari-Agustus 2013. Dana yang disalurkan untuk berbagai kegiatan berbeda tersebut berkisar mulai Rp 20 juta hingga maksimum Rp 141 juta. Bantuan diberikan kepada sekolah maupun kelompok masyarakat serta sarana ibadah yang sangat membutuhkan bantuan dengan terlebih dahulu dilakukan survey untuk memprioritaskan pemberian bantuan dengan melihat nilai manfaatnya

Sementara itu APV Community Development Program Jasa Marga Adi Istiyono menambahkan, pihaknya peduli dengan masyarakat yang tinggal di sekitar jalan tol. Program bina lingkungan ini menjadi jembatan bagi Jasa Marga menyosialisasikan keberadaan dan layanan. Jasa Marga melakukan kegiatan sosial di bidang kesehatan, pendidikan, pelestarian alam, sarana umum, sarana ibadah dan lainnya. qqq(Komper/Foto: Dokumentasi PKBL)

Published in Berita


Info Tol (28/8) : Simpang Susun Penjaringan Pantai Indah Kapuk Tahap II, pagi ini (28/8) resmi dibuka dengan diopersikannya Gerbang Tol Kamal 4 yang menghubungkan Jalan Tol Sedyatmo dari Jakarta ke arah Pantai Indah Kapuk.

Proyek yang mulai dibangun Juni tahun 2011 lalu, mengakomodasi arus lalu lintas dari Jakarta menuju Pantai Indah Kapuk (PIK), dari PIK menuju Bandara, dari Jalan Tol Lingkar Barat W1 menuju PIK maupun sebaliknya.

Proyek yang dibiayai oleh Mandara Permai, dan dibangun oleh Waskita Karya ini diperkirakan akan dilalui oleh 6.000 hingga 7.000 kendaraan per hari. Jasa Marga sebagai pengelola jalan tol mempersiapkan 4 Gardu Tol yang akan melayani transaksi lalu lintas yang diperkirakan akan terus meningkat.  Sementara itu Jalur Lingkar Barat Satu (W1) menuju PIK dioperasikan oleh PT Jalantol Lingkar Barat.

Sebagai pembuka, transaksi di Gerbang Tol Kamal 4 untuk pertama kali dilakukan oleh Direktur Operasi Jasa Marga, Hasanudin, didampingi GM CTC, Subakti Syukur. (komper)

Published in Berita
Selasa, 27 Agustus 2013 11:08

Lahan JORR W2 kembali dibebaskan

Progres pembebasan lahan Jalan Tol JORR W2 trus meningkat seiring dengan dibayarkannya UGR (Uang Ganti Rugi) kepada beberapa pemilik lahan yang dilaksanakan sejak menjelang idul firti lalu. Adalah sebidang tanah atas  nama Sa’ali /Maisaroh senilai Rp 2 miliar, dan telah dibebaskan/dibayarkan dikantor Walikota Jakarta Barat pada Jumat (23/8) lalu.

Sebelumnya, tanggal 2 Agustus lalu, telah dilakukan pembayaran 6 bidang atas nama Wen Cheng Siang/Ting Aurelia Yuwita senilai Rp 11 miliar dan pada 1 Agustus juga dilakukan pembayaran Rp 3 miliar bidang tanah milik Eddy Leo senilai Rp 9,5 miliar. Dengan demikian menjelang dan usai libur lebaran telah dilakukan pembayaran 10 bidang senilai Rp 23,5 miliar.

Menurut Direktur Utama PT Marga Lingkar Jakarta, Sonhadji, saat ini  paket 1 progres fisiknya telah mencapai 72%. Sementara lahan tersisa hanya tinggal 1 bidang tanah milik Azhar yang berada di Ramp Keluar Meruya Selatan, sementara untuk jalur utama sudah terbebas semua.

"Saat ini kita meningkatkan kinerja konstruksinya untuk mengejar ketinggalan di Paket 2 dan 3, dimana lahannya lebih dulu bebas seluruhnya,” ujar Sonhadji. qqq(JM 3260, edited by Komper)

Published in Berita

Sehubungan dengan terus meningkatnya volume lalu lintas harian kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Pondok Ranji dari Jakarta kearah Serpong, baik yang melalui Gerbang Tol Pondok Ranji Utama maupun yang keluar melalui Gerbang Tol Pondok Ranji 1, yakni kendaraan pengguna jalan yang keluar mengarah ke Bintaro/Pondok Aren, maka PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (PT JLJ) melakukan pekerjaan peningkatan kapasitas gerbang pada gerbang tol dimaksud.

Telah dibangun sebanyak 8 gardu satelit pada Gerbang Tol Pondok Ranji 1, yang terdiri dari 5 gardu transaksi tunai dan 3 gardu transaksi non tunai. Hal ini dimungkinkan demi mengakomodir adanya peningkatan volume kendaraan yang keluar kearah Bintaro/Pondok Aren melalui gerbang tol Pondok Ranji 1.  Antrean kendaraan yang keluar kearah Bintaro/Pondok Aren ini jika tidak ditangani akan berpengaruh pada lajur kendaraan lain yang akan melakukan perjalanan ke arah Serpong.

Berdasarkan data lalu lintas harian rata-rata kendaraan yang melalui Gerbang Tol Pondok Ranji, khususnya yang keluar mengarah Bintaro/Pondok Aren sejak bulan Januari sampai dengan Juli 2013, yakni sebanyak 26.996 kendaraan perhari mengindikasikan adanya peningkatan volume lalu lintas kendaraan jika dibandingkan dengan tahun 2012 yaitu sebanyak 25.773 kendaraan perharinya. Oleh karenanya PT JLJ menyiapkan alternatif peningkatan kapasitas gerbang Pondok Ranji 1 yang akan dimulai pengoperasiannya pada tanggal 24 Agustus 2013 ini.

Demi mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan di sekitar gerbang, khususnya arah Bintaro/Pondok Aren maupun yang ke arah Serpong, sejak H-2 menjelang dioperasikannya Gerbang Tol Pondok Ranji 1, PT JLJ telah melakukan sosialisasi dan informasi kepada pengguna jalan tol ruas JORR maupun ruas Ulujami-Pondok Aren dengan mempergunakan media luar ruang seperti pemasangan spanduk-spanduk sosialisasi yang ditempatkan pada lokasi-lokasi strategis di jembatan penyeberangan orang (JPO) maupun pada RoW (Right of Way). Media sosilisasi lainnya adalah berupa penyebaran leaflet di sejumlah gardu tol yang tersebar mulai JORR ruas Ampera sampai dengan Gerbang Tol Pondok Ranji Utama dan Sayap.

 

(Sumber : Press Release PT Jalantol Lingkarluar Jakarta,  24 Agustus 2013)

 

Published in Berita

Press Release Nomor : 15/2013, 15 Agustus 2013

Angka Kecelakaan di Jalan Tol

Selama Lebaran 2013 Turun 12,5%

Berbagai kasus kecelakaan lalu lintas di jalan tol baik yang menimbulkan korban meninggal dunia, luka berat atau ringan selama arus mudik lebaran tahun 2013, periode H-7 sampai dengan H+3 mengalami penurunan 12,5% dibanding tahun sebelumnya. Hal ini terjadi karena petugas yang ditempatkan di lapangan bekerja dengan optimal serta kesadaran dari pengguna jalan yang memanfaatkan rest area  di jalan tol secara maksimal.

Dari 49 kecelakaan yang terjadi selama periode H-7 s.d H+3, kecelakaan paling banyak terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejumlah 21 kejadian dan Jalan Tol Jakarta-Tangerang sejumlah 10 kejadian. Faktor kelalaian manusia merupakan salah satu penyebabutama kecelakaan tersebut.

Evaluasi Pengaturan Lalin Lebaran 2013

Pengaturan lalu lintas selama arus mudik lebaran tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu. Hal ini dibuktikan dengan berkurangnya tingkat kemacetan di jalan tol. Kalaupun terjadi kemacetan, merupakan akibat dari kondisi lalu lintas di luar jalan tol, yang dapat segera dicairkan berkat kerjasama yang baik dengan pihak kepolisian.

Selama periode arus mudik H-7 s.d H-1, Gerbang Tol Cikampek (exit) mengalami kenaikan tertinggi dibandingkan dengan gerbang-gerbang tol lainnya yaitu sebesar 14,10% dibandingkan volume arus mudik pada periode yang sama tahun lalu.  Total volume lalu lintas arus mudik H-7 s.d H-1 tahun 2012 adalah 2.197.081 kendaraan sedangkan total volume tahun 2013 adalah 2.196.672 kendaraan atau mengalami penurunan sebesar 0,02%.

Volume puncak arus mudik tertinggi terjadi di Gerbang Tol Cikarang Utama sebesar 106.867 kendaraan pada H-5 (Sabtu, 3 Agustus 2013), sedangkan persentase kenaikan tertinggi volume puncak arus mudik terhadap hari-hari biasa terjadi di Gerbang Tol Ciperna Utama (arah Jawa Tengah) sebesar 314,17%. Pada hari biasa, volume lalin GT Ciperna Utama adalah sejumlah 11.020 kendaraan dan naik menjadi 45.648 kendaraan di H-4 arus mudik lebaran tahun ini. Namun demikian, dibandingkan tahun 2012, volume arus mudik di GT Ciperna Utama (arah Jawa Tengah) mengalami penurunan sebesar 4,21%.

Penurunan volume kendaraan pada puncak arus mudik tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu diakibatkan oleh libur sebelum lebaran yang relatif lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya sehingga distribusi kendaraan lebih merata.

Pada arus balik lebaran 2013 periode H+1 s.d H+3 Gerbang Tol Plumbon 4 mengalami peningkatan volume kendaraan yang paling signifikan diantara gerbang-gerbang tol lainnya. Pada H+3, di Gerbang Tol Plumbon 4, volume kendaraan naik 421,09%  dibanding lalin normal, dan naik 31,08% dibanding tahun 2012. Sedangkan pada GT Cikampek (Entrance), pada H+3 volume kendaraan menurun 17,20% dibandingkan dengan tahun 2012.

Penurunan volume arus balik tersebut dikarenakan perbedaan awal mulai masuk kantor yang berbeda antara pemerintah dan swasta yang menyebabkan lalu lintas jalan tol tahun ini lebih lancar dibanding tahun sebelumnya.

Kepadatan pada saat arus balik sempat terjadi di rest area KM 62 Cikampek, dimana rest area yang penuh menyebabkan antrean panjang hingga ke jalan tol. Kepadatan di rest area merupakan bukti kesadaran masyarakat yang tinggi untuk beristirahat di rest area, sehingga resiko kecelakaan akibat mengantuk dapat berkurang.

 

David Wijayatno
Sekretaris Perusahaan
Telp. 021 8413526 – 8413630 
Fax. 021 87793976
Email. Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya

 

 

Published in Release
Kamis, 15 Agustus 2013 15:42

Girder Perdana di Tol Gempas

Info Tol (15/8): Girder perdana Jalan Tol Gempol-Pasuruan telah terpasang pada awal Agustus lalu di lokasi Gempol Junction. Hal tersebut menandakan aktifitas fisik konstruksi Jalan Tol Gempol-Pasuruan sudah mulai tampak. Konstruksi elevated saat ini sudah terpasang untuk jalan tol dari arah Malang menuju Pasuruan, dan dari arah Surabaya menuju Pasuruan.

PT Adhi Karya sebagai kontratktor yang bertanggung jawab mengerjakan konstruksi Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1A tersebut mengaku agak kewalahan menyelesaikan pemasangan girder tersebut.  Persoalan bukan pada masalah   teknis, tapi lebih banyak ke arah persoalan non teknis. “Konsentrasi  para pekerja sudah mulai terganggu karena menjelang hari raya dan ingin segera mudik. Kami harus secara persuasif untuk menunda kepulangan mereka dua atau tiga hari,” ujar Slamet Hariyono. Dalam pekerjaan konstruksi Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1, Adhi Karya mampu mencapai progres hingga 19,6%. Sedangkan PT Waskita Karya yang mengerjakan pelaksanaan konstruksi di seksi 1B telah mencapai 8,6%.

Sementara itu, jajaran Direksi PT Transmarga Jatim Pasuruan tetap optimis kalau pekerjaan konstruksi Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 akan selesai selambat-lambatnya pada pertengahan tahun depan. “Mudah-mudahan tanah yang hanya tinggal beberapa bidang itu bisa segera selesai, agar kita bisa beroperasi tahun depan sesuai rencana,” tutur Hengki Herwanto, Direktur Utama PT Transmarga Jatim Pasuruan, dalam satu kesempatan. qqq(Roedi P-TJP, edited by Komper

Published in Berita

Info Tol (15/8): Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (13/8) di Istana Negara, Jakarta.

Bintang Mahaputera Adipradana merupakan tanda kehormatan yang diberikan Presiden kepada seseorang yang dinilai mempunyai jasa yang besar terhadap bangsa dan Negara Indonesia. UU No. 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan menyatakan beberapa syarat khusus untuk menerima Bintang  Mahaputera, antara lain berjasa luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara.

Selain itu, penerima penghargaan tersebut dinilai karena pengabdian dan  pengorbanannya di bidang sosial, politik, ekonomi, hukum, budaya, ilmu pengetahuan, teknologi, dan beberapa bidang lain yang besar manfaatnya bagi bangsa dan negara. Selanjutnya, darmabakti dan jasanya    diakui secara luas di tingkat   nasional dan internasional.

Selain Djoko Kirmanto, Bintang Mahaputera Adipradana juga diberikan kepada 10 tokoh nasional lainnya. Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut memberikan penghargaan Bintang Mahaputera Utama, Bintang Mahaputera Naraya, Bintang Jasa Utama, serta Bintang Budaya Parama Dharma.

Djoko Kirmanto menjabat sebagai Menteri PU sejak 2004. Sebelum menjabat Menteri PU, pria lulusan Universitas Gajah Mada dan Institute of Hydraulic Engineering, Delft, Belanda. Dirinya juga sempat menjadi Direktur Jenderal Perumahan dan Permukiman, serta Sekretaris Jenderal Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah.

Djoko Kirmanto juga aktif dalam berbagai seminar dan konferensi internasional, diantaranya sebagai Delegasi RI pada United Nation Conference on Habitat di New York, Amerika Serikat (2001) dan Ketua Penyelenggara Asia   Pacific Miniterial Forum on Infrastructure Development di Bali (2003). Pada Juli 2012, pria kelahiran Boyolali 70 tahun silam ini juga mendapat penghargaan Ganesha Prajamanggala Bakti Adiutama dari Institut Teknologi Bandung. qqq(Sumber:Pusat Komunikasi Publik-Departemen PU)

Published in Berita
<< Mulai < Sebelumnya 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Selanjutnya > Akhir >>
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Disclaimer :

Selamat datang di Situs PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dengan melihat Situs ini Anda menyatakan bahwa Anda telah membaca dan menerima penyangkalan-penyangkalan berikut:

Penyangkalan untuk Website PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Informasi

Semua informasi yang diberikan dalam Situs ini adalah berdasarkan informasi yang diberikan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (Jasa Marga) dan sumber-sumber lain, dan dimaksudkan hanya sebagai suatu pengenalan dan panduan tentang bisnis Jasa Marga serta berbagai macam produk dan layanan yang tersedia. Walaupun Jasa Marga telah menggunakan keputusan terbaiknya untuk menyajikan informasi pada Situs Jasa Marga dari sumber yang terpercaya, dengan hanya memberikan akses pada isi Situs, Jasa Marga tidak menjamin atau menyatakan bahwa:

  • Isi Situs tersebut akurat atau lengkap;
  • Isi Situs selalu termutakhirkan;
  • Jasa Marga memiliki kewajiban untuk memperbaharui isi Situs;
  • Setiap proyeksi, prediksi, prakiraan atau pandangan ke depan yang berkaitan dengan pernyataan kinerja Jasa Marga akan terwujud atau tercapai;
  • Isi Situs terbebas dari ketidakakurasian atau kesalahan berkenaan dengan percetakan
  • Isi Situs terbebas dari perubahan yang disebabkan oleh pihak ketiga, dan
  • Akses Anda pada Situs Jasa Marga ini akan bebas dari gangguan, kesalahan, virus komputer atau komponen berbahaya lainnya.

Jasa Marga tidak menerima tanggung jawab untuk setiap kerugian atau kerusakan yang mungkin terjadi baik secara langsung atau tidak langsung dari saran, pendapat, informasi, representasi atau penghilangan, baik disengaja atupun tidak, yang berada di situs ini, termasuk kerusakan-kerusakan yang bersifat langsung, tidak langsung, khusus, insidentil atau konsekuensial. Dengan kata lain, Anda menggunakan Situs Jasa Marga dengan risiko Anda sendiri. Jasa Marga berhak untuk mengubah atau menambah informasi yang diberikan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Jasa Marga meyakini bahwa materi yang diungkapkan adalah akurat pada tanggal disampaikan, dan bahwa Jasa Marga dapat menyampaikan informasi yang baru dari waktu ke waktu, namun Jasa Marga tidak berkewajiban untuk memperbaharui atau memperbaiki informasi tersebut dan menyatakan bahwa Jasa Marga secara eksplisit melepaskan kewajiban apapun untuk melakukan hal tersebut. Setiap upaya telah dilakukan untuk memberikan informasi yang akurat, namun kesalahan dan penghilangan dapat terjadi dan Jasa Marga tidak menjamin bahwa informasi yang tersedia di Situs ini adalah lengkap, akurat atau mutakhir dalam hal apapun.

Tautan
Informasi yang terdapat pada situs yang tertaut dengan Situs ini tidak disiapkan atau disediakan oleh Jasa Marga. Jasa Marga tidak bertanggung jawab, dan tidak mewakili atau memberi jaminan mengenai, isi, ketepatan atau kelengkapan dari setiap situs yang tertaut ke Situs ini atau setiap tautan yang ada pada situs yang tertaut pada Situs Jasa Marga yang dapat dirujuk baik secara langsung atau tidak langsung. Jasa Marga tidak memiliki kewajiban untuk memperbaharui atau memperbaiki informasi dalam sebuah situs yang tertaut ke Situs Jasa Marga yang dapat dirujuk baik secara langsung atau tidak langsung oleh situs Jasa Marga dan secara tegas menolak kewajiban apapun untuk melakukan hal itu. Jasa Marga menyediakan tautan hanya demi kenyamanan, dan adanya semua tautan bukan merupakan pengesahan, investigasi, verifikasi, dan bantuan apapun dalam persiapannya atau persetujuan dari Jasa Marga atas semua informasi atau pernyataan yang ada dalam setiap situs yang tertaut. Hal ini juga berarti bahwa Jasa Marga tidak terafiliasi dengan pihak ketiga baik itu pemilik situs tertaut ataupun para sponsor. Jasa Marga berhak untuk menghentikan tautan ke situs pihak ketiga sewaktu-waktu.  Dalam kebanyakan kasus, Jasa Marga tidak menyadari bahwa pihak ketiga telah tertaut ke dalam Situs Jasa Marga. Jika pihak ketiga tertaut pada Situs Jasa Marga, maka hal ini bukan merupakan indikasi bahwa Jasa Marga memberikan dukungan, otorisasi, sponsor, afiliasi, patungan atau kemitraan dengan Jasa Marga. Situs yang tertaut pada Situs Jasa Marga harus memenuhi syarat-syarat berikut:

  • Tidak menjiplak isi Situs Jasa Marga;
  • Tidak membuat penjelajah dan membuat frame dengan Situs Jasa Marga sebagai isinya;
  • Tidak mengimplikasikan bahwa Jasa Marga menyetujui situs atau produk yang bersangkutan;
  • Tidak salah menggambarkan hubungannya dengan Jasa Marga;
  • Tidak memberikan informasi yang tidak benar tentang produk atau layanan Jasa Marga; dan
  • Tidak terdapat isi yang dapat dianggap sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan, menyinggung atau bersifat kontroversial dan harus berisi hanya hal-hal yang sesuai untuk semua kelompok umur.

Siaran Pers
Situs Jasa Marga berisi Siaran Pers tentang Jasa Marga dan perkembangan bisnis Jasa Marga. Siaran Pers diyakini keakurasiannya sebagai media yang disiapkan dan disebarkan kepada publik pada tanggal dikeluarkan, namun Jasa Marga melepaskan semua tugas atau kewajiban untuk memperbaharui informasi dalam siaran persnya. Informasi tentang perusahaan-perusahaan selain Jasa Marga yang ada dalam siaran pers tidak dapat dianggap sebagai informasi yang dipersiapkan dan didukung oleh Jasa Marga.

Penyangkalan atas Pernyataan Mengenai Proyeksi di Masa Mendatang
Banyak pernyataan pada Situs ini atau dokumen yang dapat diakses dari Situs ini yang mengandung pernyataan tentang proyeksi di masa datang. Semua pernyataan, selain pernyataan-pernyataan tentang fakta historis, termasuk antara lain, pernyataan-pernyataan mengenai gambaran posisi keuangan dan operasional, perencanaan, strategi, tujuan, belanja modal, proyeksi biaya dan antisipasi penghematan biaya dan rencana pembiayaan serta proyeksi tingkat pertumbuhan Jasa Marga di masa datang, merupakan pernyataan tentang proyeksi di masa datang. Pernyataan mengenai proyeksi di masa mendatang secara umum dapat dilihat dari penggunaan istilah seperti “mungkin”, “akan”, “mengharapkan”, “bermaksud”, “merencanakan”, “memproyeksikan”, “memperkirakan”, “mengantisipasi”, “meyakini”, “berharap”, “mampu”, “dirancang untuk” atau frasa-frasa yang serupa. Namun demikian, tanpa kata-kata seperti itu tidak berarti bahwa pernyataan tersebut bukan merupakan proyeksi di masa mendatang.  Anda diingatkan untuk tidak mempercayai pernyataan-pernyataan mengenai proyeksi di masa mendatang tersebut tanpa mempertimbangkannya terlebih dahulu. Jasa Marga tidak berkewajiban untuk mempublikasi perbaikan apapun atas pernyataan apapun mengenai proyeksi di masa mendatang sebagai refleksi atas terjadinya peristiwa-peristiwa yang tidak terantisipasi sesudah tanggal pernyataan tersebut dibuat. Faktor-faktor baru muncul dari waktu ke waktu, Jasa Marga tidak mungkin memprediksi semua faktor tersebut, dan Jasa Marga juga tidak dapat menilai dampak dari masing-masing faktor terhadap bisnis Jasa Marga atau sampai sejauh mana suatu faktor atau kombinasi beberapa faktor dapat menimbulkan atau menghasilkan hal-hal aktual yang berbeda secara material dengan yang diperlihatkan oleh penyataan-pernyataan mengenai proyeksi di masa mendatang. Semua pernyataan tertulis maupun lisan mengenai proyeksi di masa mendatang yang berhubungan dengan Jasa Marga atau orang-orang yang bertindak atas nama Jasa Marga telah memenuhi syarat secara keseluruhan terhadap pernyataan-pernyataan ini.

Kekayaan Intelektual
Jasa Marga memiliki seluruh hak cipta dan seluruh hak kekayaan intelektual lain dalam Situs ini. Semua hal yang berada di dalam Situs ini seluruhnya memiliki hak cipta kecuali dinyatakan lain oleh Jasa Marga. Anda dapat menggunakan Situs Jasa Marga hanya untuk kepentingan yang tidak bersifat komersial. Anda diminta untuk tidak menyalin atau menayangkan dengan tujuan mendistribusikan kembali kepada pihak ketiga atau dengan tujuan komersial bagian manapun dari Situs ini tanpa izin tertulis dari Jasa Marga.

Virus
Jasa Marga tidak menerima kewajiban apapun yang timbul sebagai akibat dari transfer virus atau perubahan yang tidak sah atas isi Situs ini.

Yurisdiksi
Situs ini diatur dan harus diinterpretasikan sesuai dengan hukum yang berlaku di Republik Indonesia.