Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas
Search results for:
Rabu, 04 Juni 2014 22:09

Jasa Marga Highway Safety Driving

 

Press Release

Nomor: 11/2014 Tanggal 4 Juni 2014

Mengajak Mahasiswa Cakap Mengemudi

Sebagai bentuk kepedulian PT Jasa Marga (Persero) Tbk terhadap etika berkendara dan keselamatan di jalan raya, khususnya kepada mahasiswa yang merupakanpengemudi pemula, melalui unit Community Development, mengadakan kegiatanpelatihan safety driving bagi mahasiswa dari berbagai  perguruan tinggi yang berjudul “JASA MARGA HIGHWAY SAFETY DRIVING”

Kegiatan yang dilaksanakan di Sirkuit Sentul ini merupakan kesinambungan dari program kepedulian Perseroan di bidang pendidikan khususnya bidang keselamatan berlalu lintas. Sebelumnya Perseroan telah melakukan berbagai kegiatan di bidang tersebut yaitu kampanye “keselamatan di jalan” pada konferensi anak Indonesia 2012, penyebaran buku “Aku Tertib Berlalu-lintas”, pembangunan ZoSS (Zona Selamat Sekolah),serta “JASA MARGA GOES TO CAMPUS” yang telah dilaksanakan akhir Maret 2014 yang lalu.

Menurut data WHO tahun 2013, bahwa tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas per 100.000 populasi di Indonesia adalah sebesar 22.46 yang mana terhitung sangat tinggi bila dibandingkan dengan Jepang yang mempunyai tingkat fatalitas per 100.000 populasi hanya dibawah 4. Masih menurut data WHO, kelompok umur yang mempunyai tingkat fatalitas tertinggi di Indonesia sesuai ADB Action Plan 3 adalah kelompok umur 22 -30 tahun yaitu sebesar 42 %.

Kebiasaan mengemudi yang buruk di jalan khususnya di jalan tol disebabkan tidak adanya pendidikan formal untuk keselamatan berlalu lintas dan situasi berkendara di dalam kota dengan lalu lintas yang sangat padat, serta budaya tidak mentaati rambu-rambu/peraturan lalu lintas. Sebagai contoh banyak pengemudi yang menambah kecepatan bila ada yang ingin berpindah lajur, berkendara di lajur kanan karena tidak ingin/tidak mempunyai kemampuan mendahului kendaraan dengan benar, serta berkendara di bahu jalan karena tidak sabar atau ingin lebih cepat sampai. Pengemudi juga banyak yang masih belum paham mengenai perbedaan mengemudi di jalan arteri non tol dengan di jalan tol.

Sesuai prinsip keselamatan jalan raya bahwa untuk selamat di jalan raya diperlukan kemampuan dasar persepsi pengetahuan dan reaksi tanpa berpikir, atau dengan kata lain “Keselamatan adalah kebiasaan” dimana kebiasaan itu tidak dapat direncanakan dan dipikirkan, semua tindakan dalam berkendara adalah reaksi yang sesuai prosedur dan literatur keselamatan tanpa harus berpikir.  Oleh karena itu, Jasa Marga bekerja sama dengan DSD Road Safety Consultant mengemas suatu program kegiatan pelatihan safety driving selama satu hari untuk mahasiswa  dengan konsep interaktif learning, edutainment, practical & knowledge based approaches, generalize ability oflearning,  social intelligent berikut development process on road safety.

Program safety driving ini diikuti oleh total 150 mahasiswa dari beberapa Universitas di Jakarta dan sekitarnya yaitu University of Bina Nusantara (BINUS), University of Siswa Bangsa International (USBI), University of Tarumanegara, Universitas Pelita harapan (UPH), Universitas Indonesia (UI), Universitas Surya – BSD, STEI TAZKIA – Sentul dan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta.

Selain akan diberikan pemaparan mengenai safety driving, mahasiswa yang mengikuti program ini juga akan mendapatkan kesempatan langsung untuk mencoba praktek mengemudi dengan atlit balap nasional, Rizal Sungkar. Para peserta juga dapat sharing dan berdiskusi langsung dengan para pembicara yang merupakan ahli dalam bidang safety driving.

Diharapkan sesudah pelatihan ini, para peserta mempunyai motivasi dan kepahaman untuk berperilaku dan bertindak sesuai dengan etika berkendara di jalan sehingga dapat ikut membantu mengurangi tingkat kecelakaan di jalan raya.

-----------------------------------------------------------------

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi:

David Wijayatno

Corporate Secretary

Telp. 021 8413526 – 8413630

Fax. 021 87793976

/storage/emulated/0/.polaris_temp/image3.emf

PRESS RELEASE
Published in Release

 

 

Info Tol (30/5) ; Jalan Tol BORR Seksi II A (Ruas Kedung halang-Kedung Badak) sepanjang 1,95 km Resmi di Operasikan Hari Jumat (30/5) pagi.

Adalah menteri PU Djoko Kirmanto yang meresmikan Jalan Tol yang sejalan dengan Master Plan Metropolitan Priority Area (MPA) wilayah Jabodetabek. “Jalan Tol ini merupakan bagian dari jalan tol Bogor Ring Road dan Menjadi satu Kesatuan dengan jalan Tol Bogor Ring Road Seksi I yang telah beroperasi November 2009 lalu”  ungkap Djoko

Djoko berharap dengan beroperasinya jalan tol BORR yang kini menjadi 5, 8 Km dapat memacu dan mempercepat pembangunan jalan tol lainnya di Indonesia khususnya pryek jalan tol BORR selanjutnya,  yaitu seksi II B ke simpang Yasmin  dan seksi III yang menuju Dramaga

Jalan Tol BORR seksi IIA ini di bangun dengan konstruksi elevatif dan menggunakan Teknologi Erection  Span by span, teknologi ini di pergunakan di kawasan lalu lintas padat sehingga dapat meminimalkan gangguan pada saat konstruksi.   Sementara itu menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik PU Djoko Mursito  tarif yang di kenakan untuk golongan I sebesar Rp. 5.500,-.

Jalan tol BORR merupakan salah satu jalan tol yang di operasikan oleh anak perusahaan PT. Marga Sarana Jabar.  Jalan Tol ini akan memiliki panjang total 11Km dan terbagi atas Tiga seksi , Seksi I (Sentul-Kedung Halang) telah beroperasi sejak 2009 lalu sepanjng 3,85 Km. Ruas seksi IIA (Kedung Halang-Kedung Bandak) yang saat ini dresmikan operasinya mempunyai panjang 1,95 Km. Ruas seksi IIB (Kedung Badak-Simpang Yasmin) sepanjang 2Km dan Seksi III (Simpang Yasmin-Dramaga) sepanjang 3,2Km

Menurut Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar , Zahir Siregar, pengerjaan Jalan Tol BORR seksi IIA ini di kerjakan delama 20 Bulan dan menyerap 1200 Tenaga kerja yang sebagian besar dari masyarakat lokal.

Total biaya investasi pembangunan Jalan Tol seksi II A  adalah sebesar Rp.350 Miliar, sementara biaya konstruksi seksi I sebesar Rp. 529 Miliar, sehingga total Investasi Jalan Tol BORR sampai Seksi II A ini sebesar Rp. 9,83 Miliar.

Zahir juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi terhadap masyarakat yang telah melepaskan lahannya untuk Jalan Tol ini. Zahir juga berharap pihaknya akan segera melanjutkan pembangunan jalan Tol BORR ini hingga ke Dramaga ***(Komper, Foto : wasta gunadi)

Published in Berita

Info Tol (19/05): Rest Area atau Tempat Istirahat (TI) KM 88 di jalan tol Purbaleunyi akan segera berbenah menjadi TI Terbaik se-Indonesia. Hal ini ditegaskan oleh Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman saat acara peresmian pengembangan TI KM 88.  Acara digelar pada Sabtu (10/05) lalu juga dimeriahkan oleh funbike dan funwalk karyawan Jasa Marga.

Adityawarman mengatakan, dirinya dan seluruh jajaran direksi lainnya telah memiliki komitmen untuk menjadikan Rest Area KM88 menjadi yang terbaik di seluruh jalan tol di Indonesia. “Oleh karenanya, kita membangun ini dengan desain dan perencanaan yang lengkap,” ucap Adityawarman.

Rest Area KM88 Jalur A dan Jalur B adalah rest area yang dimiliki dan dikelola langsung oleh Jasa Marga melalui Unit Bisnis Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP)  yang dipimpin oleh Leona Roedhianitasari. Dalam pembangunannya, rest area ini akan terbagi ke dalam dua tahap dan diharapkan pada November mendatang akan dapat beroperasi penuh. “Semoga pelaksanaannya berjalan dengan lancar,” ungkap Leona.

Libatkan Ridwan Kamil

Hal yang menarik pada proyek pembangunan salah satu fasilitas di TI KM88 ini adalah keterlibatan Ridwan Kamil, arsitek yang saat ini menjabat sebagai Walikota Bandung sebagai arsitek yang akan  membangun mesjid sebagai sarana ibadah yang akan menjadi ikon di TI Km88. Menurut Adityawarman penunjukkan Ridwan Kamil berdsarkan referensi dan hasil desainnya. "Kebanyakan masjid yang didesain oleh dia (Ridwan Kamil) terkenal dan menjadi ikonik,” ujar Adityawarman. (komper)

Published in Berita

Info Tol (07/05): Jasa Marga Cabang Palikanci menorehkan prestasi melalui karyawannya yang terpilih menjadi pekerja teladan di Kabupaten Cirebon, dan diumumkan saat memperingati Hari Buruh, 1 May 2014 lalu, di di Asrama Haji Watuwelah, Kecamatan Sumber, Cirebon.

Adalah Mujib yang terpilih menjadi Peringkat II karyawan teladan se-Kabupaten Cirebon yang dikukuhkan oleh Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra, melalui Keputusan Bupati Cirebon No.560/Kep. Disnakertrans/2014 tentang Penetapan Pemenang Pemilihan Pekerja Teladan Tingkat Kabupaten Cirebon tahun 2014.

Sementara urutan pemenang pekerja teladan di Kabupaten Cirebon 2014 tersebut ;: Peringkat I Sumiati dari RS Pertamina, Peringkat II Mujib dari Jasa Marga Cabang Palikanci,  Peringkat III Erick Romadona dari RS Mitra Plumbon.

Keberhasilan Mujib mewakili SDM Jasa Marga yang terus berbenah dalam rangka meningkatkan pelayanan serta mewujudkan tatakelola perusahaan yang baik--qqq (Imam Z-Palikanci, edited by Komper)

Published in Berita

Info Tol (2/5): PT Jasa Marga Tbk (JSMR) membukukan laba bersih naik 16,71% menjadi Rp 376 miliar sepanjang tiga bulan pertama 2014. Hal ini didukung dari kenaikan pendapatan tol dan pendapatan usaha lainnya. Berdasarkan rilis yang dikeluarkan perusahaan, Rabu (30/4),lalu,  kenaikan laba bersih ini didukung dari peningkatan pendapatan tol dan pendapatan usaha lain non tol. Jasa Marga juga mampu menurunkan beban usaha.Perseroan mengalami kenaikan pendapatan sebesar 11,02% menjadi Rp 1,52 triliun pada kuartal I 2014 dibandingkan periode sama pada 2013 sebesar Rp 1,37 triliun. Peningkatan itu disebabkan oleh kenaikan volume lalu lintas kendaraan yang mencapai 296 juta kendaraan pada kuartal I 2104.Selain itu, kenaikan tarif pada 11 ruas tol yang dikelola perseroan pada Oktober 2013 juga mendorong kinerja Jasa Marga. Pendapatan usaha lain Perseroan juga naik signifikan 63,25% menjadi Rp 93 miliar pada kuartal I 2014 dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 57 miliar. Sedangkan pendapatan konstruksi Perseroan mengalami penurunan sebesar 52% menjadi Rp 462 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp 964 miliar.

Corporate Secretary Jasa Marga, David Wijayatno menuturkan, pendapatan konstruksi turun itu akibat berkurangnya aktivitas pembangunan proyek jalan tol baru karena sudah mendekati penyelesaian seperti pada Ruas Ungaran-Bawen, Bogor Outer Ring Road, dan JORR W2 Utara.  Sedangkan Ruas Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa sudah selesai, dan dioperasikan sejak 2013.Pada perdagangan saham Rabu (30/4), saham JSMR naik tipis 0,85% ke level Rp 5.900 per saham. Total frekuensi perdagangan saham sektiar 2.022 kali dengan nilai transaksi saham sekitar Rp 48,5 miliar.Penyelesaian Proyek Jalan Tol Baru Perseroan telah menambah jalan tol pada 4 April 2014.

Melalui anak usahanya PT Trans Marga Jateng kembali meresmikan bagian dari proyek Jalan Tol Semarang-Solo yaitu seksi II Ruas Ungaran-Bawen sepanjang 12 KM. Dengan dioperasikannya ruas tol Ungaran-Bawen diyakini akan menghemat waktu tempuh antara Bawen sampai dengan Semarang atau sebaliknya. Melalui jalan tol maka waktu tempuh diperlukan tidak sampai 30 menit.

Selain itu, Jasa Marga akan kembali meresmikan proyek jalan tol baru yang terletak di kawasan Jabotabek yaitu Proyek Jalan Tol Bogor Outer Ring Road Ruas Kedung Halang-Kedung Badak (2,1KM), dan jalan tol JORR W2 Utara sesksi Ciledug-Ulujami."Apabila kedua ruas itu nantinya dioperasikan maka akan sangat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di Bogor dan Jakarta," kata David.

Jasa Marga pun akan mengikuti tender proyek jalan tol ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi untuk terus menambah panjang jalan tol Perseroan."Kami optimis dapat memenangkan tender itu karena sampai batas waktu pengembalian berkas penawaran tender yaitu 16 April 2014, hanya konsorsium Jasa Marga beberapa BUMN lain yang menjadi satu-satunya peserta yang mengembalikan berkas penawaran secara lengkap," tutur David.  qqq(Komper)

Published in Berita

Dirut PT Jasa Marga Tbk, Adityawarman (kedua dari kiri), dan Direktur Pengembangan Bisnis Jasa Marga, Abdul Hadi (kiri) menyaksikan perwakilan perusahaan swasta dari Korea Selatan, Jepang dan Malaysia menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerjasama mitra strategis untuk mengembangkan tol di Indonesia. (foto Wasta G.)

Info Tol (23/4): PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan kerjasama dengan perusahaan swasta asal Jepang, Korea Selatan (Korsel), dan Malaysia, dalam rangka pengembangan jalan tol di Indonesia, yang diwujudkan dengan Penandatangan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan  disela-sela acara pra-konferensi Road Engineering Association of Asia and Australia (REAAA) di Bali, selasa (22/4) kemarin.


Adalah Perusahaan West Nippon Expressway Company Limited dan Japan Expressway International Company Limited dari Jepang, yang akan bekerja sama dibidang pengembangan jalan tol Medan-Kuala Namu. Menurut Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman,  Jepang dikenal memiliki keunggulan teknologi tol di atas laut sehingga Indoneisa perlu belajar dari mereka. “Kemungkinan (Perusahaan Jepang-red) diajak untuk proyek tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi. Kami baru menang tender di situ,” ungkap Adityawarman.

 

Sementara Perusahaan dari Korea Selatan, POSCO Engineering & Construction Co Ltd akan diajak untuk membangun jalan tol Menado-Bitung.  "Kami mendapat dukungan dari Pemrov Sulawesi utara dan ada kemungkinan ini inisiatif Jasa Marga untuk membangun tol ini," ujar Adityawarman.

Adapun kerjasama dengan CMS Works International Limited dari Malaysia, perusahaan pemegang  21 persen saham  PT Marga Kunciran Cengkareng yang memegang konsesi pengusahaan Jalan Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran, akan menambah investasi dengan membangun  Ruas Daan Mogot-Cengkareng sepanjang ±3,45 km, yang tergabung  dalam investasi Jalan Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran.

Dalam kesempatan tersebut Adityawarman juga menegaskan, meski Jasa Marga adalah pemimpin pasar di industri tol Indonesia, namun untuk membangun dan mengembangkan tol di Indonesia, tetap diperlukan kerjasama dengan pihak lain. Selai itu dengan menggandeng swasta asing, akan ada transfer teknologi yang dapat membantu efisiensi sebuah proyek. "Kita bisa belajar dari mereka, sekaligus transfer ilmu teknologi terkini di bidang industri jalan tol," tambah Adityawarman.

Acara penandatanganan MOU tersebut juga disaksikan oleh, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak, Dirjen Bina Marga, Djoko Murdjanto,  serta Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Harry Sarundajang. Dalam sambutannya Dirjen Bina Marga, Djoko Murdjanto mengatakan  sangat apresiasi kepada Jasa Marga dan para pihak swasta asing yang telah melakukan kesepakatan ini, dan berharap kerjasama yang saling menguntungka ini dapat bermanfaat dalam mengembangkan pembangunan jalan di Indonesia maupun di tingkat regional.

Published in Berita
Senin, 07 April 2014 15:45

Menteri PU Resmikan Tol Unggaran-Bawen

Press Release Jasa Marga tentang Semarang-Bawen Nomor 06/2014, 4 April 2014 (pdf version

Info Tol (7/4): Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, Jumat (4/4) kemarin meresmikan pengoperasian Jalan Tol Semarang-Solo seksi II Ungaran-Bawen sepanjang 11,95 kilometer.  Jalan tol ini merupakan bagian dari proyek jalan tol Semarang-Solo   sepanjang 72,78 kilometer.

"Dengan selesainya pembangunan Jalan Tol Semarang-Solo Seksi II Ungaran-Bawen berarti kita telah berhasil mengatasi kendala yang ada, terutama kendala terkait pengadaan tanah," kata Djoko, dalam                    sambutannya di Gerbang Tol Bawen.  Djoko mengatakan, Jalan Tol Semarang-Solo akan memberikan manfaat bagi pengembangan kawasan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah Provinsi Jawa Tengah, dan mendukung pertumbuhan kawasan.

Djoko mengharapkan, dengan pengoperasian Jalan Seksi II ruas Ungaran-Bawen dan ketersediaan dana BLU serta dana "land capping", akan mendorong penyelesaian tanah untuk Seksi berikutnya menjadi lebih cepat sehingga pembangunan Jalan Tol Semarang-Solo secara utuh dapat segera terealisasi. Jalan tol Semarang –Solo merupakan salah satu dari 10 ruas tol Trans Jawa, yang dalam pembangunannya dilakukan dalam 5 seksi. Antara lain, Seksi I, Seksi II (Semarang-Ungaran-Bawen, telah beroperasi), Seksi III (Bawen-Salatiga), Seksi IV (Salatiga-Boyolali), dan Seksi V (Boyolali-Solo).

Direktur Utama Trans Marga Jateng, Djajat Sudrajat mengungkapkan pengerjaan Seksi II Ungaran sepanjang 12 kilometer sudah dilakukan mulai 2010 dengan proses pengadaan tanah, kemudian konstruksi dilakukan pada awal 2012. Meski dengan tipografi, geografi dan demografi berat, semua hambatan dapat selesaikan bersama.

Jalan tol yang sudah dapat izin kelayakan operasi dari Kementerian PU per tanggal 2 April 2014 itu merupakan jenis tol dengan tipe panoramik. Sepanjang ruasnya terdapat pemandangan seperti perbukitan, tebing, hutan dan kawasan perumahan. "Tol seksi II seperti seksi I dengan memiliki pemandangan cukup indah dan akan diusulkan tol panoramik berwawasan lingkungan. Dilengkapi dengan pembayaran E-Tol Card, serta fasilitas GTO yang bisa digunakan bersama," Lanjut Jajat.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam sambutannya menyatakan terwujudnya jalan tol tak lepas dari peran dua Gubernur Jateng sebelumnya. "Pak Mardiyanto memiliki idenya dan Pak Bibit mengeksekusi dengan tangan dingin. Teman-teman dari birokrasi, stakeholder banyak sekali yang juga terlibat. Saya berterima kasih, terutama kepada seluruh rakyat Jawa Tengah yang tanahnya diikhlaskan untuk kepentingan bangsa bersama ini," tegas Ganjar.

Dibukanya tol Ungaran-Bawen ini selain dapat mengurangi kemacetan juga bisa lebih meningkatkan kemajuan ekonomi dan pendapatan di Jawa Tengah. Ganjar meyakinkan jika jalan tol Semarang-Solo sudah sempurna maka perjalanan menuju ke Solo yang biasanya ditempuh 2,5 jam bisa dipersingkat menjadi satu jam saja.

Hadir dalam acara peresmian  diantaranya Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman, Gubernur Jateng Ganjar  Pranowo, Mantan Gubernur Jateng Bibit Waluyo, Direktur Utama PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah Krisdiani Syamsi dan Kapolda Jateng Irjen Noer Ali. qqq(Komper/Foto: Anang)

Published in Berita

Press Release Jasa Marga Nomor 07/2014, 5 April 2014 (pdf version)

Gerbang Tol Cibatu Mulai Dioperasikan

Mulai hari Sabtu, 5 April 2014, pukul 14.00 PT Jasa Marga (Persero) Tbk mulai mengoperasikan Gerbang Tol Cibatu yang terletak di KM 34+700 Jalan Tol JakartaCikampek. Gerbang tol baru ini diharapkan dapat membantu dalam melayani pergerakan lalu lintas di kawasan Lippo Cikarang, Jababeka, East Jakarta Industrial Park (EJIP), dan sekitarnya serta mengurangi beban lalu lintas pada Gerbang Tol Cikarang Barat.

Pengoperasian Gerbang Tol ini berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 175/KPTS/M/2014 tentang Perubahan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 311/KPTS/M/2012 tentang Penyesuaian Tarif Tol pada Ruas jalan Tol Jakarta Cikampek.

Dengan diberlakukannya Keputusan Menteri PU ini, maka telah ditetapkan pula besarnya tarif tol pada Simpang Susun Cibatu yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri PU Nomor 311/KPTS/M/2012 tentang Penyesuaian Tarif Tol pada Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Dengan diberlakukannya sistem pada transaksi tertutup maka tarif tol menuju Cibatu dari Gerbang Tol Cikarang Barat Golongan I menjadi Rp 1.500,-, dari Cikarang Timur Rp 1.000,-, dari Karawang Barat Rp 2.000,-, dari Karawang timur Rp 3.000,-,Dari Dawuan IC menjadi Rp 5.500,-, dari Kalihurip menjadi Rp 7.000,-, dan dari Cikampek menjadi Rp 7.000,-.

Gerbang Tol Cibatu ini telah diusulkan pembangunannya oleh PT Lippo Cikarang melalui suratnya Nomor: 52/LC/LND/SR/X/2005 sejak tanggal 7 Oktober 2005 kepada Menteri Pekerjaan Umum. Menteri PU telah memberikan persetujuan perihal pembangunan Simpang Susun KM 34+700 Nomor: JL.01.03-Mn/32 tanggal 30 Januari 2007. Sedangkan Perjanjian Pembangunan Simpang Susun KM 34+700 Jalan Tol Jakarta-Cikampek secara hibah Antara PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan PT Lippo Cikarang Nomor 18 tanggal 26 Januari 2011. Setelah melalui proses pembangunan, maka telah dilakukan pula kunjungan oleh tim laik fungsi yang kurijungan ketiga nya dilakukan pada tanggal 18 Februari 2014.

Gerbang Tol Cibatu memiliki 9 gardu tol yang terdiri dari 4 gardu masuk (entrance) dengan komposisi 2 gardu multi golongan dan 2 gardu single (khusus Golongan 1, non bus/truk) dan 5 gardu keluar (exit) dengan komposisi 4 gardu multi golongan dan 1 gardu single. Sebagaimana yang sering terjadi selama ini, di GT Cikarang Barat sering terjadi antrian kendaraan baik yang akan menuju Jakarta atau yang akan meninggalkan Jakarta.

Sampai akhir Desember 2013, rata-rata kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikarang Barat setiap hari nya adalah 50.663 kendaraan. Sehingga dengan dioperasikannya gerbang tol ini, diproyeksikan akan membantu mengurangi kepadatan transaksi lalu lintas di Cikarang Barat khususnya di ramp Cikarang Barat 3 (dari Jakarta) di pagi hari, dan ramp Cikarang Barat 5 (dari kawasan industri Lippo) di sore hari.  Dengan dioperasikannya Gerbang Tol Cibatu ini, pada tahun 2014 diperkirakan beban volume lalu lintas yang akan berpindah dari GT Cikarang Barat menggunakan akses GT Cibatu ini sejumlah 77.33%. Pada saat beroperasinya Simpang Susun Cibatu, diproyeksikan volume lalu lintas yang menggunakan jalan tol sebanyak 9.300 kendaraan/hari (off-ramp). Namun, dapat dipastikan peningkatan volume lalu lintas yang menggunakan simpang susun ini akan meningkat seiring dengan peningkatan pembangunan lahan yang dilakukan oleh pengembang di kawasan industri, baik di kawasan Lippo Cikarang, EJIP, Jababeka, dan sekitarnya.

 

 

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi:

David Wijayatno

Corporate Secretary

Telp. 021 8413526 -8413630 Fax. 021 87793976

Published in Release

Info Tol (4/4): Jasa Marga Traffic Information Center (JMTIC) kembali menerima Contact Center Service Exellence Award (CCSEA) untuk tahun 2014. Sebagai pusat informasi yang bertugas melayani para pelanggan Jasa Marga, JMTIC dinyatakan meraih predikat Excellent dalam Service Performance untuk kategori Public Service. Ini merupakan kali kelima Jasa Marga mengikuti event tersebut, setelah tiga tahun sebelumnya meraih predikat Good dan dua tahun terakhir meraih predikat excellent.

Hal tersebut menjadi salah satu bukti dari konsistensinya penerapan komitmen Jasa Marga untuk memberikan kepuasan kepada para pelanggan. Dalam acara penganugerahan yang diselenggarakan Carre Center for Customer Satisfaction and Loyalty (Carre CCSL) dan Majalah Service Excellence di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (3/4) kemarin, Jasa Marga diwakili Vice President Operation Management, Taruli M. Hutapea.

Menurut Taruli, contact center yang dimiliki Jasa Marga saat ini telah menjadi solution center. Hal ini terlihat saat  banyaknya penerimaan telepon dari pengguna jalan tol yang menanyakan kondisi lalu lintas, JMTIC akan selalu menginformasikan kondisi terkini serta rute alternatif yang memungkinkan apabila terjadi gangguan pada ruas jalan tol. Selain itu, banyak pula pengguna jalan tol yang meminta bantuan karena kendaraan mengalami gangguan di jalan tol. JMTIC segera menindaklanjutinya dengan mengirimkan petugas di lapangan untuk membantu menangani gangguan kendaraan tersebut.

Lebih lanjut Taruli mengatakan berdasarkan data traffic call tahun 2013, di contact center Jasa Marga menerima 1.600 incoming call per hari dan 30 abandoned call setiap harinya. Soal jumlah shift ia memaparkan, dalam operational contact center di JMTIC ada tiga shift,  dimana satu shift                 bekerja delapan jam. “Kebutuhan line aktif dalam periode kerja operational JMTIC untuk line telepon shift satu (5 orang), shift dua (7 orang), shift 3 (2 orang), dan untuk media sosial setiap shift ada 1 orang.

Kedepannya, Jasa Marga berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi dalam bidang contact center sehingga dapat menjawab keinginan dan kepuasan pelanggan dengan memberikan data yang up to date.

Penilaian kinerja contact center untuk tahun 2014 telah dilakukan selama enam bulan dimulai dari bulan Juli hingga Desember 2013 terhadap indikator-indikator penting contact center yaitu access, system, procedure, serta people dengan hasil berupa Index Service Level yang disebut Contact Center Service Excellence Index (CCSEI).

Menurut Chief of Executive Officer Carre CCSL, Yuliana Agung, pencapaian indeks untuk setiap call center didapat dari indeks composite yang dibangun dari ketiga customer touch point yang diukur dari dari masing-masing Key Performance Indicator (KPI).

CCSEI 2014 dihitung dengan cara menjumlahkan hasil perkalian pembobotan customer touch point. Bobot didapatkan setelah keseluruhan data diinput dan diolah menggunakan program pengolahan data sehingga didapatkan pola keseragaman data. Metode ini telah diterapkan sejak pertama riset ini dilakukan tahun 2005 yang lalu, karena metode ini diyakini bahwa indeks yang terbentuk akan lebih mewakili kinerja yang aktual. qqq(Komper/Foto: Ubai )

 

Published in Berita
Kamis, 03 April 2014 10:10

Jasa Marga Goes To Campus 2014

 

Sebagai bentuk kepedulian PT Jasa Marga (Persero) Tbk., terhadap dunia pendidikan, khususnya kepada para mahasiswa yang merupakan calon intelektual di negeri ini, pada ulang tahunnya yang ke-36, operator jalan tol terbesar di Indonesia menyelenggarakan kegiatan Jasa Marga Goes to Campus yang diselenggarakan mulai tanggal 19 Maret s.d. 26 Maret 2014.

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan filosofi dan industri jalan tol kepada mahasiswa, sehingga mereka bisa memahami tentang proses bisnis industri jalan tol di tanah air, beserta kendala dan tantangan yang dihadapi. Selain itu, dalam kegiatan ini juga diharapkan para mahasiswa dapat memahami tentang peran jalan tol dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Indonesia

Acara Jasa Marga Goes to Campus yang dikemas menjadi Kuliah Umum ini juga menjelaskan tentang kiat aman mengemudi di jalan tol. Materi ini perlu disampaikan, agar para mahasiswa dapat lebih memahami tentang hal-hal yang perlu diketahui ketika mengemudikan kendaraan di jalan tol, sehingga mereka dapat mengemudikan kendaraan dengan aman, serta tidak membahayakan orang lain.

Jasa Marga bekerjasama dengan Republika online mengunjungi lima perguruan tinggi baik yang berlokasi di Bandung maupun Jakarta. Kelima perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) tanggal 24 Maret 2014 oleh Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman; Institut Teknologi Bandung (ITB) tanggal 19 Maret 2014, dengan narasumber Direktur Jasa Marga Muh. Najib Fauzan; Universitas Bina Nusantara (Binus) tanggal 20 Maret 2014 dengan narasumber Direktur Jasa Marga Reynaldi Hermansjah; Universitas Indonesia (UI) tanggal 21 Maret 2014 dengan narasumber Direktur Jasa Marga Hasanudin: dan Universitas Trisakti pada tanggal 26 Maret 2014 dengan narasumber Direktur Jasa Marga Abdul Hadi, Hs.

Kampus ITB

Acara yang digelar di Aula Barat ITB, Jalan Ganesha Bandung dihadiri oleh kurang lebih 500 mahasiswa/i yang sangat antusias mengikuti kuliah umum dari Direktur SDM dan Umum Jasa Marga, yang juga alumni ITB, Najib Fauzan.
Najib menjelaskan pembangunan jalan tol yang ditangani Jasa Marga, selain dari segi teknis, namun segi ekonomis, lingkungan, sosial dan lainnya. Acara yang berlangsung tanggal 19 Maret 2014 lalu ini cukup mendapat respon positif dari mahasiswa yang mulai mengenal industri jalan tol di Indonesia.

Kampus Bina Nusantara

Jasa Marga Goes To Campus yang digelar di Auditorium Universitas Bina Nusantara, tanggal 20 Maret lalu, menampilkan Direktur Keuangan Jasa Marga, Reynaldi Hermansjah, sebagai pembicara. Dalam acara yang dikemas menjadi kuliah umum ini, Reynaldi memberi gambaran kekuatan ekonomi Indonesia pada beberapa tahun ke depan. Dari Survey yang dilakukan oleh McKinsey Global Institute (MGI) terhadap 20 Negara dan 30 Industri, MGI memproyeksikan Indonesia akan menjadi Negara dengan kekuatan ekonomi ke 7 pada tahun 2030.

Menghadapi persaingan ketat di tahun mendatang, Reynaldi mengajak mahasiswa sebagai calon penerus bangsa harus selalu termotivasi untuk menjadi leader di Negara sendiri. “Negara kita ini sebentar lagi berada pada posisi penting di peta kekuatan ekonomi dunia, jadi kita patut berbangga ”ujar Reynaldi dihadapan 200 mahasiswa. Dalam kesempatan tersebut, Reynaldi juga menjelaskan bagaimana seluk beluk industri jalan tol di Indonesia. Mulai dari lika-liku bisnis industri jalan tol hingga manfaat jalan tol bagi masyarakat.

Kampus USBI

Perjalanan Jasa Marga Goes to Campus  menyinggahi singgah di Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI), tanggal 24 Maret lalu. Acara yang digelar di Auditorium USBI dipenuhi oleh 200-an mahasiswa yang antusias terhadap kuliah umum oleh Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman.

Menurut Adityawarman kehadiran Jasa Marga diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi para mahasiswa mengenai pentingnya industri jalan tol dalam sebuah negara. "Ini jadi bayangan bagi mereka saat nanti bekerja. Betapa perlunya kita mensosialisasikan ini," Ujar Adityawarman.

Lebih lanjut beliau menegaskan bahwa sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa berhak tahu bagaimana seluk beluk industri jalan tol. Mulai dari proses bisnis, proses penger-jaan hingga manfaat jalan tol bagi masyarakat. "Kita ingin memberi semangat dan inspirasi karena suatu saat bisa jadi Jasa Marga jadi tempat mereka berkarir," ujarnya menambahkan.

 

Kampus Usakti

Acara Jasa Marga Goes to Campus  diakhiri dengan kunjungan Direksi Jasa Marga, Abdul Hadi di Universitas Trisakti (Usakti) pada tanggal 26 Maret lalu. Dalam Acara yang digelar di Gedung Herry Hartanto, Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti, Abdul Hadi Hs yang hadir sebagai pembicara mengungkapkan tiga hal penting yaitu peranan penting jalan tol, bisnis jalan tol, serta berbagai inovasi yang telah dilakukan Jasa Marga khususnya pada proyek pembangunan Jalan Tol Bali Mandara. “Infrastruktur merupakan salah satu aspek penentu perekonomian bangsa,” tuturnya.

Abdul Hadi juga menekankan pentingnya terus melakukan inovasi pada industri jalan tol. “Jasa Marga dalam mengelola dan mengoperasikan jalan tol telah menguasai pangsa pasar sebesar 73%. Karena itu kita terus melakukan inovasi tiada henti dalam pelayanan transaksi, pelayanan lalu lintas, dan konstruksi,” jelasnya.

Dihadapan 200 mahasiswa Abdul Hadi juga menawarkan saran dan masukan kreatif dari mahasiwa, diantaranya usul mengenai pemasangan alat untuk membatasi kecepatan sehingga kecelakaan lalu lintas bisa dikendalikan, sistem aplikasi pembayaran menggunakan android, hingga usul penerapan three in one untuk jalan tol untuk mengurangi kemacetan.

Kampus UI

Dalam kegiatan Jasa Marga Goes to Campus di Kampus UI, Depok,  21 Maret lalu, giliran Drektur Jasa Marga, Hasanudin mensosialisasikan tentang industri jalan tol dihadapan 400 mahasiswa.
“Kita ingin mensosialisasikan tentang industri jalan tol secara umum, kebutuhan infrastruktur itu seperti apa dan mengenalkan Jasa Marga secara umum," ujar Hasanudin.

Dalam acara tesebut juga disinggung kiat serta etika dalam berkendara di jalan tol, agar mahasiswa dapat lebih memahami tentang hal-hal yang perlu diketahu ketikan mengemudikan kendaraan di jalan tol.

 

Selain memberikan materi tentang industri jalan tol, Jasa Marga juga memberikan bantuan sarana pendidikan di masing-masing kampus seperti laptop, infokus, kamera atau netbook. Jasa Marga juga membagikan ratusan  e-toll card untuk para mahasiswa yang aktif bertanya dalam acara tersebut.
Setelah mahasiswa menerima informasi tentang industri jalan tol, mereka akan diberikan pengetahuan tentang teknik penulisan oleh Tim dariRepublika Online yang bertindak sebagai media partner dalam acara ini. Kepada para mahasiswa akan diberi kesempatan untuk mengunggah tulisan tentang Jasa Marga di website Republika Online. Untuk tulisan yang paling banyak dibaca, akan disediakan hadiah menarik seperti netbook, smartphone, tablet dan Ipod.
Program Jasa Marga Goes to Campus ini sudah menjadi program periodik Jasa Marga yang sudah dimulai sejak tahun lalu. Program ini juga merupakan program CSR (Corporate Social Responsibility) di bidang pendidikan. Program CSR lainnya di bidang pendidikan yang sudah dilakukan Jasa Marga diantaranya adalah pemberian program beasiswa, perbaikan sekolah di sekitar jalan tol, pemberian sarana pendidikan seperti perlengkapan sekolah, juga penyebaran Buku Aku Tertib Berlalu Lintas yang merupakan program untuk memperkenalkan pendidikan berlalu lintas bagi anak sejak usia dini.

<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Disclaimer :

Selamat datang di Situs PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dengan melihat Situs ini Anda menyatakan bahwa Anda telah membaca dan menerima penyangkalan-penyangkalan berikut:

Penyangkalan untuk Website PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Informasi

Semua informasi yang diberikan dalam Situs ini adalah berdasarkan informasi yang diberikan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (Jasa Marga) dan sumber-sumber lain, dan dimaksudkan hanya sebagai suatu pengenalan dan panduan tentang bisnis Jasa Marga serta berbagai macam produk dan layanan yang tersedia. Walaupun Jasa Marga telah menggunakan keputusan terbaiknya untuk menyajikan informasi pada Situs Jasa Marga dari sumber yang terpercaya, dengan hanya memberikan akses pada isi Situs, Jasa Marga tidak menjamin atau menyatakan bahwa:

  • Isi Situs tersebut akurat atau lengkap;
  • Isi Situs selalu termutakhirkan;
  • Jasa Marga memiliki kewajiban untuk memperbaharui isi Situs;
  • Setiap proyeksi, prediksi, prakiraan atau pandangan ke depan yang berkaitan dengan pernyataan kinerja Jasa Marga akan terwujud atau tercapai;
  • Isi Situs terbebas dari ketidakakurasian atau kesalahan berkenaan dengan percetakan
  • Isi Situs terbebas dari perubahan yang disebabkan oleh pihak ketiga, dan
  • Akses Anda pada Situs Jasa Marga ini akan bebas dari gangguan, kesalahan, virus komputer atau komponen berbahaya lainnya.

Jasa Marga tidak menerima tanggung jawab untuk setiap kerugian atau kerusakan yang mungkin terjadi baik secara langsung atau tidak langsung dari saran, pendapat, informasi, representasi atau penghilangan, baik disengaja atupun tidak, yang berada di situs ini, termasuk kerusakan-kerusakan yang bersifat langsung, tidak langsung, khusus, insidentil atau konsekuensial. Dengan kata lain, Anda menggunakan Situs Jasa Marga dengan risiko Anda sendiri. Jasa Marga berhak untuk mengubah atau menambah informasi yang diberikan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Jasa Marga meyakini bahwa materi yang diungkapkan adalah akurat pada tanggal disampaikan, dan bahwa Jasa Marga dapat menyampaikan informasi yang baru dari waktu ke waktu, namun Jasa Marga tidak berkewajiban untuk memperbaharui atau memperbaiki informasi tersebut dan menyatakan bahwa Jasa Marga secara eksplisit melepaskan kewajiban apapun untuk melakukan hal tersebut. Setiap upaya telah dilakukan untuk memberikan informasi yang akurat, namun kesalahan dan penghilangan dapat terjadi dan Jasa Marga tidak menjamin bahwa informasi yang tersedia di Situs ini adalah lengkap, akurat atau mutakhir dalam hal apapun.

Tautan
Informasi yang terdapat pada situs yang tertaut dengan Situs ini tidak disiapkan atau disediakan oleh Jasa Marga. Jasa Marga tidak bertanggung jawab, dan tidak mewakili atau memberi jaminan mengenai, isi, ketepatan atau kelengkapan dari setiap situs yang tertaut ke Situs ini atau setiap tautan yang ada pada situs yang tertaut pada Situs Jasa Marga yang dapat dirujuk baik secara langsung atau tidak langsung. Jasa Marga tidak memiliki kewajiban untuk memperbaharui atau memperbaiki informasi dalam sebuah situs yang tertaut ke Situs Jasa Marga yang dapat dirujuk baik secara langsung atau tidak langsung oleh situs Jasa Marga dan secara tegas menolak kewajiban apapun untuk melakukan hal itu. Jasa Marga menyediakan tautan hanya demi kenyamanan, dan adanya semua tautan bukan merupakan pengesahan, investigasi, verifikasi, dan bantuan apapun dalam persiapannya atau persetujuan dari Jasa Marga atas semua informasi atau pernyataan yang ada dalam setiap situs yang tertaut. Hal ini juga berarti bahwa Jasa Marga tidak terafiliasi dengan pihak ketiga baik itu pemilik situs tertaut ataupun para sponsor. Jasa Marga berhak untuk menghentikan tautan ke situs pihak ketiga sewaktu-waktu.  Dalam kebanyakan kasus, Jasa Marga tidak menyadari bahwa pihak ketiga telah tertaut ke dalam Situs Jasa Marga. Jika pihak ketiga tertaut pada Situs Jasa Marga, maka hal ini bukan merupakan indikasi bahwa Jasa Marga memberikan dukungan, otorisasi, sponsor, afiliasi, patungan atau kemitraan dengan Jasa Marga. Situs yang tertaut pada Situs Jasa Marga harus memenuhi syarat-syarat berikut:

  • Tidak menjiplak isi Situs Jasa Marga;
  • Tidak membuat penjelajah dan membuat frame dengan Situs Jasa Marga sebagai isinya;
  • Tidak mengimplikasikan bahwa Jasa Marga menyetujui situs atau produk yang bersangkutan;
  • Tidak salah menggambarkan hubungannya dengan Jasa Marga;
  • Tidak memberikan informasi yang tidak benar tentang produk atau layanan Jasa Marga; dan
  • Tidak terdapat isi yang dapat dianggap sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan, menyinggung atau bersifat kontroversial dan harus berisi hanya hal-hal yang sesuai untuk semua kelompok umur.

Siaran Pers
Situs Jasa Marga berisi Siaran Pers tentang Jasa Marga dan perkembangan bisnis Jasa Marga. Siaran Pers diyakini keakurasiannya sebagai media yang disiapkan dan disebarkan kepada publik pada tanggal dikeluarkan, namun Jasa Marga melepaskan semua tugas atau kewajiban untuk memperbaharui informasi dalam siaran persnya. Informasi tentang perusahaan-perusahaan selain Jasa Marga yang ada dalam siaran pers tidak dapat dianggap sebagai informasi yang dipersiapkan dan didukung oleh Jasa Marga.

Penyangkalan atas Pernyataan Mengenai Proyeksi di Masa Mendatang
Banyak pernyataan pada Situs ini atau dokumen yang dapat diakses dari Situs ini yang mengandung pernyataan tentang proyeksi di masa datang. Semua pernyataan, selain pernyataan-pernyataan tentang fakta historis, termasuk antara lain, pernyataan-pernyataan mengenai gambaran posisi keuangan dan operasional, perencanaan, strategi, tujuan, belanja modal, proyeksi biaya dan antisipasi penghematan biaya dan rencana pembiayaan serta proyeksi tingkat pertumbuhan Jasa Marga di masa datang, merupakan pernyataan tentang proyeksi di masa datang. Pernyataan mengenai proyeksi di masa mendatang secara umum dapat dilihat dari penggunaan istilah seperti “mungkin”, “akan”, “mengharapkan”, “bermaksud”, “merencanakan”, “memproyeksikan”, “memperkirakan”, “mengantisipasi”, “meyakini”, “berharap”, “mampu”, “dirancang untuk” atau frasa-frasa yang serupa. Namun demikian, tanpa kata-kata seperti itu tidak berarti bahwa pernyataan tersebut bukan merupakan proyeksi di masa mendatang.  Anda diingatkan untuk tidak mempercayai pernyataan-pernyataan mengenai proyeksi di masa mendatang tersebut tanpa mempertimbangkannya terlebih dahulu. Jasa Marga tidak berkewajiban untuk mempublikasi perbaikan apapun atas pernyataan apapun mengenai proyeksi di masa mendatang sebagai refleksi atas terjadinya peristiwa-peristiwa yang tidak terantisipasi sesudah tanggal pernyataan tersebut dibuat. Faktor-faktor baru muncul dari waktu ke waktu, Jasa Marga tidak mungkin memprediksi semua faktor tersebut, dan Jasa Marga juga tidak dapat menilai dampak dari masing-masing faktor terhadap bisnis Jasa Marga atau sampai sejauh mana suatu faktor atau kombinasi beberapa faktor dapat menimbulkan atau menghasilkan hal-hal aktual yang berbeda secara material dengan yang diperlihatkan oleh penyataan-pernyataan mengenai proyeksi di masa mendatang. Semua pernyataan tertulis maupun lisan mengenai proyeksi di masa mendatang yang berhubungan dengan Jasa Marga atau orang-orang yang bertindak atas nama Jasa Marga telah memenuhi syarat secara keseluruhan terhadap pernyataan-pernyataan ini.

Kekayaan Intelektual
Jasa Marga memiliki seluruh hak cipta dan seluruh hak kekayaan intelektual lain dalam Situs ini. Semua hal yang berada di dalam Situs ini seluruhnya memiliki hak cipta kecuali dinyatakan lain oleh Jasa Marga. Anda dapat menggunakan Situs Jasa Marga hanya untuk kepentingan yang tidak bersifat komersial. Anda diminta untuk tidak menyalin atau menayangkan dengan tujuan mendistribusikan kembali kepada pihak ketiga atau dengan tujuan komersial bagian manapun dari Situs ini tanpa izin tertulis dari Jasa Marga.

Virus
Jasa Marga tidak menerima kewajiban apapun yang timbul sebagai akibat dari transfer virus atau perubahan yang tidak sah atas isi Situs ini.

Yurisdiksi
Situs ini diatur dan harus diinterpretasikan sesuai dengan hukum yang berlaku di Republik Indonesia.