Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas
Search results for:
Kamis, 18 September 2014 13:23

Jasa Marga Gelar Public Expose

Info Tol (18/09): Sebagai emiten Bursa Efek Indonesia, Jasa Marga menggelar Public Expose dalam kegiatan Investor Summit & Capital Market Expo 2014 yang di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (17/9) kemarin.

Acara tahunan yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI/ISX), KPEI. serta KSEI ini, dilaksanakan  hingga hari Kamis (18/9) ini, dan ddikuti oleh berbagai emiten BEI. Acara Publik Ekspose Jasa Marga sendiri diikuti oleh kurang lebih 200 peserta yang terdiri atas investor dan analis. Selain itu acara tersebut merupakan  persayaratan bagi emiten  untuk melakukan public expose  minimal 1 tahun sekali.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Keuangan  Jasa Marga, Reynaldi Hermansjah, didampingi Direktur Operasi Jasa Marga Hasanudin, serta Corporate Secretary Jasa Marga David Wijayatno memaparkan mengenai kinerja dan rencana Perusahaan. Dalam acara tersebut, mereka juga menjawab pertanyaan dari para analis dan investor yang hadir .

Menurut Reynaldi, Jasa Marga  menargetkan  mengoperasikan 738 kilometer jalan tol pada akhir 2017 nanti. “Dari sepuluh ruas baru yang dibangun Jasa Marga, dua diantaranya telah beroperasi penuh, yaitu Tol Bali Mandara dan JORR W2 Utara,” ujar Reynaldi.

Reynaldi juga memaparkan rencana ekspansi perusahaan baik itu dengan mengikuti tender pembangunan ruas baru yang diadakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum maupun melakukan akuisisi. “Kami baru saja memenangkan tender pembangunan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi.” ujar Reynaldi

Dari sisi operasional, Jasa Marga terus berbenah. Salah satunya dalam hal transaksi di gerbang tol. Menurut Hasanudin, transaksi manual membutuhkan waktu layanan 10 detik, sedangkan dengan e-Toll card menjadi 5-6 detik.

Menurt Hasanunddin, Jasa Marga saat ini sedang menjajaki kerjasama dengan Telkom, dalam pengembangan sistem on board unit baru. “Agar waktu transaksi bisa dipangkas hingga di bawah 1 detik, dan semoga segera terealisasi dalam waktu dekat,” kata Hasanudin. qqq (Corcomm)

Materi Public Exposse dapat di unduh disisni

Published in Berita
Jumat, 12 September 2014 15:52

Investor Summit 2014


Acara : Investor Summit and Capital Market Expo 2014
Tanggal :
17 September 2014
Tempat : The Ritz-Carlton Pacific Place
Alamat : Jakarta
Catatan :

Download Dokumen PDF (4,7 Mb)

Published in Hubungan Investor

Rilis No: 24, Tanggal 12 September 2014

Pemerintah melalui Menteri Pekerjaan Umum akan memberlakukan tarif baru Ruas Jalan Tol Prof Dr. Ir. Soedijatmo (Tol Bandara), mulai  19 September 2014, Pukul 00.00 mendatang

Penerapan tarif Baru di ruas jalan tol ini diputuskan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No. 522/KPTS/M/2014 tanggal 11 September 2014 tentang Penyesuaian Tarif Tol pada Ruas Jalan Tol Prof Dr. Ir. Soedijatmo.

Dengan Keputusan tersebut maka terjadi penyesuaian pada besaran tarif sebagai berikut

 

Golongan

I

II

III

IV

V

Tarif Lama

5,500

7,000

8,000

10,000

12,500

Tarif Baru

(Mulai 19/9/2014)

6,000

7,500

9,500

11,500

14,000

 

Ruas Tol Prof Dr. Ir. Soedijatmo sepanjang 14,3 km merupakan ruas tol yang sangat padat, dengan lalu lintas sebenyak 204.435 kendaraan setiap harinya  (Januari s/dJuli 2014). Ruas yang dioperasikan oleh Jasa Maga sejak 1985 ini melayani arus lalu lintas kendaraan dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta di Cengkareng.

Memiliki 7 Gerbang Tol dengan  gardu operasi berjumlah 36 gardu reguler, 6 gardu tandem, 9 Gardu Tol Otomatis (GTO), dan 2 gardu khusus e-Tollpass, Jasa Marga akan terus mengoptimalkan pelayanan terhadap pengguna jalan tol yang melalui jalan tol ini.

Info Selengkapnya dapat diunduh disini

Published in Release

Pers Rilis

Nomor: 22/2014 Tanggal 10 September 2014

Sebagai salah satu upaya Jasa Marga untuk menjaga keamanan dan kenyaman pengguna jalan dalam berkendara di jalan tol, saat ini Jasa Marga tengah melakukan penertiban terhadap kendaraan truk yang bermuatan lebih (overload)mulai tanggal 8 sampai dengan 12 September 2014. Kegiatan ini secara serentak dilakukan diseluruh jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga di seluruh Indonesia, seperti Jalan Tol Belmera di Medan, Jakarta-Cikampek, Palikanci, Semarang, Surabaya-Gempol serta Jalan Tol di Jakarta dan sekitarnya.

Operasi penertiban ini dilakukan karena masih banyak kendaraan overloaddan melaju dibawah kecepatan minimumyang dianjurkan. Kendaraan yang melaju di bawah kecepatan minimum ini tentunya mengganggu kenyamanan pengguna jalan tol lainnya yang ingin mengendarai kendaraannya sesuai dengan kecepatan yang dipersyaratkan. Dan yang lebih membahayakan lagi, ketika kendaraan yang melaju di bawah kecepatan minimum ini tiba-tiba didahului dengan oleh kendaraan besar lainnya yang kecepatannya masih di bawah 60/km jam. “Manuver kendaraan yang mendahului ini tentu akan mengagetkan kendaraan di belakangnya, dan bisa mengakibatkan kecelakaan fatal,” ujar Mohammad Sofyan, Pgs. Corporate Secretary Jasa Marga kepada wartawan. Apalagi, tambah Sofyan, apabila kejadian tersebut terjadi pada malam hari, maka kemungkinan kecelakaannya akan semakin besar.

Selain untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tol, penertiban kendaraan ini juga dimaksudkan untuk menjaga agar jalan tol dapat berfungsi dengan maksimal. Dengan tidak adanya kendaraan yang overloadyang memacu kendaraannya di bawah kecepatan minimum, maka arus kendaraan yang melintas di jalan tol akan semakin lancar. Kelancaran ini tentunya akan mempercepat waktu tempuh pengguna jalan tol, dan menghemat bahan bakar. “Sehingga peran jalan tol dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat bisa berfungsi secara maksimal,” tambah Sofyan.

Disamping itu, penertiban terhadap kendaraan overload ini juga untuk menjaga kualitas jalan tol agar tetap terjaga dengan baik. Karena kendaraan yang overload ini berpengaruh sangat besar terhadap kerusakan yang terjadi di jalan tol. “Namun demikian, kami tetap menjaga agar kerusakan yang ditimbulkan oleh kendaraan yang overload ini tidak mengganggu kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan tol,” ujar Sofyan.

Dalam melakukan operasi ini, Jasa Marga bekerjasama dengan Dinas Perhubungan setempat dan pihak Kepolisian. Operasi ini dilakukan juga untuk menegakkan Peraturan Pemerintah No 15 tahun 2005 tentang Jalan Tol, khususnya mengenai Pasal 5 yang mengatur tentang kendaraan dengan MST (Muatan Sumbu Terendah) yang boleh melewati jalan tol.

Dalam melaksanakan operasi penertiban ini dilakukan di beberapa lokasi sekitar Ruas Jalan tol Jasa Marga, seperti pada Tempat Istirahat/Rest Area dan akses masuk (entrance) jalan tol. Untuk Jalan Tol Jakarta-Cikampek dilakukan di Rest Area KM 50, Jakarta Tangerang di Rest Area KM 14, Tol Sediyatmo dilakukan di KM 24, Tol JORR di Gerbang Tol Rorotan dan Tol Cipularang/Padaleunyi di KM 120.

Kendaraan yang diperkirakan membawa beban over load dan berjalan lambat, petugas akan memeriksa kecepatan kendaraan tersebut dengan menggunakan speed gun. Kemudian dilakukan pengukuran beban tonase kendaraan menggunakan timbangan portable. Sanksi yang akan diberikan adalah penilangan terhadap pelanggar, termasuk penempelan STIKER BUKTI PELANGGARAN, kemudian penempelan stiker himbauan dan sosialisasi, sampai dengan mengeluarkan kendaraan yang overloaddari jalan tol.

Dari hasil Operasi Pekan Penertiban Kendaraan Kelebihan Muatan hari Senin (8/9) sampai dengan hari Rabu (10/9) yang telah dilakukan oleh Jasa Marga Cabang Jakarta Cikampek, sedikitnya 232 kendaraan telah dilakukan pemeriksaan di lapangan. Dari jumlah tersebut, 157 kendaraan terbukti bermuatan overload sehingga dilakukan tindakan berupa tilang. Sebagian besar dari kendaraan yang dikenai sanksi tilang adalah kendaraan yang termasuk dalam Golongan 4 (truk dengan empat gandar dan sejenisnya).

Sasaran utama yang ingin dicapai dalam operasi penertiban ini adalah kendaraan dengan muatan melebihi dimensi yang dipersyaratkan baik dari dimensi panjang, tinggi atau lebar, serta kendaraan yang berjalan di bawah kecepatan minimum 60/Km, dan kendaraan yang melebihi batas MST.

Sebelum operasi penertiban ini dilakukan, Jasa Marga terlebih dahulu telah melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan melalui social media, VMS (Variable Message Sign), dan spanduk terkait dengan dengan pelaksanaan operasi penertiban ini.

Lebih lanjut, hasil dari Operasi Pekan Penertiban Kendaraan Kelebihan Muatan ini akan dilaporkan ke DLLAJ, Kepolisian dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk menjadi bahan pertimbangan Uji Coba Larangan Masuk kendaraan kelebihan muatan pada ruas-ruas tertentu di Jalan Tol yang dikelola oleh Perseroan.

 

Untukketeranganlebihlanjutsilahkanmenghubungi:

David Wijayatno

Corporate Secretary

Telp. 021 8413526 – 8413630

Fax. 021 87793976

Email. Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya

Published in Release

Info Tol (03/09): Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Irjen Pudji Hartanto, menggelar kampanye pelopor keselamatan berlalu lintas di Gerbang Tol Cililitan, Cabang Cawang-Tomang- Cengkareng, Selasa (02/09) kemarin. Sosialisasi tersebut dilakukan dengan tujuan untuk dapat menurunkan angka kecelakaan berlalu lintas, termasuk di jalan tol.

Kepala Korps Lalu Lintas memberikan plakat Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas kepada General Manager CTC, Agus Purnomo, serta menyematkan pin pelopor keselamatan berlalu lintas kepada lima petugas PT Jasa Marga (Persero) Tbk, yaitu petugas keamanan, contra flow, ambulans, derek, dan petugas patroli. Selain kepada petugas Jasa Marga, pin pelopor juga diberikan kepada sejumlah pengendaraan yang hendak memasuki ruas tol Cililitan.

Dalam sosialisasi tersebut Irjen Pudji berpesan kepada pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat berlalu lintas di jalan. Menurutnya dengan kegiatan yang mulai dicanangkan pada 22 September 2012 lalu berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas hingga saat ini, dan berharap kegiatan tersebut akan tetap berlanjut. qqq  (Deni T– CTC, edited by Corcomm)

Published in Berita

Info Tol (04/09): Pembebasan lahan yang selama ini menjadi kendala dalam berbagai proyek pembangunan jalan tol dapat diatasi dengan memperkuat sinergi BUMN dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Hal ini disampaikan oleh Direktur   Utama Jasa Marga Adityawarman dalam talkshow Indonesia Leaders Talk 2014, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (03/09).

Acara tersebut diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia sebagai bagian dari acara “Refleksi Tiga Tahun Implementasi Determinasi dan Langkah Bangsa Mewujudkan Kesejahteraan dan Daya Saing Ekonomi melalui Masterplan, Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI 2011-2025)”.

Berbicara setelah Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan, Adit menyampaikan dukungannya terhadap ide Dahlan untuk memperkuat peran BUMN dalam pembangunan daerah dengan tingkat ekonomi yang relatif lebih baik. Menurut Adit, hal itu salah satunya diwujudkan dengan pembangunan jalan-jalan tol yang dapat mempercepat perekonomian.

Sayangnya, upaya pembangunan tol seringkali terkendala pembebasan lahan. Menghadapi kendala tersebut, Adit menilai sinergi semua pihak merupakan jawabannya. “Saya mengusulkan sinergi itu berlangsung antara pemda, pemerintah pusat dan semua yang ada di kita,” terangnya.

Perlu Panglima Pembebasan Lahan

Solusi berkat sinergi tersebut sudah dibuktikan oleh Jasa Marga saat membangun jalan tol Bali sepanjang 15 kilometer dalam waktu hanya 15 bulan. Hal tersebut juga dipraktikkan Jasa Marga dalam membangun ruas jalan tol Semarang-Solo, yang dalam setahun membebaskan lahan sepanjang 25 km.

“Dalam kenyataannya hal ini bisa kita lakukan kalau kita mau bekerja keras, mau duduk bersama,” tambahnya. Karena bagaimanapun, menurutnya, sesuai falsafah undang-undang, jalan bukan hanya berfungsi memindahkan barang dan jasa. Jalan juga merupakan suatu kegiatan ekonomi, politik, dan yang lebih penting dari itu adalah kegiatan kesatuan bangsa.

Hal terpenting, menurutnya, sinergi itu dibarengi dengan penentuan pihak yang menjadi panglima untuk memimpin dan bertanggung jawab atas pembebasan lahan. Selain acara talkshow tersebut, Jasa Marga juga berpartisipasi dalam pameran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian-MP3EI dengan menampilkan pencapaian yang telah dilakukan Jasa Marga dari tahun 2011-2014.  qqq (Corcomm/Foto:Anang).

 

 

 

Published in Berita

Info Tol (27/08): Menyusul Cabang Jakarta-Cikampek yang telah melakukan operasi penertiban pada kendaraan kelebihan muatan (overload), giliran Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol (Surgem) yang akan segera melaksanakan  penertiban kendaraan dengan beban melebihi 10 ton per. Hal tersebut disampaikan General Manager (GM) Surgem Christantio Prihambodo, dihadapan wartawan Kamis (21/8) lalu di Surabaya.

Dalam pelaksanaan penertiban tersebut, Jasa Marga akan bekerja sama dengan DLLAJR dan Polri. Penertiban harus dilaksanakan karena salah satu faktor penyebab kerusakan jalan selama ini adalah banyaknya  kendaraan yang bermuatan melebihi tonase yang diperkenankan. “Meski jalan tol mampu menerima beban hingga 12 ton, tapi langkah ini dilakukan untuk memperpanjang usia jalan,” kata Chris.

Penertiban akan dilaksanakan dalam tiga tahap. Pertama, sosialisasi kepada masyarakat. Selanjutnya kendaraan truk yang bermuatan akan ditimbang dan diberikan peringatan. Terakhir, sanksi akan dikenakan bagi yang melanggar.

“Penimbangan berat kendaraan akan dilaksanakan oleh DLLAJR Provinsi Jawa Timur, sedangkan penindakan akan dilaksanakan oleh DLLAJR dan PJR,” imbuh Chris.

Sementara untuk mengurai kepadatan di Gerbang Tol Dupak, Chris menerangkan bahwa saat ini tengah dibangun perluasan dengan menambah tujuh gardu tol. Dengan selesainya penambahan gardu tol, ia berharap transaksi di GT Dupak semakin lancar. qqq (Agus Tri-Surgem, edited by Corcomm)

Published in Berita

Info Tol (26/08): Jasa Marga menegaskan koitmennya terhadap pemberantasan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Badan Narkotika Nasional di Kantor Jasa Marga, Jakarta Senin (25/8) kemarin.

Dalam MOU yang ditandatangani langsung oleh Direktur Utama Jasa Marga,  Adityawarman, dan Kepala BNN Anang Iskandar, melingkupi kerja sama diseminasi informasi dan advokasi mengenai pencegahan dan penyalahgunaan narkotika, pemanfaatan area jalan tol untuk sosialisasi bahaya narkotika, sosialisasi wajib lapor bagi pecandu, penyalah guna, dan korban penyalahgunaan narkotika, serta pemberdayaan peran serta masyarakat dalam bidang Pemberantasan Penyalahgunaan dan Pergedaran Gelap Narkotika (P4GN).

Adityawarman dalam sambutannya mengatakan merupakan kehormatan bagi Jasa Marga untuk dilibatkan oleh BNN dalam upaya menekan angka penyalahgunaan narkotika.  Lebih lajut Adityawarman juga mengatakan, bahwa masalah narkotika adalah masalah kita bersama. Disampaikan oleh Adityawarman juga bahwa Jasa Marga telah memiliki aturan yang sangat ketat terkait penyalahgunaan narkotika. “Jika terbukti ada karyawan yang menggunakan narkotika, maka sanksi yang diberikan adalah pemecatan,” tegas Adityawarman. Beliau berharap penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dapat menjadi momentum sebagai pencegahan internal. “Dengan adanya kerja sama ini, kita dapat melakukan pencegahan secara dini,” ujar Adityawarman.

Sementara itu, Kepala BNN Anang Iskandar menyampaikan, penanggulan narkotika sejatinya membutuhkan sinergi lintas sektoral agar hasil yang didapat bisa maksimal. “Maka BNN mengandeng Jasa Marga dalam mengoptimalkan pemanfaatan ruang publik yang berada di bawah kewenangan Jasa Marga, yaitu jalan tol, untuk sosialisasi tentang masalah narkoba,” ujar Anang.

Diejelaskan lebih lanjut pleh Anang, fokus dari kegiatan tersebut adalah untuk menekankan pentingnya rehabilitasi. Selama ini, menurut Anang, para pengguna narkotika takut melaporkan diri bahwa dirinya menderita lantaran kecanduan narkotika. “Padahal jika mereka melapor, kita akan jalani proses hukumnya, namun nantinya dia tidak akan dipenjara, tapi direhabilitasi,” ucap Anang. Di sinilah peran penting yang bisa dimiliki Jasa Marga, yakni untuk menyosialisasikan. Kegiatan antara Jasa Marga dan BNN bukan kali pertama. Di antara yang pernah dilakukan adalah pembentukan Kader Inti Anti Narkoba di lingkungan Jasa Marga dalam rangka mendukung penuh program pemerintah “Indonesia Tanpa Narkoba Tahun 2016”. qqq(Corcomm)

 

Published in Berita

 

Info Tol (22/08): Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek (Jakpek) melakukan operasi simpatik bagi kendaraan overload yang melewati Jalan Tol Jakarta-Cikampek selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Agustus 2014. Menurut General Manager Jakpek, Yudhi Krisyunoro, kegiatan yang dilakukan di TIP KM 33A ini merupakan tanggapan atas banyaknya  keluhan pelanggan mengenai banyaknya kendaraan yang melaju dibawah 60 km/jam. Selain itu, sering pula terganggu oleh kendaraan golongan IV dan V yang bermuatan melebihi kapasitas (overload).

Yudhi juga menambahkan bahwa salah satu penyebab kerusakan pada badan jalan tol adanya kendaraan overload. Jasa Marga harus mengeluarkan biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak sedikit unuk memelihara jalan tersebut, yaitu Rp125 milyar/tahun. “Apabila hal ini dapat ditekan, biaya tersebut akan berkurang hingga 40%," kata Yudhi..

Dalam Pelaksanaan operasi simpatik ini, Jasa Marga bekerja sama dengan pihak Kepolisian, TNI, Dishub, dan Petugas Layanan Lalu Lintas Jakpek.  Operasi dilakukan dengan menimbang dan mengukur kecepatan kendaraan menggunakan alat portable yang sudah dimiliki Cabang Jakpek. Ade Prihatna selaku penanggung jawab operasi mengatakan dengan alat tersebut, pihaknya dapat langsung memberikan sanksi tilang dari Kepolisian dan Dishub bila ditemui pelanggaran.

Hingga Pada hari kedua operasi, telah terjaring 55 kendaraan dengan 35 kendaraan overload, 14 kendaraan yang melanggar tentang KIR, dan 6 sisanya dinyatakan memenuhi aturan yang berlaku. qqq(Iwan A-Japek, edited by Corcomm)

 

 

Published in Berita

Info Tol (20/08): Setelah sempat tertunda sejak 2012 lalu, Jasa Marga resmi mengoperasikan Jembatan Tol Surabaya -Madura (Suramadu),  dengan  ditandatanganinya Perjanjian Pengusahaan  Jalan Tol  (PPJT)  Jalan Tol Jembatan SurabayaMadura (Suramadu),  antara  Direktur  Utama  Jasa  Marga  Adityawarman  dan  Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ahmad Ghani Ghazali di Jakarta, Rabu (20/08) kemarin.

Jasa Marga sebelumnya telah ditetapkan sebagai pemenang  tender  untuk  pengoperasian,  pemeliharaan  dan  konstruksi  Jembatan  Suramadu  pada 2012  lalu.  Menurut  Kepala BPJT Ahmad  Ghani  Ghazali   proses  tertundanya  penandatanganan  PPJT  Jembatan  Suramadu  karena  masalah  hukum yang memayungi  keberadaan  Jembatan  tersebut  yaitu  UU  Nomor  38 dan PP  Nomor 15  tentang  Jalan Tol,  dan  Peraturan  Presiden  Nomor  27  tahun  2008  tentang  Badan  Pengembangan  Wilayah  Surabaya-Madura  (BPWS).  “Dalam  Perpres  disebutkan  pengusaaan  Jalan Tol Jembatan Suramadu ini dimiliki BPWS.  sehingga  agak  sulit  dan  memerlukan  waktu  untuk  memprosesnya,”  ucap  Ahmad  Ghani.  Namun  seiring  perjalanan waktu,  BPWS kemudian  bekerja  sama  dengan  Jasa  Marga , untuk  mengelola Jembatan Suramadu tersebut.

Ahmad  Ghani  juga  menjelaskan  keunikan lain  dari pengelolaan Jembatan Suramadu, yaitu terlibatnya  beberapa  pihak, yang pertama adalah BPWS bekerja sama dengan Jasa Marga selaku pengelola, pihak kedua  ialah  BPJT  sebagai  otorisator,  dan  pihak ketiga  adalah Bina  Marga.  “Health  Monitoring  System jembatan  masih ada  di  Bina  Marga,  mereka  secara  online  terus  memantau  kondisi  Jembatan   Suramadu  ini,”  ujar  Ahmad  Ghani.  Namun  dia  berharap,    dengan  ditandatanganinya  PPJT ini dapat membawa  kebaikan  kepada   seluruh  pihak  dan  dapat  memberikan  manfaat   bagi  masyarakat.

Sementara  Direktur  Utama  Jasa  Marga,  Adityawarman,  dalam  sambutannya  mengucapkan  terima  kasih  kepada  para  pihak  atas  ditandatanganinya  PPJT  Jembatan  Suramadu  ini.  Adityawarman  berharap agar perjanjian  ini bisa menjadi percontohan bagi perjanjian -perjanjian ain.  Mengenai  rencana  pengelolaan  Jembatan  Suramadu,  Adityawarman  akan  memprioritaskan  peningkatan  kapasitas   gerbang  mengingat  kondisi  kapasitas  yang  ada  saat  ini  sangat  kurang.  “tingkat  lalu  lintas  disini  sangat  luar  biasa,  termasuk  Lebaran  kemarin,”  ujar Adityawarman.  Pada  akhir  sambutanya  Adit  berharap  Jasa  Marga  bisa  memberikan  pelayanan  yang  terbaik  bagi  pengguna  jalan  (Corcomm)

Published in Berita
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Disclaimer :

Selamat datang di Situs PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dengan melihat Situs ini Anda menyatakan bahwa Anda telah membaca dan menerima penyangkalan-penyangkalan berikut:

Penyangkalan untuk Website PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Informasi

Semua informasi yang diberikan dalam Situs ini adalah berdasarkan informasi yang diberikan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (Jasa Marga) dan sumber-sumber lain, dan dimaksudkan hanya sebagai suatu pengenalan dan panduan tentang bisnis Jasa Marga serta berbagai macam produk dan layanan yang tersedia. Walaupun Jasa Marga telah menggunakan keputusan terbaiknya untuk menyajikan informasi pada Situs Jasa Marga dari sumber yang terpercaya, dengan hanya memberikan akses pada isi Situs, Jasa Marga tidak menjamin atau menyatakan bahwa:

  • Isi Situs tersebut akurat atau lengkap;
  • Isi Situs selalu termutakhirkan;
  • Jasa Marga memiliki kewajiban untuk memperbaharui isi Situs;
  • Setiap proyeksi, prediksi, prakiraan atau pandangan ke depan yang berkaitan dengan pernyataan kinerja Jasa Marga akan terwujud atau tercapai;
  • Isi Situs terbebas dari ketidakakurasian atau kesalahan berkenaan dengan percetakan
  • Isi Situs terbebas dari perubahan yang disebabkan oleh pihak ketiga, dan
  • Akses Anda pada Situs Jasa Marga ini akan bebas dari gangguan, kesalahan, virus komputer atau komponen berbahaya lainnya.

Jasa Marga tidak menerima tanggung jawab untuk setiap kerugian atau kerusakan yang mungkin terjadi baik secara langsung atau tidak langsung dari saran, pendapat, informasi, representasi atau penghilangan, baik disengaja atupun tidak, yang berada di situs ini, termasuk kerusakan-kerusakan yang bersifat langsung, tidak langsung, khusus, insidentil atau konsekuensial. Dengan kata lain, Anda menggunakan Situs Jasa Marga dengan risiko Anda sendiri. Jasa Marga berhak untuk mengubah atau menambah informasi yang diberikan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Jasa Marga meyakini bahwa materi yang diungkapkan adalah akurat pada tanggal disampaikan, dan bahwa Jasa Marga dapat menyampaikan informasi yang baru dari waktu ke waktu, namun Jasa Marga tidak berkewajiban untuk memperbaharui atau memperbaiki informasi tersebut dan menyatakan bahwa Jasa Marga secara eksplisit melepaskan kewajiban apapun untuk melakukan hal tersebut. Setiap upaya telah dilakukan untuk memberikan informasi yang akurat, namun kesalahan dan penghilangan dapat terjadi dan Jasa Marga tidak menjamin bahwa informasi yang tersedia di Situs ini adalah lengkap, akurat atau mutakhir dalam hal apapun.

Tautan
Informasi yang terdapat pada situs yang tertaut dengan Situs ini tidak disiapkan atau disediakan oleh Jasa Marga. Jasa Marga tidak bertanggung jawab, dan tidak mewakili atau memberi jaminan mengenai, isi, ketepatan atau kelengkapan dari setiap situs yang tertaut ke Situs ini atau setiap tautan yang ada pada situs yang tertaut pada Situs Jasa Marga yang dapat dirujuk baik secara langsung atau tidak langsung. Jasa Marga tidak memiliki kewajiban untuk memperbaharui atau memperbaiki informasi dalam sebuah situs yang tertaut ke Situs Jasa Marga yang dapat dirujuk baik secara langsung atau tidak langsung oleh situs Jasa Marga dan secara tegas menolak kewajiban apapun untuk melakukan hal itu. Jasa Marga menyediakan tautan hanya demi kenyamanan, dan adanya semua tautan bukan merupakan pengesahan, investigasi, verifikasi, dan bantuan apapun dalam persiapannya atau persetujuan dari Jasa Marga atas semua informasi atau pernyataan yang ada dalam setiap situs yang tertaut. Hal ini juga berarti bahwa Jasa Marga tidak terafiliasi dengan pihak ketiga baik itu pemilik situs tertaut ataupun para sponsor. Jasa Marga berhak untuk menghentikan tautan ke situs pihak ketiga sewaktu-waktu.  Dalam kebanyakan kasus, Jasa Marga tidak menyadari bahwa pihak ketiga telah tertaut ke dalam Situs Jasa Marga. Jika pihak ketiga tertaut pada Situs Jasa Marga, maka hal ini bukan merupakan indikasi bahwa Jasa Marga memberikan dukungan, otorisasi, sponsor, afiliasi, patungan atau kemitraan dengan Jasa Marga. Situs yang tertaut pada Situs Jasa Marga harus memenuhi syarat-syarat berikut:

  • Tidak menjiplak isi Situs Jasa Marga;
  • Tidak membuat penjelajah dan membuat frame dengan Situs Jasa Marga sebagai isinya;
  • Tidak mengimplikasikan bahwa Jasa Marga menyetujui situs atau produk yang bersangkutan;
  • Tidak salah menggambarkan hubungannya dengan Jasa Marga;
  • Tidak memberikan informasi yang tidak benar tentang produk atau layanan Jasa Marga; dan
  • Tidak terdapat isi yang dapat dianggap sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan, menyinggung atau bersifat kontroversial dan harus berisi hanya hal-hal yang sesuai untuk semua kelompok umur.

Siaran Pers
Situs Jasa Marga berisi Siaran Pers tentang Jasa Marga dan perkembangan bisnis Jasa Marga. Siaran Pers diyakini keakurasiannya sebagai media yang disiapkan dan disebarkan kepada publik pada tanggal dikeluarkan, namun Jasa Marga melepaskan semua tugas atau kewajiban untuk memperbaharui informasi dalam siaran persnya. Informasi tentang perusahaan-perusahaan selain Jasa Marga yang ada dalam siaran pers tidak dapat dianggap sebagai informasi yang dipersiapkan dan didukung oleh Jasa Marga.

Penyangkalan atas Pernyataan Mengenai Proyeksi di Masa Mendatang
Banyak pernyataan pada Situs ini atau dokumen yang dapat diakses dari Situs ini yang mengandung pernyataan tentang proyeksi di masa datang. Semua pernyataan, selain pernyataan-pernyataan tentang fakta historis, termasuk antara lain, pernyataan-pernyataan mengenai gambaran posisi keuangan dan operasional, perencanaan, strategi, tujuan, belanja modal, proyeksi biaya dan antisipasi penghematan biaya dan rencana pembiayaan serta proyeksi tingkat pertumbuhan Jasa Marga di masa datang, merupakan pernyataan tentang proyeksi di masa datang. Pernyataan mengenai proyeksi di masa mendatang secara umum dapat dilihat dari penggunaan istilah seperti “mungkin”, “akan”, “mengharapkan”, “bermaksud”, “merencanakan”, “memproyeksikan”, “memperkirakan”, “mengantisipasi”, “meyakini”, “berharap”, “mampu”, “dirancang untuk” atau frasa-frasa yang serupa. Namun demikian, tanpa kata-kata seperti itu tidak berarti bahwa pernyataan tersebut bukan merupakan proyeksi di masa mendatang.  Anda diingatkan untuk tidak mempercayai pernyataan-pernyataan mengenai proyeksi di masa mendatang tersebut tanpa mempertimbangkannya terlebih dahulu. Jasa Marga tidak berkewajiban untuk mempublikasi perbaikan apapun atas pernyataan apapun mengenai proyeksi di masa mendatang sebagai refleksi atas terjadinya peristiwa-peristiwa yang tidak terantisipasi sesudah tanggal pernyataan tersebut dibuat. Faktor-faktor baru muncul dari waktu ke waktu, Jasa Marga tidak mungkin memprediksi semua faktor tersebut, dan Jasa Marga juga tidak dapat menilai dampak dari masing-masing faktor terhadap bisnis Jasa Marga atau sampai sejauh mana suatu faktor atau kombinasi beberapa faktor dapat menimbulkan atau menghasilkan hal-hal aktual yang berbeda secara material dengan yang diperlihatkan oleh penyataan-pernyataan mengenai proyeksi di masa mendatang. Semua pernyataan tertulis maupun lisan mengenai proyeksi di masa mendatang yang berhubungan dengan Jasa Marga atau orang-orang yang bertindak atas nama Jasa Marga telah memenuhi syarat secara keseluruhan terhadap pernyataan-pernyataan ini.

Kekayaan Intelektual
Jasa Marga memiliki seluruh hak cipta dan seluruh hak kekayaan intelektual lain dalam Situs ini. Semua hal yang berada di dalam Situs ini seluruhnya memiliki hak cipta kecuali dinyatakan lain oleh Jasa Marga. Anda dapat menggunakan Situs Jasa Marga hanya untuk kepentingan yang tidak bersifat komersial. Anda diminta untuk tidak menyalin atau menayangkan dengan tujuan mendistribusikan kembali kepada pihak ketiga atau dengan tujuan komersial bagian manapun dari Situs ini tanpa izin tertulis dari Jasa Marga.

Virus
Jasa Marga tidak menerima kewajiban apapun yang timbul sebagai akibat dari transfer virus atau perubahan yang tidak sah atas isi Situs ini.

Yurisdiksi
Situs ini diatur dan harus diinterpretasikan sesuai dengan hukum yang berlaku di Republik Indonesia.