Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas
Search results for:

Kategori Sektor Infrastruktur, Transportasi, dan Utilitas Terbaik Pada Bisnis Award

Info Tol (03/07): Jasa Marga kembali menerima penghargaan pada ajang Bisnis Indonesia Award 2013 (BIA 2013) untuk Kategori Sektor Infrastruktur, Transportasi , dan Utilitas Terbaik yang diterima langsung oleh Finance Director PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Reynaldi Hermansjah di Hotel Intercontinental, Jakarta, Selasa (02/07).

Dalam acara yang dihadiri oleh Menteri Keuangan M. Chatib Basri Tahun ini, mengambil Business Acceleration Ahead of The Political Year sesuai dengan kondisi 2013 yang bersiap menyambut Pemilu 2014. Menurut M. Chatib Basri, setelah 2014 akan terjadi pergantian kepemimpinan nasional. Hal ini secara otomatis melahirkan ketidakpastian akan mengenai berbagai hal termasuk kebijakan serta dampak dari kebijakan tersebut terhadap perusahaan/emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dimana perusahaan tersebut memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi terhadap kebijakan regulasi dari pemerintah

Penganugerahan yang digelar oleh Harian Bisnis Indonesia ini diberikan kepada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan akselerasi bisnis masih tetap terjaga, atau masih tetap berekspansi, serta memiliki dan memberikan sinyalemen yang menjanjikan di masa depan.

Selain Jasa Marga, penganugerahan juga diberikan kepada sembilan perusahaan lain dari sembilan sektor yang meliputi bidang pertanian, pertambangan, industri dasar dan kimia, aneka industri, industri konsumsi, industri properti dan real estate,infra-struktur, keuangan, serta perdagangan, jasa dan investasi. Sementara untuk penghargaan chief executive officer of The Year, terpilih CEO PT Semen Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Bisnis Indonesia juga meluncurkan buku IDX Watch 2013 yang memberikan gambaran kinerja emiten di Bursa Efek Indonesia.

Terbaik Kategori Transportasi pada  Wealth Added Creator Award 2013

Sementara sebelumnya, David Wijayatno, Corporate Secretary Jasa Marga juga mewakili perusahaan untuk menerima penghargaan dari Wealth Added Creator Award 2013 yang diselenggarakan oleh Majalah SWA dan Stern Steward & Co, di Ballroom Mutiara, Hotel Gran Melia, Kamis (27/6).

Pada acara tersebut, Jasa Marga berhasil menjadi The 1st Rangking of IndonesiaThe Best Public Companies Based On WAI (Wealth Added Index) untuk kategori Transportasi, dan 19th Rangking of (overall) Indonesia The Best Public Companies Based on WAI 2013.

Acara penghargaan adalah salah satu barometer serta parameter dalam menilai kinerja perusahaan publik terbaik di Indonesia dan ASEAN. Penghargaan yang telah memasuki tahun ke-11 ini, tersebut merupakan hasil peringkat terhadap 100 perusahaan publik dengan pasar terbesar di Indonesia dan ASEAN dengan menggunakan metode WAI, yang dikembangkan oleh perusahaaan konsultan keuangan Stern Steward & Co.

WAI adalah sebuah matrix yang digunakan untuk mengukur kekayaan (wealth) yang diciptakan oleh perusahaan untuk pemegang sahamnya. Nilai WAI diperoleh dengan mengurangi total shareholder return (total capital gain) dengan biaya modal (cost of equity/CoE) dikalikan dengan kapitalisasi pasar di awal periode perhitungan. WAI positif hanya bisa dicapai bila total capital gain melebih biaya modal.

Metode WAI dinilai komprehensif dan fair. Karena metode ini menyoroti empat aspek, yakni kesinambungan perusahaan dalam mencetak laba (value of profitability), ekspektasi pasar terhadap peningkatan return saham di masa depan (value of prospect), kepiawaian menjalankan strategi pembiayaan (penggunaan utang dan modal sendiri), dan pencapaian return minimal (requires return) yang diharapkan oleh para pemegang saham.

Penghargaan ini merupakan keberhasilan Jasa Marga dalam mempertahankan pertumbuhan usaha yang merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh karyawan serta ditopang oleh pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kokoh. Dengan diraihnya penghargaan ini, merupakan bukti Jasa Marga sebagai perusahaan jalan tol yang terpandang di kawasan ASEAN. Jasa Marga akan selalu meningkatkan kinerjanya di tengah tantangan ekonomi di masa mendatang sebagai perusahaan jalan tol terkemuka baik di Indonesia maupun ASEAN. qqq(Komper/foto : ubai & anang)

Published in Berita
Selasa, 25 Juni 2013 09:54

Lap Keu 2013 TW 1

Published in Layanan Jalan Tol

Info tol (24/6) ; Panitia Pembebasan Tanah (P2T) dan Tim Pembebasan Tanah (TPT) kembali membayarkan Uang Ganti Rugi (UGR) tanah untuk Jalan Tol gempol-Pasuruan Seksi I pada selasa (18/6) lalu.  Walaupun hanya 6 bidang tanah dan bangunan seluas 0,16 ha dengan nilai ganti rugi mencapai 0,7 milyar, namun pembayaran UGR ini sedikit demi sedikit mengikis jumlah lahan belum bebas.

Hingga  UGR kemarin, tanah sudah terbebaskan untuk kebutuha Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi I mencapai sekitar 90%. (Roedi Poerwanto-PT Transmarga jatim Pasuruan)

Published in Berita

Info Tol (20/6): Proyek Pembangunan Jalan Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran mulai menggeliat. Rabu (12/6) Tim Pengadaan Tanah (TPT) dan Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Kota Tangerang kembali mengadakan musyawarah harga tanah dan sosialiasi tata cara pembayaran untuk pembangunan jalan tol ruas Cengkareng-­Batuceper-Kunciran di tiga Kelurahan Cipete, Poris Plawad dan Kunciran Jaya.

Dalam musyawarah yang berlangsung di Kelurahan Cipete serta berlanjut di Kelurahan Poris Plawad Kecamatan Cipondoh, dan Kelurahan Kunciran Jaya Tim TPT dan P2T didampingi aparat pemerintahan serta aparat keamanan mengemukakan rencans pembangunan jalan tol serta manfaatnya kepada masyarakat yang tanahnya akan terkena proyek jalan tol.

Kepala Dinas Pertanian yang mewakili P2T mengharapkan dalam  musyawarah kali  ini segera dihasilkan kata sepakat, sehingga pembebasan tanah bisa selesai akhir tahun ini dan pembangunan jalan tol di Kota Tangerang segera terwujud.  Disampaikan juga bahwa jalan tol ini akan memberi kontribusi yang besar bagi pembangunan ekonomi Kota Tangerang secara khusus.

Dalam musyawarah yang belangsung lancar dan  kondusif tersebut, warga Kelurahan Cipete, Poris Plawad dan Kunciran Jaya pada dasarnya mendukung program pemerintah untuk pembangunan infrastruktur jalan tol, meskipun belum ada kesepakatan harga tanah. Sementara bidang tanah yang terkena rencana jalan tol di tiga kelurahan tersebut sebanyak 326  bidang tanah.  Selanjutnya, sesuai rencana musyawarah dan sosialisasi juga akan diselenggarakan di 5 Kelurahan lainya hingga akhir Juni mendatang.  qqq(Pepen-MKC, edited by Komper)

Published in Berita

Press Release Nomor : 10/2013, 10 Juni 2013

Jembatan Tol Bali, Membangun Tanpa Merusak Lingkungan

Ada beberapa kalangan yang menganggap pembangunan jalan atau jembatan tol, akan merusak lingkungan. Paling tidak inilah beberapa pendapat yang disampaikan kepada PTJasa Marga (Persero) Tbk. Karena menurut mereka, pembangunan jalan tol telah merusak ekosistem di sekitar jalan tol. Termasuk jalan tol yang ada di Bali. Selain adanya tanaman mangrove yang ditebang untuk keperluan konstruksi, pengurugan laut yang dilakukan pihak Jasa Marga, menurut mereka juga berpotensi mematikan ekosistem yang ada di laut.

“Padahal penebangan mangrove dan pengurugan laut itu adalah bagian dari prosedur kerja, dan dalam pembangunan jembatan toi lni kami juga mengedepankan teknologi yang eco friendly.” Ujar Abdul Hadi Hs, Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Menurut Abdul Hadi, pengurugan terpaksa dilakukan karena untuk melakukan penanaman tiang pancang. Jumlah tiang pancang yang ditanam dalam proyek ini sekitar 38 ribu tiang pancang.“Setelah pekerjaan selesai, kondisi di bawah jembatan akan kami kembalikan seperti semula, yakni tetap dialiri air laut dan akan ditanami mangrove,” jelasnya.

Dalam melakukan pengurugan, Jasa Marga juga melakukannya dengan menggunakan metode ramah lingkungan, yaitu dengan melakukan pembuatan jalan kerja menggunakan timbunan batu kapur, atau limestone. Sifat batuan limestone yang terdiri dari kalsium carbonate atau mineral calcite berasal dari organisme laut. “Sehingga pembuatan jalan kerja dengan menggunakan batu kapur ini tidak mengganggu biota laut,” jelasAbdul Hadi.

Setelah konstruksi selesai, maka timbunan batu kapur tersebut akan dikeruk kembali sehingga tidak akan membendung atau mengganggu arus air laut yang melewati sela-sela tiang pancang jalan tol tersebut. Hingga Januari 2013, sebanyak 163.000 m3 timbunan batu kapur telah dipergunakan untuk membangun jalan kerja dan dirasakan sangat efektif untuk mempercepat proses pembangunan jalantol tersebut.

Selain itu, sebagai upaya untuk meminimalisasi dampak lingkungan dari pembangunan jalan tol, selain mitigasi melalui AMDAL, Perseroan  juga telah memastikan bahwa tidak ada spesies Daftar Merah (spesies langka) IUCN(International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources) pada area tersebut dan melakukan upaya restorasi habitat melalui penanaman pohon kembali.

Lebih lanjut Abdul Hadi menjelaskan bahwa Pembangunan JembatanTol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa bersinggungan dengan daerah yang memiliki nilai keanekaragaman hayati tinggi di luardaerah yang diproteksi. “Proyek jalan tol ini bersinggungan dengan wilayah Taman Hutan Rakyat (Tahura) mangrove seluas 5,8 ha,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Jasa Marga berkomitmen untuk melakukan penghutanan kembali (re-foresting) mangrove di sepanjang jalan tol. Untuk permulaan, Perseroan bekerjasama dengan Pusat Studi Pembangunan Berkelanjutan LPPM Universitas Udayana sampai bulan Mei 2013 telah melakukan penanaman 10.000 batang mangrove yang dilakukan di wilayah Benoa dan Bundaran Ngurah Rai.

Jenis pohon mangrove yang ditanam adalah jenis Bakau Gandul dan Bakau Kurap yang sudah diisi dengan kalsium carbonate dengan maksud agar tanaman ini dapat beradaptasi dengan tanah yang ditimbun batu kapur. Dalam melakukan penanaman mangrove ini, Jasa Marga bekerja sama dengan Universitas Udayana (Unud).Program kerja sama ini meliputi program penelitian, pembibitan, penanaman dan pemeliharaan mangrove di sekitar jalantol.

Kegiatan penanaman akan terus dilakukan dengan mempergunakan bibit mangrove yang telah disemai untuk mengganti mangrove yang mati. Karena pada prinsipnya, dalam membangun jalan tol tidak boleh merusak lingkungan. Lingkungan yang sempat rusak karena adanya prosedur kerja yang harus dilakukan,  maka harus dikembalikan seperti semula. “Bukan sekedar menanam mangrove, tapi yang kami tanam adalah kepercayaan. Kepercayaan ini adalah amanah yang harus kami lakukan, demi kelangsungan hidup ekosistem di sekitar jalantol agar nantinya tetap dapat dinikmati anak cucu kita,” ujarAbdul Hadi.

Bali, 10 Juni 2013

 

Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

David Wijayatno

Sekretaris Perusahaan

Telp. 021 8413526 – 8413630

Fax. 021 87793976

Email. Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya

 

Published in Release

Info Tol (11/6): Pada KTT APEC di Nusa Dua, Bali, Oktober 2013 mendatang, Jalan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa, atau Jembatan Tol Bali (JTB) sudah dapat dipergunakan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Pengembangan Usaha, PT Jasa Marga Tbk, Abdul Hadi  kepada Media di Bali, Senin (10/6) kemarin.

"Waktu pembangunan JTB adalah 14 bulan atau lebih cepat empat bulan dari 18 bulan ,” ujar, Abdul Hadi. Menurutnya, pembangunan fisik bisa dikatakan sudah selesai sehingga proses berikutnya adalah tinggal pekerjaan akhir seperti pemasangan rambu, marka jalan, penerangan jalan dan lainnya.   "Setelah itu tinggal proses audit kelaikan jalan oleh pihak terkait dan diharapkan bisa dipercepat menjadi sebulan," ujar Abdul Hadi.

"Proyek ini secara penamaan harus dikoreksi dari jalan tol menjadi jembatan tol karena dari 12,7 km, sekitar 10 km berada di atas laut, sehingga sebutan yang pas adalah jembatan tol," katanya. Corporate Secretary Jasa Marga, David Wijayatno, menyebutkan penggunaan nama Jembatan Tol Bali (JTB) untuk menggantikan istilah jalan tol dimulai mulai hari ini (Senin-10/6) dan seterusnya.

Abdul Hadi melanjutkan, proyek senilai Rp2,4 triliun ini dikerjakan oleh Jasa Marga bersama konsorsium BUMN lainnya dengan konsep konstruksi design and built pertama di Indonesia. "Konsep ini memberikan kebebasan berkreativitas bagi kontraktor sehingga memiliki efisiensi yang tinggi dan terbukti menghemat biaya konstruksi sekitar Rp330 miliar," katanya.

Abdul Hadi juga menyebutkan, dengan JTB, masalah kemacetan di ruas arteri by pass Ngurah Rai bagi pengguna lalu lintas antara tiga titik itu (Benoa-Ngurah Rai-Nusa Dua) bisa diselesaikan.  Menurut survey, saat ini jumlah kendaraan roda empat atau lebih yang melintas di Bypass Ngurah Rai setiap harinya mencapai lebih dari 40 ribu. Sementara jumlah sepeda motor yang melintas mencapai 56 ribu lebih. Keadaan ini diperparah apabila terjadi kecelakaan yang mengakibatkan tertutupnya jalur Bypass di pertigaan Bandara Ngurah Rai, maka arus kendaraan dari Kuta atau Denpasar yang akan menuju Nusa Dua akan terputus.

Multiplier effect

Pembangunan JTB ini juga memberikan dampak yang nyata dan multiplier effect yang luas bagi perekonomian masyarakat Bali dan sekitarnya. Pada saat pembangunannya, sekitar 3.000 pekerja terlibat langsung dari mulai hulu hingga hilir,  seperti pekerja yang menyiapkan pasir dari mulai penambangan sampai pada saat menurunkan pasir, serta peningkatan produksi bahan material seperti besi dan semen.

Saat jembatan tol ini beroperasi, dampak ekonominya juga akan semakin dirasakan oleh masyarakat, baik berupa pengurangan kemacetan maupun peningkatan aktifitas ekonomi.

Selain dampak ekonomi, Jasa Marga juga memperhatikan kelestarian lingkungan sekitar, khususnya hutan bakau. Upaya penanaman hutan bakau selama ini telah dilakukan dan akan tetap dilakukan untuk menjaga keseimbangan kepentingan ekonomi dan lingkungan. *** (komper/foto:PT JBT)

Published in Berita

Info Tol (7/6): PT Margabumi Adhikaraya (MBAR), anak perusahaan Jasa Marga yang mengelola Jalan Tol Gempol-Pandaan, bekerja sama dengan Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol, akhir bulan Mei hingga Rabu (5/6)  lalu telah mengadakan kegiatan pengobatan gratis dan pemberian bingkisan peralatan kebersihan kepada 300 warga wilayah sekitar pembangunan proyek jalan tol Gempol-Pandaan.

Kegiatan pengobatan gratis ini di adakan di 8 desa dan dibagi kedalam dua tahap . Kegiatan tahap pertama dimulai Rabu (22/5) hingga Senin (27/5) dilaksanakan di Paket 1 yang pelaksanaan di mulai dari Desa Legok , Desa Winong, Kecamatan Gempol dan di Desa Gununggangsir dan Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji.

Sedangkan pelaksanaan di Paket 2 di mulai Jumat (30/5) hingga Rabu (5/6) di 4 desa yakni, Desa Gesing, Desa Jabon, Desa Kutorejo dan Desa Karangjati Kecamatan Pandaan Pasuruan.

Direktur Utama PT MBAR, Setiyono, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian sosial kepada masyarakat yang dilintasi proyek jalan tol serta perkenalan keberadaan PT MBAR kepada masyarakat sekitar jalan tol, sekaligus membangun tali silaturahmi dengan masyarakat sekitar agar keberadaan PT MBAR dirasakan ada nilai manfaatnya.

Dalam sambutannya Setiyono selalu minta dukungan dan doa kepada masyarakat sekitar, agar pembangunan proyek jalan tol Gempol- Pandaan dapat berjalan lancar. Setiyono juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang sudah rela melepaskan hak tanah dan bangunannya untuk pembangunan jalan tol Gempol- Pandaan. qqq(Sumantri-MBAR, edited by Komper)

Published in Berita

Info Tol (5/6): Proyek Jalan Tol Cengkareng-Batuceper - Kunciran mulai menggeliat melalui Tim Pengadaan Tanah (TPT) Kota Tangerang dan Panitia Pengadaan Tanah (P2T)  yang melakukan pembayaran Uang Ganti Rugi (UGR) sebesar Rp 5,5 miliar kepada pemilik 16 bidang lahan seluas  2.831 m² di Kelurahan Pajang, Selasa (4/6) kemarin. Sementara total perkiraan lahan yang akan dibebaskan seluas 133 Ha.

Penilaian besarnya plafon UGR sebagai dasar untuk melakukan musyawarah harga dilakukan oleh Penilai Independent dengan memperhatikan kondisi fisik aset dan nilai ekonomis aset sehingga diharapkan nilainya menggam-barkan keinginan dari masyarakat. Hal ini menandai dimulainya pembebasan lahan masyarakat untuk pembangunan jalan tol Cengkareng Batuceper Kunciran (JORR II) serta menunjukkan keseriusan Pemerintah untuk segera mewujudkan terealisasinya pembangunan jalan tol sebagai bagian dari pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan pembebasan tanah dapat selesai hingga akhir tahun 2013, sehingga konstruksi dapat dilakukan pada awal tahun 2014 dan rencana pengoperasian di tahun 2015. Jalan ini nantinya dibangun dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan green construction sehingga diharapkan dapat memberi kontribusi bagi peningkatan kualitas lingkungan hidup dengan konsep penghutanan sepanjang jalan tol. Pohon yang ditanam dengan konsep tersebut adalah pohon yang terpilih yang akan menghasilkan suasana hijau memanjang dan menyerap polusi udara serta indah dengan tanaman bunga.

Jalan Tol Cengkareng-Batuceper - Kunciran sepanjang 14,2 km merupakan bagian dari Ruas Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road tahap II (JORR II) yang melintasi 5 Kecamatan (Benda, Batuceper, Tangerang, Cipondoh, Pinang) dan 12 kelurahan (Benda, Pajang, Jurumudi, Belendung, Batujaya, Batusari, Tanah Tinggi, Buaran Indah, Poris Plawad, Poris Plawad Indah, Pakojan, Kunciran). Jalan tol ini menjadi alternatif lintasan menuju Bandara Soekarno Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok.  Jalan tol ini dibangun dan dioperasikan oleh PT Marga Kunciran Cengkareng (MKC) anak perusahaan Jasa Marga

Dengan adanya Jalan Tol JORR II diharapkan lalu lintas kendaraan yang masuk ke dalam kota akan terurai sehingga memecah kemacetan yang setiap hari dialami masyarakat. Jalan tol ini juga akan memberikan stimulus bagi pengembangan pembangunan daerah-daerah yang dilintasi dan dituju sehingga memberi kesejahteraan bagi masyarakat secara khusus dan Negara secara umum. Jalan tol ini dibangun dan dioperasikan oleh PT Marga Kunciran Cengkareng (MKC) anak perusahaan Jasa Marga  qqq(Pepen-MKC, edited by Komper)

Published in Berita

Info Tol (3/6): Dalam rangka meningkatkan pelayanan transaksi terhadap pelanggan jalan tol yang menggunakan e-toll card , Jasa Marga Cabang Palikanci Kamis, (30/5) lalu meresmikan penggunaan Gardu Tol Otomatis (GTO) yang berada pada Gerbang Tol Plumbon 3 dan Plumbon 4.

Menurut General Manager Cabang Palikanci, Dadang Sumaryana, Gardu Tol Otomatis merupakan gardu tambahan, dan tidak mengurangi jumlah gardu operasi yang sudah ada. Dadang juga mengharapkan penggunaan e-toll card dapat tumbuh dengan baik sebagaimana yang terjadi pada tol dalam kota Jakarta.

Pihak Bank Mandiri saat ini berupaya menawarkan e-toll card kepada beberapa perusahaan Oto Bus yang dahulu sebagai pengguna kartu langganan Jalan Tol di wilayah 3 Cirebon. Pihak Bank Mandiri juga akan terus berupaya mempromosikan penggunaan e-toll card menyusul pembangunan jalur tol Cikampek-Palimanan yang saat ini telah dimulai, dimana perekonomian wilayah Cirebon diprediksi akan berkembangan ke arah yang lebih baik.

Secara keseluruhan gardu tol di Cabang Palikanci sudah menggunakan fasilitas e-toll card sejak maret 2012. Pengoperasian GTO yang bekerjasama dengan Bank Mandiri merupakan upaya perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan akan transaksi tol elektronik, walaupun volume lalin harian yang menggunakan e-toll card baru mencapai 0,6 % (± 300 kendaraan ) dari total volume lalin harian yang mencapai 50.000 kendaraan. (Imam.Z-palikanci, edited by Komper)

Published in Berita

Info Tol (3/6): Panitia Pembebasan Tanah (P2T) dan Tim Pembebasan Tanah  (TPT) Proyek Jalan Tol Gempol-Pasuruan kembali memberikan Uang Ganti Rugi (UGR) pada warga yang dilakukan pada Kamis (16/5), dan (31/5) di Pendopo Kelurahan Gununggangsir, Kecamatan Beji, Pasuruan.

Dengan demikian, luas tanah yang dibebaskan selama bulan Mei 2013 adalah 9 bidang total 0,29 ha, dengan biaya pembebasan tanah itu sebesar Rp 1,45 miliar. Sementar tanah bebas yang sudah bisa digunakan untuk Proyek Pembangunan Jalan Tol Gempol-Pasuruan seksi I sudah mencapai 88,9 %.

Sekretaris II P2T Kabupaten Pasuruan, Tri Mahendra, meminta kepada warga yang tanahnya telah dibebaskan agar bisa membantu tugas P2T atau TPT, untuk mengajak tetangganya atau saudaranya yang tanahnya belum dibebaskan agar segera menyerahkan tanahnya kepada Pemerintah. “Karena kalau ditunda-tunda, nilai uang yang sekarang seharusnya sudah diterima tidak akan ada artinya lagi di masa mendatang,” imbuh Tri Mahendra.

Menurut Mahendra, harga tersebut sudah ditetapkan tim appraisal dan sampai kapan pun tidak akan berubah. Mahendra menambahkan  harga itu sudah jauh di atas NJOP. qqq (Roedi Poerwanto -TJP,edited by Komper)

Published in Berita
<< Mulai < Sebelumnya 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Selanjutnya > Akhir >>
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Disclaimer :

Selamat datang di Situs PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dengan melihat Situs ini Anda menyatakan bahwa Anda telah membaca dan menerima penyangkalan-penyangkalan berikut:

Penyangkalan untuk Website PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Informasi

Semua informasi yang diberikan dalam Situs ini adalah berdasarkan informasi yang diberikan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (Jasa Marga) dan sumber-sumber lain, dan dimaksudkan hanya sebagai suatu pengenalan dan panduan tentang bisnis Jasa Marga serta berbagai macam produk dan layanan yang tersedia. Walaupun Jasa Marga telah menggunakan keputusan terbaiknya untuk menyajikan informasi pada Situs Jasa Marga dari sumber yang terpercaya, dengan hanya memberikan akses pada isi Situs, Jasa Marga tidak menjamin atau menyatakan bahwa:

  • Isi Situs tersebut akurat atau lengkap;
  • Isi Situs selalu termutakhirkan;
  • Jasa Marga memiliki kewajiban untuk memperbaharui isi Situs;
  • Setiap proyeksi, prediksi, prakiraan atau pandangan ke depan yang berkaitan dengan pernyataan kinerja Jasa Marga akan terwujud atau tercapai;
  • Isi Situs terbebas dari ketidakakurasian atau kesalahan berkenaan dengan percetakan
  • Isi Situs terbebas dari perubahan yang disebabkan oleh pihak ketiga, dan
  • Akses Anda pada Situs Jasa Marga ini akan bebas dari gangguan, kesalahan, virus komputer atau komponen berbahaya lainnya.

Jasa Marga tidak menerima tanggung jawab untuk setiap kerugian atau kerusakan yang mungkin terjadi baik secara langsung atau tidak langsung dari saran, pendapat, informasi, representasi atau penghilangan, baik disengaja atupun tidak, yang berada di situs ini, termasuk kerusakan-kerusakan yang bersifat langsung, tidak langsung, khusus, insidentil atau konsekuensial. Dengan kata lain, Anda menggunakan Situs Jasa Marga dengan risiko Anda sendiri. Jasa Marga berhak untuk mengubah atau menambah informasi yang diberikan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Jasa Marga meyakini bahwa materi yang diungkapkan adalah akurat pada tanggal disampaikan, dan bahwa Jasa Marga dapat menyampaikan informasi yang baru dari waktu ke waktu, namun Jasa Marga tidak berkewajiban untuk memperbaharui atau memperbaiki informasi tersebut dan menyatakan bahwa Jasa Marga secara eksplisit melepaskan kewajiban apapun untuk melakukan hal tersebut. Setiap upaya telah dilakukan untuk memberikan informasi yang akurat, namun kesalahan dan penghilangan dapat terjadi dan Jasa Marga tidak menjamin bahwa informasi yang tersedia di Situs ini adalah lengkap, akurat atau mutakhir dalam hal apapun.

Tautan
Informasi yang terdapat pada situs yang tertaut dengan Situs ini tidak disiapkan atau disediakan oleh Jasa Marga. Jasa Marga tidak bertanggung jawab, dan tidak mewakili atau memberi jaminan mengenai, isi, ketepatan atau kelengkapan dari setiap situs yang tertaut ke Situs ini atau setiap tautan yang ada pada situs yang tertaut pada Situs Jasa Marga yang dapat dirujuk baik secara langsung atau tidak langsung. Jasa Marga tidak memiliki kewajiban untuk memperbaharui atau memperbaiki informasi dalam sebuah situs yang tertaut ke Situs Jasa Marga yang dapat dirujuk baik secara langsung atau tidak langsung oleh situs Jasa Marga dan secara tegas menolak kewajiban apapun untuk melakukan hal itu. Jasa Marga menyediakan tautan hanya demi kenyamanan, dan adanya semua tautan bukan merupakan pengesahan, investigasi, verifikasi, dan bantuan apapun dalam persiapannya atau persetujuan dari Jasa Marga atas semua informasi atau pernyataan yang ada dalam setiap situs yang tertaut. Hal ini juga berarti bahwa Jasa Marga tidak terafiliasi dengan pihak ketiga baik itu pemilik situs tertaut ataupun para sponsor. Jasa Marga berhak untuk menghentikan tautan ke situs pihak ketiga sewaktu-waktu.  Dalam kebanyakan kasus, Jasa Marga tidak menyadari bahwa pihak ketiga telah tertaut ke dalam Situs Jasa Marga. Jika pihak ketiga tertaut pada Situs Jasa Marga, maka hal ini bukan merupakan indikasi bahwa Jasa Marga memberikan dukungan, otorisasi, sponsor, afiliasi, patungan atau kemitraan dengan Jasa Marga. Situs yang tertaut pada Situs Jasa Marga harus memenuhi syarat-syarat berikut:

  • Tidak menjiplak isi Situs Jasa Marga;
  • Tidak membuat penjelajah dan membuat frame dengan Situs Jasa Marga sebagai isinya;
  • Tidak mengimplikasikan bahwa Jasa Marga menyetujui situs atau produk yang bersangkutan;
  • Tidak salah menggambarkan hubungannya dengan Jasa Marga;
  • Tidak memberikan informasi yang tidak benar tentang produk atau layanan Jasa Marga; dan
  • Tidak terdapat isi yang dapat dianggap sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan, menyinggung atau bersifat kontroversial dan harus berisi hanya hal-hal yang sesuai untuk semua kelompok umur.

Siaran Pers
Situs Jasa Marga berisi Siaran Pers tentang Jasa Marga dan perkembangan bisnis Jasa Marga. Siaran Pers diyakini keakurasiannya sebagai media yang disiapkan dan disebarkan kepada publik pada tanggal dikeluarkan, namun Jasa Marga melepaskan semua tugas atau kewajiban untuk memperbaharui informasi dalam siaran persnya. Informasi tentang perusahaan-perusahaan selain Jasa Marga yang ada dalam siaran pers tidak dapat dianggap sebagai informasi yang dipersiapkan dan didukung oleh Jasa Marga.

Penyangkalan atas Pernyataan Mengenai Proyeksi di Masa Mendatang
Banyak pernyataan pada Situs ini atau dokumen yang dapat diakses dari Situs ini yang mengandung pernyataan tentang proyeksi di masa datang. Semua pernyataan, selain pernyataan-pernyataan tentang fakta historis, termasuk antara lain, pernyataan-pernyataan mengenai gambaran posisi keuangan dan operasional, perencanaan, strategi, tujuan, belanja modal, proyeksi biaya dan antisipasi penghematan biaya dan rencana pembiayaan serta proyeksi tingkat pertumbuhan Jasa Marga di masa datang, merupakan pernyataan tentang proyeksi di masa datang. Pernyataan mengenai proyeksi di masa mendatang secara umum dapat dilihat dari penggunaan istilah seperti “mungkin”, “akan”, “mengharapkan”, “bermaksud”, “merencanakan”, “memproyeksikan”, “memperkirakan”, “mengantisipasi”, “meyakini”, “berharap”, “mampu”, “dirancang untuk” atau frasa-frasa yang serupa. Namun demikian, tanpa kata-kata seperti itu tidak berarti bahwa pernyataan tersebut bukan merupakan proyeksi di masa mendatang.  Anda diingatkan untuk tidak mempercayai pernyataan-pernyataan mengenai proyeksi di masa mendatang tersebut tanpa mempertimbangkannya terlebih dahulu. Jasa Marga tidak berkewajiban untuk mempublikasi perbaikan apapun atas pernyataan apapun mengenai proyeksi di masa mendatang sebagai refleksi atas terjadinya peristiwa-peristiwa yang tidak terantisipasi sesudah tanggal pernyataan tersebut dibuat. Faktor-faktor baru muncul dari waktu ke waktu, Jasa Marga tidak mungkin memprediksi semua faktor tersebut, dan Jasa Marga juga tidak dapat menilai dampak dari masing-masing faktor terhadap bisnis Jasa Marga atau sampai sejauh mana suatu faktor atau kombinasi beberapa faktor dapat menimbulkan atau menghasilkan hal-hal aktual yang berbeda secara material dengan yang diperlihatkan oleh penyataan-pernyataan mengenai proyeksi di masa mendatang. Semua pernyataan tertulis maupun lisan mengenai proyeksi di masa mendatang yang berhubungan dengan Jasa Marga atau orang-orang yang bertindak atas nama Jasa Marga telah memenuhi syarat secara keseluruhan terhadap pernyataan-pernyataan ini.

Kekayaan Intelektual
Jasa Marga memiliki seluruh hak cipta dan seluruh hak kekayaan intelektual lain dalam Situs ini. Semua hal yang berada di dalam Situs ini seluruhnya memiliki hak cipta kecuali dinyatakan lain oleh Jasa Marga. Anda dapat menggunakan Situs Jasa Marga hanya untuk kepentingan yang tidak bersifat komersial. Anda diminta untuk tidak menyalin atau menayangkan dengan tujuan mendistribusikan kembali kepada pihak ketiga atau dengan tujuan komersial bagian manapun dari Situs ini tanpa izin tertulis dari Jasa Marga.

Virus
Jasa Marga tidak menerima kewajiban apapun yang timbul sebagai akibat dari transfer virus atau perubahan yang tidak sah atas isi Situs ini.

Yurisdiksi
Situs ini diatur dan harus diinterpretasikan sesuai dengan hukum yang berlaku di Republik Indonesia.