Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas   |   Informasi Lalulintas
Search results for:
Selasa, 27 Agustus 2013 11:08

Lahan JORR W2 kembali dibebaskan

Progres pembebasan lahan Jalan Tol JORR W2 trus meningkat seiring dengan dibayarkannya UGR (Uang Ganti Rugi) kepada beberapa pemilik lahan yang dilaksanakan sejak menjelang idul firti lalu. Adalah sebidang tanah atas  nama Sa’ali /Maisaroh senilai Rp 2 miliar, dan telah dibebaskan/dibayarkan dikantor Walikota Jakarta Barat pada Jumat (23/8) lalu.

Sebelumnya, tanggal 2 Agustus lalu, telah dilakukan pembayaran 6 bidang atas nama Wen Cheng Siang/Ting Aurelia Yuwita senilai Rp 11 miliar dan pada 1 Agustus juga dilakukan pembayaran Rp 3 miliar bidang tanah milik Eddy Leo senilai Rp 9,5 miliar. Dengan demikian menjelang dan usai libur lebaran telah dilakukan pembayaran 10 bidang senilai Rp 23,5 miliar.

Menurut Direktur Utama PT Marga Lingkar Jakarta, Sonhadji, saat ini  paket 1 progres fisiknya telah mencapai 72%. Sementara lahan tersisa hanya tinggal 1 bidang tanah milik Azhar yang berada di Ramp Keluar Meruya Selatan, sementara untuk jalur utama sudah terbebas semua.

"Saat ini kita meningkatkan kinerja konstruksinya untuk mengejar ketinggalan di Paket 2 dan 3, dimana lahannya lebih dulu bebas seluruhnya,” ujar Sonhadji. qqq(JM 3260, edited by Komper)

Published in Berita

Sehubungan dengan terus meningkatnya volume lalu lintas harian kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Pondok Ranji dari Jakarta kearah Serpong, baik yang melalui Gerbang Tol Pondok Ranji Utama maupun yang keluar melalui Gerbang Tol Pondok Ranji 1, yakni kendaraan pengguna jalan yang keluar mengarah ke Bintaro/Pondok Aren, maka PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (PT JLJ) melakukan pekerjaan peningkatan kapasitas gerbang pada gerbang tol dimaksud.

Telah dibangun sebanyak 8 gardu satelit pada Gerbang Tol Pondok Ranji 1, yang terdiri dari 5 gardu transaksi tunai dan 3 gardu transaksi non tunai. Hal ini dimungkinkan demi mengakomodir adanya peningkatan volume kendaraan yang keluar kearah Bintaro/Pondok Aren melalui gerbang tol Pondok Ranji 1.  Antrean kendaraan yang keluar kearah Bintaro/Pondok Aren ini jika tidak ditangani akan berpengaruh pada lajur kendaraan lain yang akan melakukan perjalanan ke arah Serpong.

Berdasarkan data lalu lintas harian rata-rata kendaraan yang melalui Gerbang Tol Pondok Ranji, khususnya yang keluar mengarah Bintaro/Pondok Aren sejak bulan Januari sampai dengan Juli 2013, yakni sebanyak 26.996 kendaraan perhari mengindikasikan adanya peningkatan volume lalu lintas kendaraan jika dibandingkan dengan tahun 2012 yaitu sebanyak 25.773 kendaraan perharinya. Oleh karenanya PT JLJ menyiapkan alternatif peningkatan kapasitas gerbang Pondok Ranji 1 yang akan dimulai pengoperasiannya pada tanggal 24 Agustus 2013 ini.

Demi mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan di sekitar gerbang, khususnya arah Bintaro/Pondok Aren maupun yang ke arah Serpong, sejak H-2 menjelang dioperasikannya Gerbang Tol Pondok Ranji 1, PT JLJ telah melakukan sosialisasi dan informasi kepada pengguna jalan tol ruas JORR maupun ruas Ulujami-Pondok Aren dengan mempergunakan media luar ruang seperti pemasangan spanduk-spanduk sosialisasi yang ditempatkan pada lokasi-lokasi strategis di jembatan penyeberangan orang (JPO) maupun pada RoW (Right of Way). Media sosilisasi lainnya adalah berupa penyebaran leaflet di sejumlah gardu tol yang tersebar mulai JORR ruas Ampera sampai dengan Gerbang Tol Pondok Ranji Utama dan Sayap.

 

(Sumber : Press Release PT Jalantol Lingkarluar Jakarta,  24 Agustus 2013)

 

Published in Berita

Press Release Nomor : 15/2013, 15 Agustus 2013

Angka Kecelakaan di Jalan Tol

Selama Lebaran 2013 Turun 12,5%

Berbagai kasus kecelakaan lalu lintas di jalan tol baik yang menimbulkan korban meninggal dunia, luka berat atau ringan selama arus mudik lebaran tahun 2013, periode H-7 sampai dengan H+3 mengalami penurunan 12,5% dibanding tahun sebelumnya. Hal ini terjadi karena petugas yang ditempatkan di lapangan bekerja dengan optimal serta kesadaran dari pengguna jalan yang memanfaatkan rest area  di jalan tol secara maksimal.

Dari 49 kecelakaan yang terjadi selama periode H-7 s.d H+3, kecelakaan paling banyak terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejumlah 21 kejadian dan Jalan Tol Jakarta-Tangerang sejumlah 10 kejadian. Faktor kelalaian manusia merupakan salah satu penyebabutama kecelakaan tersebut.

Evaluasi Pengaturan Lalin Lebaran 2013

Pengaturan lalu lintas selama arus mudik lebaran tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu. Hal ini dibuktikan dengan berkurangnya tingkat kemacetan di jalan tol. Kalaupun terjadi kemacetan, merupakan akibat dari kondisi lalu lintas di luar jalan tol, yang dapat segera dicairkan berkat kerjasama yang baik dengan pihak kepolisian.

Selama periode arus mudik H-7 s.d H-1, Gerbang Tol Cikampek (exit) mengalami kenaikan tertinggi dibandingkan dengan gerbang-gerbang tol lainnya yaitu sebesar 14,10% dibandingkan volume arus mudik pada periode yang sama tahun lalu.  Total volume lalu lintas arus mudik H-7 s.d H-1 tahun 2012 adalah 2.197.081 kendaraan sedangkan total volume tahun 2013 adalah 2.196.672 kendaraan atau mengalami penurunan sebesar 0,02%.

Volume puncak arus mudik tertinggi terjadi di Gerbang Tol Cikarang Utama sebesar 106.867 kendaraan pada H-5 (Sabtu, 3 Agustus 2013), sedangkan persentase kenaikan tertinggi volume puncak arus mudik terhadap hari-hari biasa terjadi di Gerbang Tol Ciperna Utama (arah Jawa Tengah) sebesar 314,17%. Pada hari biasa, volume lalin GT Ciperna Utama adalah sejumlah 11.020 kendaraan dan naik menjadi 45.648 kendaraan di H-4 arus mudik lebaran tahun ini. Namun demikian, dibandingkan tahun 2012, volume arus mudik di GT Ciperna Utama (arah Jawa Tengah) mengalami penurunan sebesar 4,21%.

Penurunan volume kendaraan pada puncak arus mudik tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu diakibatkan oleh libur sebelum lebaran yang relatif lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya sehingga distribusi kendaraan lebih merata.

Pada arus balik lebaran 2013 periode H+1 s.d H+3 Gerbang Tol Plumbon 4 mengalami peningkatan volume kendaraan yang paling signifikan diantara gerbang-gerbang tol lainnya. Pada H+3, di Gerbang Tol Plumbon 4, volume kendaraan naik 421,09%  dibanding lalin normal, dan naik 31,08% dibanding tahun 2012. Sedangkan pada GT Cikampek (Entrance), pada H+3 volume kendaraan menurun 17,20% dibandingkan dengan tahun 2012.

Penurunan volume arus balik tersebut dikarenakan perbedaan awal mulai masuk kantor yang berbeda antara pemerintah dan swasta yang menyebabkan lalu lintas jalan tol tahun ini lebih lancar dibanding tahun sebelumnya.

Kepadatan pada saat arus balik sempat terjadi di rest area KM 62 Cikampek, dimana rest area yang penuh menyebabkan antrean panjang hingga ke jalan tol. Kepadatan di rest area merupakan bukti kesadaran masyarakat yang tinggi untuk beristirahat di rest area, sehingga resiko kecelakaan akibat mengantuk dapat berkurang.

 

David Wijayatno
Sekretaris Perusahaan
Telp. 021 8413526 – 8413630 
Fax. 021 87793976
Email. Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya

 

 

Published in Release
Kamis, 15 Agustus 2013 15:42

Girder Perdana di Tol Gempas

Info Tol (15/8): Girder perdana Jalan Tol Gempol-Pasuruan telah terpasang pada awal Agustus lalu di lokasi Gempol Junction. Hal tersebut menandakan aktifitas fisik konstruksi Jalan Tol Gempol-Pasuruan sudah mulai tampak. Konstruksi elevated saat ini sudah terpasang untuk jalan tol dari arah Malang menuju Pasuruan, dan dari arah Surabaya menuju Pasuruan.

PT Adhi Karya sebagai kontratktor yang bertanggung jawab mengerjakan konstruksi Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1A tersebut mengaku agak kewalahan menyelesaikan pemasangan girder tersebut.  Persoalan bukan pada masalah   teknis, tapi lebih banyak ke arah persoalan non teknis. “Konsentrasi  para pekerja sudah mulai terganggu karena menjelang hari raya dan ingin segera mudik. Kami harus secara persuasif untuk menunda kepulangan mereka dua atau tiga hari,” ujar Slamet Hariyono. Dalam pekerjaan konstruksi Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1, Adhi Karya mampu mencapai progres hingga 19,6%. Sedangkan PT Waskita Karya yang mengerjakan pelaksanaan konstruksi di seksi 1B telah mencapai 8,6%.

Sementara itu, jajaran Direksi PT Transmarga Jatim Pasuruan tetap optimis kalau pekerjaan konstruksi Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 akan selesai selambat-lambatnya pada pertengahan tahun depan. “Mudah-mudahan tanah yang hanya tinggal beberapa bidang itu bisa segera selesai, agar kita bisa beroperasi tahun depan sesuai rencana,” tutur Hengki Herwanto, Direktur Utama PT Transmarga Jatim Pasuruan, dalam satu kesempatan. qqq(Roedi P-TJP, edited by Komper

Published in Berita

Info Tol (15/8): Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (13/8) di Istana Negara, Jakarta.

Bintang Mahaputera Adipradana merupakan tanda kehormatan yang diberikan Presiden kepada seseorang yang dinilai mempunyai jasa yang besar terhadap bangsa dan Negara Indonesia. UU No. 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan menyatakan beberapa syarat khusus untuk menerima Bintang  Mahaputera, antara lain berjasa luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara.

Selain itu, penerima penghargaan tersebut dinilai karena pengabdian dan  pengorbanannya di bidang sosial, politik, ekonomi, hukum, budaya, ilmu pengetahuan, teknologi, dan beberapa bidang lain yang besar manfaatnya bagi bangsa dan negara. Selanjutnya, darmabakti dan jasanya    diakui secara luas di tingkat   nasional dan internasional.

Selain Djoko Kirmanto, Bintang Mahaputera Adipradana juga diberikan kepada 10 tokoh nasional lainnya. Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut memberikan penghargaan Bintang Mahaputera Utama, Bintang Mahaputera Naraya, Bintang Jasa Utama, serta Bintang Budaya Parama Dharma.

Djoko Kirmanto menjabat sebagai Menteri PU sejak 2004. Sebelum menjabat Menteri PU, pria lulusan Universitas Gajah Mada dan Institute of Hydraulic Engineering, Delft, Belanda. Dirinya juga sempat menjadi Direktur Jenderal Perumahan dan Permukiman, serta Sekretaris Jenderal Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah.

Djoko Kirmanto juga aktif dalam berbagai seminar dan konferensi internasional, diantaranya sebagai Delegasi RI pada United Nation Conference on Habitat di New York, Amerika Serikat (2001) dan Ketua Penyelenggara Asia   Pacific Miniterial Forum on Infrastructure Development di Bali (2003). Pada Juli 2012, pria kelahiran Boyolali 70 tahun silam ini juga mendapat penghargaan Ganesha Prajamanggala Bakti Adiutama dari Institut Teknologi Bandung. qqq(Sumber:Pusat Komunikasi Publik-Departemen PU)

Published in Berita

Info Tol (13/8): PT Jasa Marga Tbk (JSMR) memproyeksikan pendapatan tol sebesar Rp10 triliun pada 2016 mendatang. Pencapaian tersebut meningkat dua kali dibandingkan pendapatan tol Perseroan pada 2012 yang sekitar Rp 6 triliun. Hal ini ditegaskan oleh Direktur Keuangan Jasa Marga, Reynaldi Hermansjah, saat Konferensi Pers Kinerja Semester I di Jakarta awal Agustus (2/8) lalu. Reynaldi juga mengatakan, pencapaian tersebut bisa terjadi karena ditopang oleh proyek sembilan ruas jalan tol yang direncanakan selesai pada akhir 2015.

"kesembilan ruas itu, akan menambah 40 persen, atau bertambah 215 km. Itu penambahannya Rp25 triliun. Dan dilakukan secara bertahap, misalnya Bogor Ring Road tidak langsung dikerjakan secara langsung, namun bertahap, agar tidak menambah beban," ujar Reynaldi.

Reynaldi mengungkapkan pengoperasian ruas jalan tol tersebut, dumulai dari Tol Bali diharapkan pada September tahun ini, kemudian Semarang-Bawen pada Oktober, JORR W2 utara pada kuartal I 2014, kemudian Gempol-Pasuruan Triwulan III 2014, sisanya pada 2015, seperti Cengkareng-Kunciran, Kunciran- Serpong, Surabaya-Mojokerto.

"Pengoperasian jalan tol tersebut berdampak kepada kinerja laporan keuangan, dengan karakteristik meningkat jauh 2 kali lipat dari sebelumnya. Aset-pun pada tahun 2016 akan menjadi Rp 44 triliun, dimana saat ini Rp 24 triliun," tukasnya.

Adapun sembilan ruas jalan tol yang dikerjakan oleh Jasa Marga dari 2008 hingga 2015, adalah: (a) Bali (Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa), (b) Surabaya-Mojokerto, (c) Gempol- Pandaan, (d) Gempol-Pasuruan, (e) Semarang-Solo, (f) Bogor Ring Road, (g) JORR W2 Utara, (h) Cengkareng- Kunciran, (i) Kunciran-Serpong.  (Komper)

Published in Berita

Info Tol (13/8) : Usaha Jasa Marga dalam melayani pemudik pada musim lebaran tahun ini mendapatkan hasil yang baik dengan menekan angka kecelakaan selama arus mudik dan balik. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah kecelakaan lalu lintas terhitung sejak H-7 s.d. H+3 mengalami penurunan sebesar 12,50%.

Penurunan ini merupakan hasil evaluasi dan pengalaman dari tahun sebelumnya, dimana perusahaan melaksanakan berbagai upaya antisipasi dari segala kemungkinan yang terjadi dalam menghadapi arus mudik dan balik. Berbagai upaya diantaranya adalah pengaturan lalu lintas akibat kepadatan di Jalur Pantura dengan disiapkannya Posko Terpadu di KM 66+000 A Jalan Tol Jakarta- Cikampek. Di posko tersebut, dilakukan skenario pengalihan lalu lintas menuju ruas tol Purbaleunyi.

Sementara itu, untuk pengaturan transaksi di GT Cikarang Utama, diberlakukan jemput transaksi pada saat terjadi anteran panjang. GT Cikarang Utama 2 yang merupakan gerbang tol exit difungsikan sebagai gerbang tol entrance seluruhnya pada saat terjadi kepadatan arus mudik. Untuk arah sebaliknya, apabila terjadi kepadatan di GT Cikarang Utama, kendaraan arah Jakarta diarahkan keluar melalui GT Cikarang Barat 2 untuk selanjutnya masuk ke GT Cikarang Barat arah Jakarta.

Selain itu Cabang Jakarta-Cikampek secara intensif bekerjasama dengan berbagai pihak terkait, terutama beberapa rumah sakit, serta pengelola tempat istirahat dalam memaksimalkan pelayanan baik kesehatan maupun pemeriksaan kendaraan di berbagai lokasi di sepanjang jalan tol Jakarta-Cikampek.

Untuk periode arus mudik tahun ini (H-7 s.d H+1), transaksi di GT Cikampek mengalami lonjakan kendaraan 14,10% dibandingkan volume arus mudik pada tahun 2012 dari 194.353 jumlah kendaraan menjadi 221.765 .

Jasa Marga selalu memberikan informasi yang update terkait arus mudik & balik melalui media twitter. Selama periode H-7 s.d H+1, terdapat penamba-han follower sejumlah 3.756. Sehingga, saat ini total follower @PTJASAMARGA mencapai 37.306 .(Komper)

Published in Berita
Kamis, 01 Agustus 2013 12:11

Tol Ungaran-Bawen Dibuka untuk Umum

Jasamarga.com (1/8) : Dalam rangka melayani arus mudik di wilayah Semarang menuju Selatan (Yogya-Solo), Jalan Tol Semarang-Solo ruas Ungaran-Bawen sudah dibuka sementara bagi lalu lintas umum mulai Rabu (31/7) malam kemarin. Pembukaan jalan tol sepanjang 11,3 km ini dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, didampingi pejabat pemerintahan, Direksi Jasa Marga, Direksi Trans Marga Jateng, serta pejabat lainnya.

Jalan Tol ini baru dibuka satu arah dari Ungaran menuju Bawen, dan hanya dapat dilalui oleh kendaraan Golongan I (sedan, minibus). Menurut Bibit Waluyo, pembukaan ruas Ungaran-Bawen merupakan hasil perjuangan dari semua pihak yang terlibat dalam pembangunan Jalan Tol Semarang-Solo. “Pembukaan ini kita lakukan semata-mata untuk melayani masyarakat dalam masa Lebaran tahun ini, walaupun kondisinya belum selesai seluruhnya,” tutur Bibit.

Menurut Direktur Utama Trans Marga Jateng, Djadjat Sudrajat, progres fisik dari Jalan Tol Semarang-Solo Seksi Ungaran-Bawen ini telah mencapai 90%. “lokasi yang belum selesai ada di Kandangan dan Lemah Ireng,” ujar Djadjat.

Ruas Jalan Tol Ungaran-Bawen ini akan dioperasikan untuk arus mudik (menuju Bawen) hingga H2 (8/8) mendatang. Sementara pada H+1 akan dipergunakan arus Balik (dari Bawen menuju Semarang) hingga H+8 (16/8).

Menurut pemantauan, pada tanggal 1 Agustus 2013 pukul 8.00 , sudah tercatat 2030 kendaraan yang melintasi ruas ini.

Jalan Tol Semarang-Solo, dibangun dan dioperasikan oleh PT Trans Marga Jateng, anak perusahaan Jasa Marga, dan saat ini baru mengoperasikan ruas Semarang-Ungaran  sepanjang 11.3 km sejak November 2011 lalu. *** (komper)

Published in Berita

Info Tol (1/8): Jasa Marga kembali penghargaan untuk kategori Sustainable and Responsible Invesment Index (SRI) KEHATI Appreciation 2013, Rabu (31/7)kemarin di  Shangrilla Hotel Jakarta. Jasa Marga yang di wakili VP Risk & Quality Management, Satria Ganefanto menerima penghargaan ini bersama 35 perusahaan lainnya, setelah menyisihkan  150 perusahaan yang terseleksi dari 400 perusahaan yang ikut pada kategori yang terbagi atas 2 kategori inii yaitu, Green Company dan SRI KEHATI  . Pada Tahun lalu Jasa Marga juga meraih kategori SRI KEHATI bersama 25 perusahaan lainnya.

SRI KEHATI Appreciation adalah Indeks harga saham yang dapat menjadi acuan atau informasi bagi investor yang memiliki sensitivitas terhadap kepedulian sosial. Khususnya pada bidang pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan untuk menginvestasikan modalnya kepada perusahaan yang lebih bertanggung jawab.

Sedangkan Green Company Green Company Award adalah perusahaan yang tidak memberikan impak negatif lingkungan setempat maupun global. Juga, terhadap komunitas serta ekonomi secara keseluruhan. Green Company sendiri diraih oleh PT Bio Farma, PT Garuda Indonesia, Bank Negara Indonesia, PT Martina Berton, PT Holcim,  PT Sumarecon, PT Gajah Tunggal dan PT Astra Argo Lestari.

Sementara itu Ketua Dewan Penasihat Presiden dan Guru Besar FEUI bidang Lingkungan, Prof. Emil Salim, dalam paparannya mengatakan, Green Company Achievement ini diberikan kepada dunia usaha oleh inisiatif usaha. Kegiatan ini tidak melibatkan pemerintah, dan adalah usaha swasta untuk swasta itu sendiri. Ditambahkan Emil, tantangan kedepan akan semakin berat dan serius. Dalam seratus tahun usia kemerdekaan nantinya penduduk Indonesia akan berjumlah 316 juta jiwa. Namun Indonesia tidak bertambah besar, Karena resourcenya tetap itu-itu juga

“Saya ingin mengajak untuk mencari cara lain pembangunan itu. Pembangunan sekarang mungkin cocok untuk yang kemarin, tapi mungkin tidak cocok untuk masa depan. Karena itu cara melihat pembangunan, cara melaksanakan pembangunan,  cara berfikir pembangunan harus berubah untuk menghadapi tantangan penduduk yang semakin besar pada  sumber daya alam yang tidak tambah besar,” ujar Prof Emil Salim. (Komper/Foto : Anang)

Published in Berita

Press Release Nomor : 14/2013, 25 Juli 2013

Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Untuk Memperlancar Arus Mudik Lebaran 2013

Sebagaimana Lebaran tahun lalu, pada tahun 2013 ini juga diperkirakan akan terjadi lonjakan arus lalu lintas di beberapa ruas tol yang menuju ke arah Jawa Barat dan Jawa tengah. Untuk memperlancar para pemudik yang akan menuju kampung halamannya, Jasa Marga dengan bekerjasama dengan Kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa titik yang diprediksikan akan mengalami peningkatan lalu lintas yang sangat signifikan. Diantaranya adalah di Simpang Susun Cikunir dan menjelang Gerbang Tol Cikopo/Cikampek.

Saat terjadi kepadatan pada arus mudik di GT Cikampek, maka di gerbang tol tersebut hanya difungsikan sebagai gerbang keluar saja. Kendaraan dari arah Cikampek menuju Jakarta yang akan masuk tol diarahkan melalui Kota Bukit Indah dan masuk melalui Gerbang Tol Kalihurip Selatan atau melalui GT Sadang.

Bila terjadi kemacetan di ujung Tol Cikampek arah Pantura, yang diperkirakan imbasnya akan mencapai jalan tol Jakarta-Cikampek, maka Jasa Marga dan Kepolisian akan melakukan pengaturan pengalihan arus lalu lintas mulai dari Simpang Susun Dawuan. Bila kepadatan kendaraan sudah mencapai Simpang Susun Dawuan, pengguna jalan tol yang hendak menuju arah Pantura diarahkan untuk belok ke arah Tol Cipularang dan keluar di Gerbang Tol Sadang. Untuk selanjutnya melalui Subang, Cikamurang, Kadipaten dan Cirebon. Dan apabila jalur Pantura macet total, Kepolisian akan mengatur kendaraan yang akan menuju Jawa Tengah atau Jawa Timur untuk melalui Lintas Selatan (masuk Cipularang, keluar di Gerbang Tol Cileunyi, Sumedang, Kadipaten dan Cirebon, bisa juga melalui Nagrek, Malangbong, Tasikmalaya, dan seterusnya). Untuk mengantisipasi hal ini, Jasa Marga sudah menyiapkan petugas di titik-titik rawan kemacetan dan rambu-rambu di tempat-tempat strategis untuk memudahkan pengguna jalan tol mencari alternatif yang sesuai dengan tujuannya.

“Dengan demikian ada tiga jalur alternatif untuk menuju Cirebon, yaitu keluar Gerbang Tol Cikampek kemudian lewat Indramayu, keluar Gerbang Tol Sadang kemudian lewat Kadipaten dan keluar di Gerbang Tol Cileunyi kemudian lewat Sumedang. Pemudik bisa memilih jalur yang lebih lancar ketika jalur lainnya padat,” demikian dijelaskan Hasanudin, Direktur Operasi Jasa Marga.

Untuk berita selengkapnya klik disini

 

 

Published in Release
<< Mulai < Sebelumnya 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Selanjutnya > Akhir >>
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Disclaimer :

Selamat datang di Situs PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dengan melihat Situs ini Anda menyatakan bahwa Anda telah membaca dan menerima penyangkalan-penyangkalan berikut:

Penyangkalan untuk Website PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Informasi

Semua informasi yang diberikan dalam Situs ini adalah berdasarkan informasi yang diberikan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (Jasa Marga) dan sumber-sumber lain, dan dimaksudkan hanya sebagai suatu pengenalan dan panduan tentang bisnis Jasa Marga serta berbagai macam produk dan layanan yang tersedia. Walaupun Jasa Marga telah menggunakan keputusan terbaiknya untuk menyajikan informasi pada Situs Jasa Marga dari sumber yang terpercaya, dengan hanya memberikan akses pada isi Situs, Jasa Marga tidak menjamin atau menyatakan bahwa:

  • Isi Situs tersebut akurat atau lengkap;
  • Isi Situs selalu termutakhirkan;
  • Jasa Marga memiliki kewajiban untuk memperbaharui isi Situs;
  • Setiap proyeksi, prediksi, prakiraan atau pandangan ke depan yang berkaitan dengan pernyataan kinerja Jasa Marga akan terwujud atau tercapai;
  • Isi Situs terbebas dari ketidakakurasian atau kesalahan berkenaan dengan percetakan
  • Isi Situs terbebas dari perubahan yang disebabkan oleh pihak ketiga, dan
  • Akses Anda pada Situs Jasa Marga ini akan bebas dari gangguan, kesalahan, virus komputer atau komponen berbahaya lainnya.

Jasa Marga tidak menerima tanggung jawab untuk setiap kerugian atau kerusakan yang mungkin terjadi baik secara langsung atau tidak langsung dari saran, pendapat, informasi, representasi atau penghilangan, baik disengaja atupun tidak, yang berada di situs ini, termasuk kerusakan-kerusakan yang bersifat langsung, tidak langsung, khusus, insidentil atau konsekuensial. Dengan kata lain, Anda menggunakan Situs Jasa Marga dengan risiko Anda sendiri. Jasa Marga berhak untuk mengubah atau menambah informasi yang diberikan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Jasa Marga meyakini bahwa materi yang diungkapkan adalah akurat pada tanggal disampaikan, dan bahwa Jasa Marga dapat menyampaikan informasi yang baru dari waktu ke waktu, namun Jasa Marga tidak berkewajiban untuk memperbaharui atau memperbaiki informasi tersebut dan menyatakan bahwa Jasa Marga secara eksplisit melepaskan kewajiban apapun untuk melakukan hal tersebut. Setiap upaya telah dilakukan untuk memberikan informasi yang akurat, namun kesalahan dan penghilangan dapat terjadi dan Jasa Marga tidak menjamin bahwa informasi yang tersedia di Situs ini adalah lengkap, akurat atau mutakhir dalam hal apapun.

Tautan
Informasi yang terdapat pada situs yang tertaut dengan Situs ini tidak disiapkan atau disediakan oleh Jasa Marga. Jasa Marga tidak bertanggung jawab, dan tidak mewakili atau memberi jaminan mengenai, isi, ketepatan atau kelengkapan dari setiap situs yang tertaut ke Situs ini atau setiap tautan yang ada pada situs yang tertaut pada Situs Jasa Marga yang dapat dirujuk baik secara langsung atau tidak langsung. Jasa Marga tidak memiliki kewajiban untuk memperbaharui atau memperbaiki informasi dalam sebuah situs yang tertaut ke Situs Jasa Marga yang dapat dirujuk baik secara langsung atau tidak langsung oleh situs Jasa Marga dan secara tegas menolak kewajiban apapun untuk melakukan hal itu. Jasa Marga menyediakan tautan hanya demi kenyamanan, dan adanya semua tautan bukan merupakan pengesahan, investigasi, verifikasi, dan bantuan apapun dalam persiapannya atau persetujuan dari Jasa Marga atas semua informasi atau pernyataan yang ada dalam setiap situs yang tertaut. Hal ini juga berarti bahwa Jasa Marga tidak terafiliasi dengan pihak ketiga baik itu pemilik situs tertaut ataupun para sponsor. Jasa Marga berhak untuk menghentikan tautan ke situs pihak ketiga sewaktu-waktu.  Dalam kebanyakan kasus, Jasa Marga tidak menyadari bahwa pihak ketiga telah tertaut ke dalam Situs Jasa Marga. Jika pihak ketiga tertaut pada Situs Jasa Marga, maka hal ini bukan merupakan indikasi bahwa Jasa Marga memberikan dukungan, otorisasi, sponsor, afiliasi, patungan atau kemitraan dengan Jasa Marga. Situs yang tertaut pada Situs Jasa Marga harus memenuhi syarat-syarat berikut:

  • Tidak menjiplak isi Situs Jasa Marga;
  • Tidak membuat penjelajah dan membuat frame dengan Situs Jasa Marga sebagai isinya;
  • Tidak mengimplikasikan bahwa Jasa Marga menyetujui situs atau produk yang bersangkutan;
  • Tidak salah menggambarkan hubungannya dengan Jasa Marga;
  • Tidak memberikan informasi yang tidak benar tentang produk atau layanan Jasa Marga; dan
  • Tidak terdapat isi yang dapat dianggap sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan, menyinggung atau bersifat kontroversial dan harus berisi hanya hal-hal yang sesuai untuk semua kelompok umur.

Siaran Pers
Situs Jasa Marga berisi Siaran Pers tentang Jasa Marga dan perkembangan bisnis Jasa Marga. Siaran Pers diyakini keakurasiannya sebagai media yang disiapkan dan disebarkan kepada publik pada tanggal dikeluarkan, namun Jasa Marga melepaskan semua tugas atau kewajiban untuk memperbaharui informasi dalam siaran persnya. Informasi tentang perusahaan-perusahaan selain Jasa Marga yang ada dalam siaran pers tidak dapat dianggap sebagai informasi yang dipersiapkan dan didukung oleh Jasa Marga.

Penyangkalan atas Pernyataan Mengenai Proyeksi di Masa Mendatang
Banyak pernyataan pada Situs ini atau dokumen yang dapat diakses dari Situs ini yang mengandung pernyataan tentang proyeksi di masa datang. Semua pernyataan, selain pernyataan-pernyataan tentang fakta historis, termasuk antara lain, pernyataan-pernyataan mengenai gambaran posisi keuangan dan operasional, perencanaan, strategi, tujuan, belanja modal, proyeksi biaya dan antisipasi penghematan biaya dan rencana pembiayaan serta proyeksi tingkat pertumbuhan Jasa Marga di masa datang, merupakan pernyataan tentang proyeksi di masa datang. Pernyataan mengenai proyeksi di masa mendatang secara umum dapat dilihat dari penggunaan istilah seperti “mungkin”, “akan”, “mengharapkan”, “bermaksud”, “merencanakan”, “memproyeksikan”, “memperkirakan”, “mengantisipasi”, “meyakini”, “berharap”, “mampu”, “dirancang untuk” atau frasa-frasa yang serupa. Namun demikian, tanpa kata-kata seperti itu tidak berarti bahwa pernyataan tersebut bukan merupakan proyeksi di masa mendatang.  Anda diingatkan untuk tidak mempercayai pernyataan-pernyataan mengenai proyeksi di masa mendatang tersebut tanpa mempertimbangkannya terlebih dahulu. Jasa Marga tidak berkewajiban untuk mempublikasi perbaikan apapun atas pernyataan apapun mengenai proyeksi di masa mendatang sebagai refleksi atas terjadinya peristiwa-peristiwa yang tidak terantisipasi sesudah tanggal pernyataan tersebut dibuat. Faktor-faktor baru muncul dari waktu ke waktu, Jasa Marga tidak mungkin memprediksi semua faktor tersebut, dan Jasa Marga juga tidak dapat menilai dampak dari masing-masing faktor terhadap bisnis Jasa Marga atau sampai sejauh mana suatu faktor atau kombinasi beberapa faktor dapat menimbulkan atau menghasilkan hal-hal aktual yang berbeda secara material dengan yang diperlihatkan oleh penyataan-pernyataan mengenai proyeksi di masa mendatang. Semua pernyataan tertulis maupun lisan mengenai proyeksi di masa mendatang yang berhubungan dengan Jasa Marga atau orang-orang yang bertindak atas nama Jasa Marga telah memenuhi syarat secara keseluruhan terhadap pernyataan-pernyataan ini.

Kekayaan Intelektual
Jasa Marga memiliki seluruh hak cipta dan seluruh hak kekayaan intelektual lain dalam Situs ini. Semua hal yang berada di dalam Situs ini seluruhnya memiliki hak cipta kecuali dinyatakan lain oleh Jasa Marga. Anda dapat menggunakan Situs Jasa Marga hanya untuk kepentingan yang tidak bersifat komersial. Anda diminta untuk tidak menyalin atau menayangkan dengan tujuan mendistribusikan kembali kepada pihak ketiga atau dengan tujuan komersial bagian manapun dari Situs ini tanpa izin tertulis dari Jasa Marga.

Virus
Jasa Marga tidak menerima kewajiban apapun yang timbul sebagai akibat dari transfer virus atau perubahan yang tidak sah atas isi Situs ini.

Yurisdiksi
Situs ini diatur dan harus diinterpretasikan sesuai dengan hukum yang berlaku di Republik Indonesia.