|
Press Release Nomor : 010/2011 Tanggal 14 Juni 2011
Pendapatan Jasa Marga 2010 Capai Rp 4,3 Triliun
Pada tahun 2010 lalu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk., berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 4,378 triliun, atau meningkat sebesar 18,6% dibandingkan pendapatan tahun 2009, yang mencapai Rp. 3,692 triliun. Meningkatnya pendapatan usaha ini tidak lepas dari kontribusi beberapa faktor, diantaranya meningkatnya jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol.
"Jumlah lalu lintas yang melewati tol Jasa Marga pada tahun 2010 mencapai 956,9 juta kendaraan, atau naik sebesar 4,4% dibandingkan pencapaian 2009 sebesar 916,5 juta kendaraan," ujar Direktur Utama Jasa Marga Frans S. Sunito, selepas acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan yang diselenggarakan di Jakarta, pada tanggal 14 Juni 2011.
Disamping pertumbuhan traffic, peningkatan pendapatan juga didorong oleh kenaikan tarif beberapa ruas jalan tol yang diberlakukan pada September 2009, dan dampaknya timbul pada 2010.
Laba Tembus Rp 1 Triliun Frans juga menambahkan bahwa selain fokus pada peningkatan pendapatan, perseroan juga memperhatikan tentang pengendalian anggaran. Hal ini dapat dilihat dari EBITDA Margin terus menerus mengalami peningkatan sejak 2007. Berturut-turut perseroan mencapai EBITDA Margin sebesar 52,2% (2007), 53,9% (2008), 54,8% (2009) dan 58,4% (2010).
Pengendalian anggaran ini tidak semata memotong pengeluaran ataupun program yang telah direncanakan sebelumnya, namun dengan semaksimal mungkin melakukan efisiensi dan optimalisasi terhadap setiap program yang akan dilaksanakan.
Peningkatan pendapatan sebesar 18% dan upaya efisiensi yang dilakukan perseroan tentunya berdampak kepada peningkatan laba bersih yang dibukukan Jasa Marga. BUMN pengelola dan pengembang jalan tol ini berhasil membukukan laba bersih tahun 2010 sebesar Rp. 1,193 triliun. Pencapaian ini meningkat sebesar Rp. 200,8 miliar atau naik sebesar 20,2% dibandingkan dengan tahun 2009. "Alhamdulillah ini adalah suatu milestone, karena sepanjang sejarah operasional perseroan, baru kali ini laba bersih menembus angka satu triliun," ujar Frans.
Sejalan dengan peningkatan laba bersih tersebut, maka pada RUPS ini juga akan diumumkan oleh Direktur Utama Jasa Marga mengenai besarnya deviden yang akan dibagikan kepada para Pemegang Saham.
"Sebagai Badan Usaha Milik Negara yang sekaligus juga perusahaan publik, kami bertekad untuk terus memberikan hasil terbaik kepada Pemerintah dan juga kepada para investor yang telah mempercayai saham Jasa Marga sebagai instrumen investasi mereka. Selain itu sebagai pengembang dan pengelola jalan tol, kami juga terus berusaha untuk menambah jumlah panjang jalan tol yang kami operasikan dan meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jalan tol", demikian Frans S. Sunito menambahkan.
Salah satu bidang pelayanan yang saat ini terus dikembangkan Jasa Marga adalah penerapan E-Toll Card sebagai sarana transaksi. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan penggunaan E-Toll Card pada tahun 2010 yang cukup signifikan. Jika pada Triwulan I 2010 penggunaan E-Toll Card mencapai lebih dari tiga juta transaksi, pada Triwulan IV 2010 E-Toll card digunakan dalam lebih dari empat juta transaksi.
Selain membahas masalah pembagian deviden yang merupakan bagian dari penetapan penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2010, RUPS juga memutuskan hal-hal seperti : Persetujuan Atas Laporan Tahunan Perseroan tahun 2010, Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan tahun 2010, Laporan Tahunan Pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) tahun 2010, menetapkan tantiem, gaji serta tunjangan lainnya bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tahun buku 2011, serta pergantian pengurus perseroan.
Jasa Marga saat ini telah mengoperasikan jalan tol sepanjang 531 km atau 72% dari seluruh ruas jalan tol yang beroperasi di Indonesia. Apabila seluruh ruas jalan tol yang saat ini dibangun Jasa Marga selesai, maka dalam 3-4 tahun kedepan diperkirakan Jasa Marga akan mengoperasikan jalan tol sekitar 750 km.
Untuk mencapai target tersebut, saat ini Jasa Marga tengah mengerjakan 8 proyek jalan tol, yang terdiri dari : Bogor Outer Ring Road (11,0 km); Gempol – Pasuruan (34,15 km); Semarang – Solo (75,7 km); JORR W2 North (7,7 km); JORR 2 Ruas Cengkareng – Kunciran (15,2 km); JORR 2 Ruas Kunciran – Serpong (11,2 km); Surabaya – Mojokerto (36,3 km) dan Gempol – Pandaan (13,6 km).
Jakarta, 14 Juni 2011
Informasi Lebih Lanjut Hubungi Okke Merlina Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Plaza Tol TMII, Jakarta 13550 Telp. 021-8413526 Faks. 021-8401533
|