|
Press Release Nomor : 08/2012 Tanggal 9 Mei 2012
Pendapatan Jasa Marga 2011 Capai Rp 4,96 Triliun
PT Jasa Marga (Persero) Tbk., berhasil membukukan pendapatan usaha 2011 sebesar Rp 4,96 triliun, atau meningkat sebesar 13,3% dibandingkan pendapatan tahun 2010, yang mencapai Rp4,38 triliun.
Volume lalu lintas transaksi selama tahun 2011 mengalami pertumbuhan yang konsisten. Volumetransaksitahun2011mencapai1,1miliarkendaraanataunaik14,10%dibandingkantahun2010. Dimana rata-rata kenaikan volume transaksi dalam 5 tahun terakhir adalah sebesar6,17%. Pertumbuhan lalu lintas dibandingkan tahun 2010 mengalami kenaikan sebesar 14,1%. Hal ini didukung oleh pertumbuhan lalu lintas di ruas tol Jagorawi, Jakarta-Cikampek dan Bogor Outer Ring Road (BORR).
Laba Usaha Meningkat 14,7%
Selain fokus pada peningkatan pendapatan, perseroan juga memperhatikan tentang pengendalian anggaran. Hal ini dapat dilihat dari EBITDA Margin terus menerus mengalami peningkatan sejak 2007. Berturut-turut perseroan mencapai EBITDA Margin sebesar 52,2% (2007), 53,9% (2008), 54,8% (2009), 58,4% (2010), dan 59,6% (2011). Pengendalian anggaran ini tidak semata memotong pengeluaran ataupun program yang telah direncanakan sebelumnya, namun dengan semaksimal mungkin melakukan efisiensi dan optimalisasi terhadap setiap program yang akan dilaksanakan.
Peningkatan pendapatan sebesar 13,3% dan upaya efisiensi yang dilakukan perseroan tentunya berdampak kepada peningkatan laba bersih yang dibukukan Jasa Marga. BUMN operator dan pengembang jalan tol ini berhasil membukukan laba bersih tahun 2011 sebesar Rp 1,34 triliun. Pencapaian ini meningkat sebesar Rp146 miliar atau naik sebesar 12,23% dibandingkan dengan tahun 2010.
"Sebagai Badan Usaha Milik Negara yang sekaligus juga perusahaan publik, kami bertekad untuk terus memberikan hasil terbaik kepada Pemerintah dan juga kepada para investor yang telah mempercayai saham Jasa Marga sebagai instrumen investasi mereka. Selain itu sebagai pengembang dan pengelola jalan tol, kami juga terus berusaha untuk menambah jumlah panjang jalan tol yang kami operasikan dan meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jalan tol", demikian ungkap Adityawarman, Direktur Utama Jasa Marga.
Pada kesempatan kali ini, Jasa Marga mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan, sekaligus dengan RUPS Luar Biasa dengan agenda perubahan ketentuan anggaran dasar perseroan. Selain membahas masalah pembagian deviden yang merupakan bagian dari penetapan penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2011, RUPS juga memutuskan hal-hal seperti : Persetujuan Atas Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2011, Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2011, Laporan Tahunan Pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) tahun buku 2011, menetapkan tantiem, gaji serta tunjangan lainnya bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tahun buku 2012, penetapan susunan anggota Dewan Komisaris, Laporan Direksi atas realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum saham tahun 2007 dan obligasi Jasa Marga tahun 2010, serta penerapan IFRS pada Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2012.
Terus Tumbuh dan Berkembang
Jasa Marga saat ini telah mengoperasikan jalan tol sepanjang 545 km atau 73% dari seluruh ruas tol yang beroperasi di Indonesia. Saat ini Jasa Marga telah mendapatkan konsesi untuk membangun 9 ruas jalan tol yang berlokasi di Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali. Terdapat 2 ruas yang telah beroperasi di tahun 2011 yakni, Ruas Tol Semarang-Solo Seksi 1 : Semarang-Ungaran (11,3 km) sejak 12 November 2011, serta Ruas Tol Surabaya-Mojokerto Seksi 1A : Waru-Sepanjang (2,3 km) sejak 5 September 2011.
Sesuai dengan misi perusahaan yang akan terus menambah panjang jalan tol, wilayah Pulau Sumatera merupakan wilayah yang potensial untuk jalan tol baru. Oleh karena itu pada Triwulan I 2012 ini Jasa Marga telah menandatangani MoU antara Jasa Marga dengan Pemprov Sumatera Selatan, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Lampung dalam rangka kerjasama percepatan pembangunan jalan tol dan usaha lain.
Peningkatan Pelayanan Transaksi
Sistem transaksi elektronik dengan menggunakan e-Toll Card telah diterapkan sejak Januari 2009 pada Ruas Tol Dalam Kota, Sedyatmo dan JORR, yang secara bertahap akan dilakukan pada ruas-ruas lain dengan target pada tahun 2012 semua ruas sudah menerapkan e-Toll Card. Dan untuk memberikan pelayanan kepada para pemilik e-Toll Card, Jasa Marga telah menyiapkan 45 Gardu Tol Otomatis (GTO) di gerbang-gerbang tol se-Jabotabek.
Mulai tanggal 29 April 2012, Jasa Marga bekerjasama dengan Bank Mandiri telah melakukan launching inovasi terbarunya, yaitu layanan e-Toll pass. Dengan layanan e-Toll pass ini transaksi pembayaran tol dapat dilakukan tanpa harus membuka kaca jendela mobil pada saat berada di gerbang tol. Sehingga mobil tidak perlu berhenti, cukup diperlambat sekitar 10 km/jam.
Alat e-Toll pass yang sudah disertai dengan e-Toll Card harus dipasang di dalam mobil untuk bisa bertransaksi di gardu GTO yang bertanda “e-Toll pass”. Saat ini telah terpasang 38 gardu e-Toll pass yang tersebar di ruas Tol Cawang-Tomang-Cengkareng, Jakarta-Cikampek dan Jalantol Lingkarluar Jakarta.
Peningkatan Pelayanan Transaksi
Sistem transaksi elektronik dengan menggunakan e-Toll Card telah diterapkan sejak Januari 2009 pada Ruas Tol Dalam Kota, Sedyatmo dan JORR, yang secara bertahap akan dilakukan pada ruas-ruas lain dengan target pada tahun 2012 semua ruas sudah menerapkan e-Toll Card. Dan untuk memberikan pelayanan kepada para pemilik e-Toll Card, Jasa Marga telah mengoperasikan 45 Gardu Tol Otomatis (GTO) di gerbang-gerbang tol se-Jabotabek.
Pada tanggal 29 April 2012, Jasa Marga bekerjasama dengan Bank Mandiri meresmikan layanan e-Toll pass. Dengan layanan ini transaksi pembayaran tol dapat dilakukan tanpa harus memberhentikan kendaraan, hanya diperlambat menjadi 10 km/jam pada lajur Gardu bertanda e-toll pass tersebut.
Alat transaksi (on board unit-OBU) yang sudah disertai dengan e-Toll Card harus terpasang di dalam mobil untuk bisa bertransaksi di gardu GTO yang bertanda “e-Toll pass”. Saat ini Jasa Marga telah menyiapkan 38 gardu e-Toll pass yang tersebar di ruas Tol Cawang-Tomang-Cengkareng, Jakarta-Cikampek dan Jalantol Lingkarluar Jakarta.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Dalam menjalankan aktivitasnya, Jasa Marga tidak pernah lepas dari tanggung jawab sosial perusahaan. Pada tahun 2011 lalu, Jasa Marga menerbitkan 100.000 buah buku “Aku Tertib Berlalulintas”, yang diperuntukkan anak usia SD, yang didistribusikan ke Sekolah Dasar/Madrasah di 25 kotamadya/kabupaten di Indonesia, yang wilayahnya berada di koridor jalan tol milik Jasa Marga.
Sebagai bentuk kepedulian kepada lingkungan hidup Jasa Marga yang bertekad melakukan “penghutanan jalan tol”, sepanjang tahun 2011 lalu menanam ± 140.000 pohon yang tersebar di seluruh wilayah operasional dengan total biaya ± Rp 8 Miliar. Jasa Marga juga menyerahkan 300.000 bibit bakau, yang merupakan bagian dari program “Bali Peduli Mangrove”.
Jakarta 3, Mei 2012
Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Okke Merlina
Sekretaris Perusahaan
Telp. 021 8413526 – 8413630
Fax. 021 87793976
Email.
Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya
|