Jasa Marga Laksanakan Pencatatan Perdana Efek Beragun Aset (EBA) Mandiri JMSR-01

9/4/2017 2:54:15 PM
Berita

​Bertempat di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jasa Marga melaksanakan   pencatatan perdana Efek Beragun Aset (EBA) Mandiri JSMR01-Surat Berharga Hak Atas Pendapatan Tol Jagorawi pada Kamis 31 Agustus 2017 yang dihadiri pula oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Sebagai produk yang baru pertama kali diterbitkan di Indonesia, penyiapan EBA Mandiri JSMR01 ini membutuhkan proses yang cukup memakan waktu. Hal tersebut disebabkan karena Jasa Marga harus menyiapkan struktur produk baru ini, agar layak dijual kepada investor sehingga hasil penjualannya dapat memberikan benefit yang optimal dalam meningkatkan struktur keuangan Jasa Marga.

Dalam prosesnya terdapat beberapa pihak yang ikut turut serta berpartisipasi sehingga EBA Mandiri JSMR 01 ini dapat diterbitkan. Adapun pihak tersebut diantaranya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku pembina teknis jalan tol yang memberikan hak konsesi atas Jalan Tol Jagorawi kepada Jasa Marga, kemudian Kementerian BUMN sebagai Pemegang Saham yang membantu dalam proses perizinan serta tidak kalah pentingnya peranan Legal and Tax Consultant. Selain itu, penerbitan EBA juga melibatkan institusi-institusi keuangan, seperti Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, Lembaga Pemeringkat Efek, Manajer Investasi, Bank Kustodian, Perusahaan Sekuritas yang menjadi Agen Penjual, dan lain-lain.

Penerbitan EBA ini mendapatkan respons sangat baik dari para investor, dimana terlihat dari tingkat permintaan yang mencapai Rp 5,1 triliun atau setara dengan 2,7 kali dari total nilai penerbitan. Sementara itu, dari pihak Jasa Marga juga sangat menghargai dan memberikan apresiasi kepada seluruh institusi diatas yang masing-masing telah berperan dengan aktif sesuai dengan kewenangannya, sehingga akhirnya penerbitan EBA ini dapat diwujudkan.

Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi menyambut positif inovasi pendanaan yang telah dilakukan oleh  Jasa Marga melalui program sekuritisasi. Presiden juga mengharapkan supaya perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat ikut serta bertransformasi mengikuti jejak langkah yang telah ditempuh Jasa Marga.