Jasa Marga Luncurkan Reksa Dana Penyertaan Terbatas

7/7/2018 9:59:14 AM
Berita

Sebagai upaya memperkuat struktur permodalan Perseroan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali melakukan inovasi dalam bidang pendanaan untuk percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol. 

Inovasi yang dilakukan Jasa Marga ialah dengan menerbitkan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT). Dengan meluncurkan RDPT, Perseroan berharap dapat menjaga kesehatan finansial perusahaan di tengah ekspansi yang dilakukan.

Penandatanganan penerbitan  RDPT dilakukan oleh Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani dan Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi Alvian Pattisahusiwa di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis 5 Juli 2018. 

Turut hadir menyaksikan penandatanganan ini Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna, dan Komisaris Utama Jasa Marga Refly Harun.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani mengatakan RDPT   merupakan bagian dari komitmen dan upaya Perseroan dalam inovasi alternatif pendanaan untuk mendukung investasi masif yang dilakukan oleh Perseroan. 

“Tentunya, alternatif pendanaan ini diperlukan di tengah investasi masif yang dilakukan. Tahun ini saja kami menargetkan sekitar 300  Km jalan tol baru  yang beroperasi. Jadi, tentu saja dibutuhkan penguatan modal,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN  Aloysius, berharap peluncuran produk alternatif pendanaan RDPT di bidang infrastruktur, tidak berakhir di sini. 

Ia berharap, alternatif pendanaan seperti ini tetap dilakukan guna mendorong Bangsa Indonesia menjadi bangsa kompetitif, sehingga dapat mendorong peningkatan perekonomian Indonesia. Ia mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada seluruh pihak, terutama investor, yang terlibat dalam kerjasama investasi ini.

Dalam skema RDPT ini, investor menempatkan dana pada RDPT yang dikelola oleh manajer investasi. Selanjutnya, manajer investasi melakukan akusisi terhadap 20% kepemilikan saham di tiga anak perusahaan jalan tol (APJT) yang dimiliki oleh Jasa Marga yaitu PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), dan PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kedir (JNKK) melalui Special Purpose Company (SPC).

Terkait pelaksanaan RDPT, Jasa Marga bekerjasama dengan Mandiri Manajemen Investasi (MMI), Manajer Investasi yang mengelola RDPT atas ketiga APJT tersebut. Sebelumnya pada tahun 2017, Perseroan telah sukses melakukan tiga terobosan alternatif pendanaan yaitu Sekuritisasi Pendapatan Tol Ruas Jagorawi, Project Bond Ruas JORR W2 Utara dan Global IDR Bond (Komodo Bond). (@edited By Corcomm)