Komisaris Utama Refly Harun Pantau Kinerja Bisnis Jasa Marga di Bali

2/10/2018 6:20:54 PM
Berita

​Dalam rangka memantau kinerja dan tata kelola bisnis milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Komisaris Utama Jasa Marga Refly Harun yang didampingi Direktur Operasi I Mohammad Sofyan dan Direktur Operasi II Subakti Syukur, beserta jajaran Dewan Komisaris dan para Anggota Komite Jasa Marga melakukan kunjungan kerja di Jalan Tol Bali Mandara milik PT Jasamarga Bali Tol (JBT) dan sejumlah bisnis Jasa Marga lainnya yang bergerak di bidang usaha non-tol pada Sabtu 10 Februari 2018.

Dalam kesempatan tersebut, Refly mendapat sejumlah penjelasan terkait laporan keuangan dan tata kelola bisnis jalan tol terapung pertama di Indonesia yang memiliki panjang 12.7 Km ini. Sementara itu, menurut Direktur Utama PT JBT Akhmad Tito Karim, untuk pencapaian PT JBT di tahun 2017 dinyatakan cukup gemilang. Hal ini terbukti dari suksesnya penerapan elektronifikasi 100% transaksi non-tunai pertama di Indonesia, sertifikasi sistem manajemen terintegrasi (certificate of registration ISO 9001:2015, certificate of registration ISO 14001:2015, dan certificate of registration OHSAS 18001:2007), dan penyesuaian tarif tol berdasarkan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Tak lupa, Tito menjelaskan pula terkait program yang akan dilakukan oleh PT JBT kedepannya, diantaranya mengupayakan peningkatan volume lalu lintas, mengupayakan peningkatan pendapatan usaha lain, restrukturisasi utang, dan mewujudkan pembangunan rest area terapung dan pembangkit listrik tenaga surya.

Mendapat pemaparan demikian, Refly mengapresiasi perkembangan kinerja PT JBT yang tetap positif kendati akhir tahun 2017 sempat terkendala oleh erupsi Gunung Agung.

"Kami (Dewan Komisaris) merasa puas dengan perkembangan bisnis PT JBT yang telah dipaparkan. Saya berharap, perkembangan bisnis ini bisa meningkat dari waktu ke waktu," kata Refly saat melakukan pemantauan di Gerbang Tol Ngurah Rai.

Selain mengunjungi Jalan Tol Bali Mandara, Refly beserta rombongan menyambangi pula Properti Condotel Tamansari Jivva milik PT Jasamarga Properti selaku salah satu anak usaha Jasa Marga yang bergerak di bidang usaha non-tol. Refly juga mengunjungi investasi tanah dan bangunan dana pensiun Jasa Marga berupa dua unit vila di Royal Purnama Bali. Menurutnya, demi kelancaran bisnis, Jasa Marga tidak harus hanya mengandalkan volume lalu lintas saja. Bisnis di bidang usaha non-tol juga harus terus ditingkatkan kembali.

"Kami Dewan Komisaris selalu mendorong bidang usaha lain milik Jasa Marga agar terus kreatif dan meningkatkan bisnis di bidang usaha non-tol. Meski begitu, bisnis Jasa Marga jangan sampai tumpang-tindih dengan bisnis utamanya, yaitu jalan tol," imbau Refly.

Dengan adanya kunjungan kerja yang rutin dilakukan, Refly berharap kinerja kelompok usaha dan proyek yang diinisiasi oleh Jasa Marga dapat meningkat dan menjaga ritme kerja yang lebih positif lagi. (@edited by corcomm)