Temu Pemasok 2020, PT Jasa Marga (Persero) Tbk Implementasikan E-Procurement Terintegrasi

12/24/2020 10:02:07 AM
Berita

Temu Pemasok 2020, PT Jasa Marga (Persero) Tbk Implementasikan E-Procurement Terintegrasi

PT Jasa Marga (Persero) Tbk, melalui Procurement & Fix Asset (PFA) Group,  mengimplementasikan e-Procurement terintegrasi dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan perusahaan pada acara Temu Pemasok 2020 yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (17/12).

Menurut Procurement & Fix Asset Group Head Jasa Marga Merry Natacha Panjaitan, terdapat enam modul aplikasi e-Procurement Jasa Marga, yaitu Daftar Rekanan Jasa Marga (DRJM), Rencana Umum Pengadaan (RUP), e-Catalogue, e-Tender, e-Invoice, dan e-Dashboard. 

Merry menjelaskan bahwa aplikasi DRJM merupakan proses di mana penyedia barang dan jasa melakukan pendaftaran dan evaluasi umum sampai mendapat status aktif. Kemudian penyusunan RUP sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) dan kebutuhan. Lalu, proses unit kerja melakukan pembelian barang melalui e-Catalogue dan Panitia Pemilihan melakuan proses pemilihan melalui e-Tender dengan mengundang calon penyedia dari DRJM. 

“Proses selanjutnya pembayaran terintegrasi dengan aplikasi e-Invoice.    Mudah-mudahan dengan adanya aplikasi invoice ini tidak akan ditemukan lagi pembayaran-pembayaran yang hilang atau proses administrasi yang tertunda tanpa adanya penjelasan yang jelas. Sehingga dengan aplikasi e-Invoice dapat secara transparan proses administrasi bagi para pemasok barang dan jasa. Setelah itu monitoring pengadaan barang dan jasa sesuai penggunaan e-Procurement,” katanya.

Merry menambahkan bahwa enam modul aplikasi e-Procurement terintegrasi tersebut sebagai penguatan kinerja pengadaan barang dan jasa, terutama di lingkungan Jasa Marga Grup. 

“Target atau tujuan pengadaan barang dan jasa selama proses setahun ini adalah percepatan proses pengadaan barang dan jasa kemudian memastikan kualifikasi serta kualitas penyedia barang dan jasa sehingga dapat memastikan terselenggaranya Good Corporate Governance di lingkungan Jasa Marga Grup. Dan, adanya transparansi sistem administrasi dalam pengadaan barang dan jasa,” paparnya.